
Minggu lalu, saya dan teman-teman di Kota Ho Chi Minh berlibur di Lam Dong, seribu bunga. Hal istimewa yang membuat teman-teman saya kembali ke sini berkali-kali bukan hanya karena udaranya yang sejuk, tetapi juga karena ruang musik yang emosional, yang jarang ditemukan di tempat lain.
Kami membuat reservasi dan mengunjungi May Lang Thang Cafe—sebuah tempat yang dianggap sebagai pelopor dalam menciptakan "jam emas" baru untuk mendengarkan musik pukul 16.30 di akhir pekan. Pertunjukan tersebut menampilkan banyak artis dan penyanyi terkenal, memenuhi kebutuhan pengunjung untuk bergabung dalam pesta musik di tempat yang tenang dan nyaman, sesuai dengan gaya Dalat yang dreamy.
Datang ke Dalat, bukan hanya untuk menikmati pemandangan yang puitis, tetapi bagi mereka yang gemar bepergian, juga ingin merasakan momen musikal untuk memurnikan jiwa. Di tengah hamparan pegunungan dan hutan, di tengah udara dingin yang khas, duduk bersama teman atau kerabat sambil mendengarkan musik di luar ruangan adalah hal yang sangat menarik.
Denting gitar dan alunan suara yang bergema bersama desiran angin, aroma pohon pinus, serta pemandangan matahari terbenam di balik awan yang berarak, menciptakan suasana romantis sekaligus damai. Nguyen Anh Trung (Kota Ho Chi Minh ) berbagi: “Kombinasi relaksasi dan musik di kota pegunungan menjadikan perjalanan ini semakin lengkap, meninggalkan kesan tak terlupakan bagi siapa pun yang pernah mengalaminya. Di tengah kabut dingin kota pegunungan, musik bergema seolah menyentuh setiap irama emosi. Kombinasi istirahat, relaksasi, dan menikmati musik inilah yang menciptakan daya tarik Dalat yang begitu unik.”
Saat ini, Dalat memiliki lebih dari 40 ruang musik dan seni kreatif seperti: Madame Show, Amazing Show, 05 AM, Pho Ben Doi, May Lang Thang, Lululola, Stop and Go Art Space, Binh Minh Oi... dengan partisipasi banyak seniman dan penyanyi ternama dari dalam dan luar negeri. Ruang-ruang ini tidak hanya menjadi tempat untuk menikmati seni, tetapi juga menjadi "tempat pertemuan", tujuan kunjungan bagi banyak wisatawan ketika datang ke kota beribu-ribu bunga ini.
Namun, untuk mendengarkan musik di Dalat, pengunjung tidak harus pergi ke kedai teh atau kedai kopi. Karena musik telah menjadi napas yang menyelimuti seluruh kota pegunungan. Bayangan para seniman yang bermain musik secara spontan di tepi Danau Xuan Huong di tengah dinginnya fajar cukup membuat orang yang lewat tiba-tiba berhenti, mendengarkan, dan larut dalam emosi mereka.
Seorang fotografer pernah berbagi: "Saya menyukai spontanitas dan kesederhanaan para penyanyi dan musisi Dalat. Bukan hanya saya, tetapi juga penonton yang beruntung yang hadir terkejut, terhibur, dan kemudian terhanyut dalam setiap kata dan suara. Dalat sangat membutuhkan pojok musik seperti ini untuk menciptakan citra Kota Musik Kreatif yang diakui UNESCO."
Pada Oktober 2023, Kota Dalat (lama) resmi bergabung dengan jaringan kota kreatif global UNESCO sebagai Kota Kreatif Musik. Sejak saat itu, kehidupan musik di Dalat telah disegarkan kembali dengan serangkaian pertunjukan dan proyek musik berskala besar. Gelar ini menjadi sumber kebanggaan dan luapan emosi bagi pemerintah dan masyarakat setempat, sekaligus menjadi nilai tambah tersendiri bagi wisatawan yang memilih Dalat dalam perjalanan menjelajahi alam. Provinsi Lam Dong yang baru setelah penggabungan ini, dengan keragaman budaya tradisionalnya yang dijiwai identitas nasional, akan berkontribusi dalam menyebarkan kekayaan musik tradisional yang unik dan menjangkau masyarakat luas, baik domestik maupun internasional.
Kemeriahan musik merupakan faktor penting yang berkontribusi pada promosi industri "tanpa asap" yang berpotensi besar di Dalat khususnya dan Provinsi Lam Dong pada umumnya. Dan inilah "magnet" berharga yang menarik lebih banyak wisatawan ke Lam Dong di masa mendatang.
Sumber: https://baolamdong.vn/am-nhac-thoi-nam-cham-hut-khach-den-voi-lam-dong-ngan-hoa-387922.html
Komentar (0)