Menurut TechSpot , pengembang Innersloth baru saja mengumumkan Among Us 3D , versi baru dari game populer tersebut, yang menawarkan pengalaman perspektif orang pertama, alih-alih format top-down seperti versi aslinya. Berbeda dengan Among Us VR yang dirilis pada tahun 2022, versi ini tidak memerlukan kacamata realitas virtual (VR) tetapi memungkinkan pemain untuk mengontrol karakter mereka dengan keyboard dan mouse. Selain perubahan perspektif, game ini akan hadir dengan banyak konten baru seperti misi, item kosmetik, event terbatas dalam game, dan mode permainan yang benar-benar baru.
Perubahan besar lainnya adalah diperkenalkannya mata uang Stardust, yang digunakan untuk membeli item kosmetik. Namun, Innersloth mengklaim bahwa mata uang ini tidak memengaruhi gameplay atau fitur inti game. Meskipun ada peningkatan, Among Us 3D tidak akan mendukung cross-play dengan Among Us versi lama. Kedua versi akan sepenuhnya terpisah, tetapi Among Us 3D akan mendukung cross-play dengan Among Us VR , dan versi VR-nya juga akan diganti nama untuk mencerminkan kompatibilitas ini. Hal ini akan memungkinkan pemain Steam PC untuk bergabung dengan pemain lain yang menggunakan perangkat VR seperti Meta Quest, Steam VR, PlayStation VR 2, dan PICO.
Demo terbatas Among Us 3D akan tersedia di PC selama acara Steam Next Fest mulai 24 Februari hingga 3 Maret. Uji coba ini hanya untuk pemain berusia 16 tahun ke atas dan tidak akan menampilkan konten lengkap versi resminya.
Di Vietnam, Among Us dengan cepat menjadi fenomena sejak tahun 2020. Game ini telah menarik perhatian banyak gamer dan selebritas, termasuk streamer papan atas seperti Do Mixi, ViruSs, atau penyanyi Khoi My. Siaran langsung dengan jutaan penonton telah berkontribusi pada penyebaran game ini di komunitas game Vietnam. Popularitas Among Us dapat dijelaskan oleh grafisnya yang sederhana, kapasitasnya yang ringan untuk akses yang mudah, serta gameplay yang membutuhkan pemikiran dan penalaran taktis, menciptakan permainan pikiran yang menarik. Selain itu, integrasi yang mudah dengan platform obrolan suara seperti Discord membantu pemain berinteraksi lebih efektif, meningkatkan pengalaman bermain game.
Meskipun sukses besar, Among Us masih menghadapi beberapa keterbatasan di Vietnam, seperti tidak mendukung bahasa Vietnam dan terkadang mengalami masalah server yang kelebihan beban. Namun, faktor-faktor ini tidak mengurangi daya tarik game ini di komunitas game, terutama karena versi 3D yang akan datang menjanjikan pengalaman baru bagi para pemain.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/among-us-ra-mat-phien-ban-3d-khong-can-kinh-vr-185250222145559554.htm
Komentar (0)