(Dan Tri) - Pembangunan stasiun luar angkasa bulan tampaknya menjadi fase ketiga dan terakhir dalam kampanye eksplorasi bulan India.
Simulasi stasiun luar angkasa Bharatiya Antariksh yang dibangun oleh India (Foto: ISRO).
Menurut Space , Organisasi Penelitian Luar Angkasa India (ISRO) berencana membangun stasiun luar angkasa yang mengorbit Bulan pada tahun 2040. Ini adalah bagian dari peta jalan ambisius untuk membangun kehadiran jangka panjang negara berpenduduk satu miliar orang ini di luar orbit Bumi.
Menurut media lokal, stasiun tersebut akan diberi nama Bharatiya Antariksh, atau disingkat BAS. Pengembangan modul pertama stasiun tersebut, BAS 1, telah mendapat lampu hijau dari pemerintah India pada bulan September.
Para pejabat mengatakan modul pertama akan diluncurkan ke orbit Bumi rendah pada tahun 2028 dan seluruh stasiun akan beroperasi pada tahun 2035.
"Pos terdepan" itu akan mendukung misi berawak ke permukaan bulan dan berfungsi sebagai pusat penelitian ilmiah , demikian laporan media lokal.
Jika semuanya berjalan sesuai rencana, stasiun luar angkasa bulan India akan selesai pada saat astronot negara itu mendarat di Bulan, dengan pangkalan permanen di permukaan bulan dibangun pada tahun 2050.
India, Cina, dan AS semuanya memiliki rencana untuk membangun pangkalan di Bulan (Ilustrasi: NASA).
Menurut India Today , pembangunan stasiun luar angkasa bulan tampaknya merupakan fase ketiga dan terakhir dari kampanye eksplorasi bulan India.
Dengan demikian, tahap pertama mencakup pelaksanaan misi pendaratan robotik ke Bulan menggunakan teknologi yang dikembangkan sendiri, yang diwujudkan oleh misi Chandrayaan 4.
Dijadwalkan diluncurkan pada tahun 2028, misi ini bertujuan untuk mengumpulkan sekitar 3 kg sampel batu dan tanah dari daerah dekat kutub selatan Bulan dan mengembalikannya ke Bumi.
Tahap kedua bertujuan untuk pendaratan berawak di bulan pada tahun 2040, diikuti dengan pembangunan stasiun orbit bulan.
Selain menampung para astronaut, stasiun ini akan berfungsi sebagai pusat penelitian ilmiah dan pangkalan untuk misi luar angkasa masa depan.
Ambisi India untuk menaklukkan Bulan dan seterusnya sangat terinspirasi oleh misi bersejarah Chandrayaan 3, yang dijadwalkan pada Agustus 2023.
Pada misi ini, India menjadi negara keempat yang mendaratkan pesawat ruang angkasa di Bulan.
Perdana Menteri Narendra Modi telah mengumumkan bahwa India akan membidik sasaran baru dan ambisius, termasuk penerbangan berawak ke bulan pada tahun 2035, diikuti oleh misi pendaratan berawak lima tahun kemudian.
[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/khoa-hoc-cong-nghe/an-do-va-ke-hoach-xay-dung-tram-vu-tru-bay-quanh-mat-trang-20241119074307613.htm
Komentar (0)