Vietnam Tengah – Warna-warna budaya dalam ritme kehidupan baru: Bagian 1: Kebangkitan warisan – Kisah dari pedesaan ke kota
Tempat-tempat ini tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya para seniman, desainer, dan komunitas startup kreatif, tetapi juga menjadi tujuan wisata dan budaya baru, yang berkontribusi dalam memperkaya kehidupan spiritual dan menarik wisatawan.
Desa Pertukangan Kim Bong – Pengrajin ukir kayu yang canggih, dipadukan dengan desainer muda untuk menciptakan produk yang tradisional dan modern
Gelombang “ruang kreatif” menyebar
Jika beberapa tahun lalu konsep "ruang kreatif" masih tergolong baru di kawasan Central, kini model ini hadir di banyak kota. Di Da Nang , tempat-tempat seperti Da Nang Souvenirs & Cafe, Zone Da Nang, atau kompleks studio-kafe-galeri di kawasan Central tidak hanya melayani kaum muda tetapi juga menarik banyak wisatawan internasional.
Di Hue , proyek seperti Hue Cultural Space - Huong River dan New Space Arts Foundation telah menjadi "alamat merah" bagi komunitas seni visual dan pertunjukan.
Kesamaan tempat-tempat ini adalah memanfaatkan rumah-rumah tua, gudang-gudang, atau lahan tepi sungai atau pesisir untuk mengubahnya menjadi tempat penyelenggaraan pameran, pertunjukan, lokakarya, pekan raya kerajinan... yang keduanya melestarikan identitas dan mengilhami kreativitas baru.
Ruang kreatif dari warisan Hoi An – Menampilkan produk buatan tangan dan desain baru yang terinspirasi oleh kota kuno.
Hal ini juga merupakan tren yang sejalan dengan strategi pengembangan industri budaya yang sedang digalakkan Pemerintah.
Ruang-ruang kreatif di wilayah Tengah tidak hanya melayani masyarakat lokal, tetapi juga telah menjadi produk wisata yang unik. Banyak wisata baru bermunculan, mengajak pengunjung untuk mengikuti lokakarya tembikar, menenun, seni cetak, atau mengunjungi pasar seni akhir pekan.
Di Hoi An, proyek "Hoi An – Ruang Kreatif dari Warisan" telah menyatukan para perajin dari desa tembikar Thanh Ha dan desa pertukangan Kim Bong dengan para desainer muda untuk menciptakan produk-produk tradisional sekaligus sesuai dengan selera modern. Ini merupakan bentuk "konservasi dinamis", di mana warisan budaya terus hidup dalam kehidupan kontemporer.
Da Nang juga bereksperimen dengan memadukan acara seni jalanan, musik, dan pertunjukan cahaya di tepi Sungai Han dan kawasan wisata, guna menciptakan lebih banyak lagi atraksi utama di malam hari bagi kota tersebut.
Selain itu, dana internasional, seperti Dana Pertukaran Budaya Asia Tenggara-Jepang dan Dana Komunitas Asia, juga telah mensponsori banyak proyek seni di Hue dan Da Nang, membantu seniman muda memiliki kesempatan untuk menguji ide-ide mereka.
Yang lebih penting, respons masyarakat, terutama kaum muda, telah menciptakan "vitalitas" bagi ruang-ruang ini. Banyak kelompok sukarelawan dan klub mahasiswa telah menyelenggarakan kegiatan seperti "Festival Buku Riverside" dan "Pameran Seni Daur Ulang", mengubah ruang-ruang kreatif menjadi tempat untuk bertemu, bertukar pikiran, dan belajar bersama.
Menghubungkan wilayah Tengah menjadi "sabuk kreatif"
Meskipun memiliki potensi besar, pusat-pusat kreatif di wilayah Tengah masih menghadapi tantangan dalam hal pendanaan, mekanisme pengelolaan, dan stabilitas jangka panjang. Banyak proyek terpaksa ditutup setelah beberapa tahun karena kekurangan dana operasional atau kesulitan mendapatkan izin penyelenggaraan acara.
Lokakarya Tembikar Thanh Ha – Pengunjung membuat produk tembikar mereka sendiri dengan para pengrajin, merasakan keindahan desa kerajinan Hoi An.
Untuk pembangunan berkelanjutan, diperlukan kerangka hukum yang jelas bagi kegiatan kreatif, beserta kebijakan dukungan pajak dan ruang sewa preferensial. Pada saat yang sama, perlu memperkuat koneksi antarruang kreatif di kawasan ini, membentuk jaringan untuk mempromosikan dan berbagi sumber daya.
Dengan keunggulan warisan budaya dan alam serta komunitas kreatif yang dinamis, wilayah Tengah dapat sepenuhnya membentuk "sabuk kreatif" yang membentang dari Hue - Da Nang - Hoi An hingga Quang Ngai.
Ini akan menjadi poros penghubung tidak hanya untuk pariwisata tetapi juga untuk seni, desain, kerajinan, kuliner, menciptakan produk budaya yang unik untuk menarik wisatawan domestik dan mancanegara.
Jika direncanakan dan diinvestasikan dengan tepat, ruang kreatif wilayah Tengah akan menjadi "merek budaya" baru Vietnam, yang berkontribusi dalam meningkatkan posisi wilayah tersebut di peta industri budaya Asia.
Sumber: https://baovanhoa.vn/van-hoa/bai-2-ket-noi-sang-tao-lan-toa-van-hoa-160323.html
Komentar (0)