Menurut informasi dari Pusat Medis Distrik Tuy Duc ( Dak Nong ), sekitar 40 hari yang lalu, seorang gadis berusia 5 tahun di komunitas Quang Tan digigit anjing tetangganya saat bermain.
Seorang gadis berusia 5 tahun digigit anjing tetangga dan meninggal. (Foto ilustrasi).
Enam hari kemudian, anjing itu ditemukan mati. Namun, meskipun mengetahui kejadian tersebut, keluarga tersebut tidak membawa anak tersebut untuk vaksinasi rabies. Pada tanggal 1 Agustus, H menunjukkan tanda-tanda takut terhadap angin, air, dan orang asing, sehingga ia dibawa ke Rumah Sakit Umum Dak Nong untuk dirawat. Karena parahnya penyakit tersebut, pasien tersebut meninggal tak lama kemudian.
Pada tanggal 3 Agustus, Pusat Medis Distrik Tuy Duc (Dak Nong) berkoordinasi dengan Stasiun Medis Komune Quang Tan untuk menyelidiki dan memantau kasus dan faktor epidemiologi yang terkait dengan kasus pasien yang meninggal karena gigitan anjing gila.
Dua saudara kandung anak yang meninggal dunia itu pun terekspos. (Foto: Puskesmas).
Melalui investigasi komunitas, ditemukan 3 kasus paparan lagi, termasuk 2 saudara laki-laki anak tersebut dan seorang tetangga. Saat ini, pihak berwenang sedang memantau kasus-kasus yang terpapar untuk mendapatkan rencana perawatan dan dukungan yang tepat waktu.
Le Trang
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)