Peraih beasiswa 100% dari Fulbright University Vietnam, Dam Le Ngoc Huyen, mengatakan, mengetahui dengan jelas kemampuannya serta kriteria dan ketentuan universitas mana yang sesuai merupakan hal terpenting dalam "berburu" beasiswa.
Dari kiri ke kanan: Bao Tien, Trong Dat, Ngoc Huyen
"Saya tidak memiliki penghargaan nasional, jadi saya harus berusaha meningkatkan dan memperkuat aplikasi saya dengan prestasi lain. Memahami kriteria penerimaan akan membantu kami mengembangkan kekuatan kami. Misalnya, Universitas Fulbright tidak terbatas pada sertifikat IELTS saja, tetapi dapat digantikan dengan tes standar lainnya," ujar Huyen.
Nguyen Thi Bao Tien, yang lulus SAT dengan skor 1580/1600, membuktikan kemampuannya kepada panitia penerimaan. Berkat itu, Tien menerima beasiswa 100% dari Chinese University of Hong Kong dan beasiswa 95% dari VinUniversity.
"Saat mendaftar ke universitas internasional di dalam dan luar negeri, untuk memperkuat aplikasi Anda, Anda dapat mengikuti tes standar seperti SAT atau ACT untuk menunjukkan kemampuan akademis Anda kepada panitia penerimaan jika nilai rata-rata Anda di sekolah tidak tinggi," kata Bao Tien.
Selain prestasi akademik yang membuktikan kemampuan mereka, Huyen dan Tien sama-sama percaya bahwa esai merupakan faktor penentu bagi dewan penerimaan untuk memilih mereka. "Esai adalah tempat kita mengekspresikan kepribadian dan jati diri kita secara spesifik. Melalui kisah pribadi, perspektif, dan cara kita mengatasi kesulitan, kita akan mengesankan dewan penerimaan. Menulis esai dengan tulus akan lebih mudah meninggalkan kesan," ujar Ngoc Huyen.
Nguyen Trong Dat, penerima beasiswa 85% dari Universitas Fulbright Vietnam, berbagi: "Sejak kelas 10, saya telah menetapkan Universitas Fulbright sebagai pilihan utama saya, jadi saya telah menyaring kegiatan sosial dan prestasi akademik yang konstruktif agar aplikasi saya dapat saya ikuti secara aktif. Karena kriteria Fulbright bukanlah untuk secara proaktif menemukan kandidat terbaik dan paling unggul, melainkan untuk menemukan kandidat yang paling sesuai, esai yang ditulis dengan tulus dan sepenuh hati adalah poin yang mengesankan."
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)