Meskipun daging buah jeruk bali yang berair dan lezat disukai, kulit jeruk bali yang sering dibuang ternyata memiliki segudang manfaat kesehatan yang mengejutkan. Hanya sedikit orang yang tahu bahwa jeruk bali telah digunakan dalam pengobatan tradisional sebagai obat alami untuk mengobati penyakit dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
Meningkatkan kesehatan jantung
Flavonoid dalam kulit jeruk bali membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida, sekaligus meningkatkan kolesterol baik (HDL), membantu melindungi jantung dan mencegah penyakit kardiovaskular seperti aterosklerosis, serangan jantung, dan stroke. Meskipun flavonoid dalam kulit jeruk bali memberikan banyak manfaat bagi jantung, Anda juga harus menggabungkan pola makan sehat, olahraga teratur, dan gaya hidup sehat untuk memiliki jantung yang sehat. Jika Anda memiliki masalah kesehatan, konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan kulit jeruk bali.
Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Vitamin C dalam kulit jeruk bali merupakan antioksidan kuat yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, melindungi tubuh dari infeksi, dan meningkatkan daya tahan tubuh. Vitamin C memiliki efek anti-inflamasi, membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, terutama pada saluran pernapasan, serta membantu mencegah dan meringankan penyakit seperti flu dan sakit tenggorokan.
Kulit jeruk bali, yang seharusnya dibuang, ternyata sangat baik untuk kesehatan Anda. Foto: Getty Images
Mencegah kanker
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa dalam kulit jeruk bali dapat menghambat pertumbuhan sel kanker dan mengurangi risiko kanker tertentu, seperti kanker payudara, usus besar, dan paru-paru. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi efek ini.
Dukungan pencernaan
Serat dalam kulit jeruk bali bertindak sebagai pelumas alami, membantu makanan bergerak lebih mudah melalui usus. Hal ini meningkatkan motilitas usus, mencegah sembelit, dan membantu pencernaan bekerja lebih efisien. Mikrobiota usus berperan penting dalam pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan. Serat dalam kulit jeruk bali memberi makan mikroorganisme bermanfaat di usus, membantu mereka tumbuh dan menyeimbangkan mikrobiota.
Mengurangi stres dan kecemasan
Banyak penelitian ilmiah telah menunjukkan bahwa minyak esensial dalam kulit jeruk bali memiliki efek positif pada sistem saraf, membantu mengurangi kadar kortisol, hormon stres dalam tubuh. Selain itu, aroma minyak esensial kulit jeruk bali juga mampu merangsang produksi serotonin, suatu neurotransmiter yang berperan penting dalam mengatur suasana hati, sehingga menghadirkan rasa rileks dan nyaman.
Mempercantik kulit dan rambut
Kulit jeruk bali memiliki sifat antibakteri, antiinflamasi, dan antioksidan, membantu membersihkan kulit, mencegah jerawat, dan mengatasi masalah kulit. Minyak esensial dalam kulit jeruk bali juga memiliki efek melembapkan, membuat kulit lebih lembut dan halus. Selain itu, kulit jeruk bali juga dapat membantu menguatkan rambut, mengurangi kerontokan, dan merangsang pertumbuhan rambut.
Dukungan penurunan berat badan yang efektif
Kulit jeruk bali dapat membantu Anda menurunkan berat badan berkat kandungan seratnya yang tinggi dan khasiat pembakar lemak dari minyak esensial limonene. Serat membantu Anda merasa kenyang lebih lama, mengurangi asupan makanan, sementara limonene meningkatkan metabolisme dan membakar kalori.
[iklan_2]
Sumber: https://giadinh.suckhoedoisong.vn/buoi-co-bo-phan-la-than-duoc-dai-bo-chong-lao-hoa-cuc-tot-lai-it-nguoi-biet-172250210200456926.htm
Komentar (0)