Berbeda dengan biji-bijian olahan, biji-bijian utuh mengandung dedak, lembaga, dan endosperma. Berkat itu, biji-bijian utuh mempertahankan sebagian besar nutrisinya. Sementara itu, biji-bijian olahan telah dihilangkan dedak dan lembaganya, sehingga hanya endosperma yang tersisa. Endosperma ini sebagian besar terdiri dari pati, yang digiling menjadi pati putih, menurut situs web Eating Well (AS).
Beras merah bermanfaat bagi penderita diabetes dan orang dengan tekanan darah tinggi.
FOTO: AI
Biji-bijian utuh mengandung serat, kalium, magnesium, folat, zat besi, dan selenium yang tinggi. Semua ini penting untuk aliran darah yang sehat dan menurunkan tekanan darah. Serat larut juga membantu mengatur insulin dan mengurangi peradangan pada pembuluh darah.
Biji-bijian utuh yang paling efektif dalam menurunkan tekanan darah meliputi:
Gandum, jelai
Jika dikonsumsi setiap hari, beta-glukan yang melimpah dalam oat dapat menurunkan tekanan darah sistolik sekitar 2-3 mmHg. Sementara itu, jelai mengandung serat larut dan tidak larut, yang membantu menjaga tekanan darah dan mengontrol gula darah.
Beras merah
Beras merah mengandung banyak magnesium, yang membantu mengatur detak jantung dan melebarkan pembuluh darah. Selain itu, ketika memasuki usus, protein dalam beras merah akan dicerna dan melepaskan peptida biologis. Penelitian menunjukkan bahwa peptida dari protein beras merah memiliki kemampuan untuk menghambat enzim pengubah angiotensin, mirip dengan mekanisme obat antihipertensi ACEi.
Quinoa, gandum utuh
Quinoa menyediakan protein lengkap dan kadar kalium tinggi, yang bermanfaat bagi ginjal dan mengatur tekanan darah. Sementara itu, gandum utuh dan produk gandum kaya akan lignan dan sifat anti-inflamasi, yang meningkatkan elastisitas arteri, sehingga menurunkan tekanan darah.
Gandum pecah
Ini adalah biji gandum yang telah direbus sebentar, dikeringkan, dan digiling. Biji-bijian ini kaya akan kalium, magnesium, dan serat larut, yang membantu melebarkan pembuluh darah, membuang natrium, mengurangi peradangan, dan menyeimbangkan gula darah. Secangkir bulgur matang mengandung sekitar 8 gram serat, yang bermanfaat bagi orang yang ingin mengontrol gula darah.
Kebanyakan dari kita mengonsumsi nasi putih. Para ahli menyarankan penderita diabetes dan tekanan darah tinggi untuk secara bertahap mengganti sebagian porsi nasi putih mereka dengan biji-bijian utuh.
Misalnya, Anda bisa makan oatmeal di pagi hari dan nasi merah atau bulgur saat makan siang. Yang penting diperhatikan adalah mengganti dan menghindari konsumsi biji-bijian utuh secara tiba-tiba dalam jumlah besar secara bertahap. Karena biji-bijian kaya serat, mengonsumsi terlalu banyak dapat dengan mudah menyebabkan kembung dan gangguan pencernaan. Minum banyak air saat mengonsumsi banyak serat akan membantu mencegah sembelit, menurut Eating Well .
Sumber: https://thanhnien.vn/cac-loai-ngu-coc-thay-com-giup-ha-huyet-ap-hieu-qua-185250824155202814.htm
Komentar (0)