Merasa mual saat berolahraga lebih umum daripada yang Anda kira. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Przeglad Gastroentrologiczny Gastroenterology Review menemukan bahwa setidaknya 20% atlet yang disurvei melaporkan merasa mual saat berolahraga, menurut situs kesehatan Livestrong (AS).
Merasa mual saat berolahraga kemungkinan besar disebabkan oleh dehidrasi.
Mual saat berolahraga terjadi karena banyak alasan berbeda.
Dehidrasi
Dehidrasi terjadi ketika tubuh berkeringat terlalu banyak, yang menyebabkan ketidakseimbangan air dan elektrolit. Oleh karena itu, olahraga berat tanpa minum cukup air dapat dengan mudah menyebabkan mual dan bahkan muntah. Selain itu, dehidrasi juga disertai gejala lain seperti lidah kering, sakit kepala, pusing, dan kulit memerah.
Untuk menghindari dehidrasi, olahragawan sebaiknya minum air putih secara teratur selama berolahraga dan hanya minum sedikit demi sedikit. Minum terlalu banyak air akan membuat Anda merasa kenyang dan mudah muntah saat berolahraga berat.
Perubahan sirkulasi darah
Saat berolahraga, detak jantung meningkat, paru-paru bernapas lebih dalam, dan otot berkontraksi lebih kuat. Lebih banyak darah yang dialirkan ke otot dan tulang sebagai respons terhadap intensitas latihan. Semakin intens latihan, semakin banyak darah yang mengalir ke otot.
Kondisi ini menyebabkan berkurangnya aliran darah ke usus. Akibatnya, pencernaan terganggu karena usus membutuhkan banyak darah untuk mencerna makanan dengan baik. Oleh karena itu, jika Anda makan banyak lalu langsung berolahraga, sistem pencernaan akan tertekan, yang dapat dengan mudah menyebabkan mual.
Akumulasi asam laktat
Konsentrasi asam laktat dalam tubuh akan meningkat saat berolahraga. Jika asam laktat terakumulasi terlalu banyak, melebihi toleransi normal tubuh, akan menyebabkan nyeri otot, kram, dan bahkan mual. Untuk menghindari situasi ini, selama sesi latihan, praktisi perlu beristirahat yang cukup agar asam laktat tidak terakumulasi terlalu banyak.
Hiponatremia
Latihan ketahanan, seperti lari, dapat menyebabkan kadar natrium darah rendah. Jika kadar natrium turun di bawah 135 milimol per liter darah, terjadi hiponatremia.
Gejala umum meliputi muntah, sakit kepala, dan mual. Untuk menghindarinya, olahragawan harus rutin minum air dan elektrolit selama latihan, menurut Livestrong .
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)