Perlu menguasai aturan keseimbangan hidup sejak usia 20 tahun - Foto: Insperity
Menghadapi tekanan dari pekerjaan, karier, hubungan, keluarga, cinta, dan pengembangan pribadi, banyak anak muda sering merasa seperti terseret ke dalam siklus yang tidak pernah berakhir.
Namun, kami juga memiliki kisah inspiratif tentang keseimbangan hidup.
Aktris yang terkenal karena perannya sebagai Hermione dalam seri Harry Potter , Emma Watson, tidak hanya berfokus pada karier aktingnya tetapi juga menghabiskan waktu untuk pendidikan dan pekerjaan amal.
Emma adalah lulusan Universitas Brown dan duta besar untuk UN Women, tempat ia mengadvokasi hak pendidikan dan kesetaraan gender.
Atau lihatlah Tim Cook - CEO Apple, salah satu perusahaan teknologi terkemuka dunia . Di tengah kesibukannya, ia tetap meluangkan waktu untuk berolahraga setiap hari dan berpartisipasi dalam kegiatan amal. Ia juga mendukung banyak inisiatif lingkungan dan hak asasi manusia.
Apa rumus untuk membantu anak muda berusia 20 tahun menyeimbangkan kehidupan mereka?
Foto: Culture Monkey
Menurut pengamatan dan pengalaman saya, jika waktu, kesehatan dan fokus hidup anak muda 100%, mereka seharusnya berusaha membagi perhatiannya secara merata pada aspek-aspek penting: 20% untuk cinta, 20% untuk pekerjaan, 20% untuk keluarga, 20% untuk teman dan 20% untuk pengembangan diri - hobi, minat.
Meskipun ini hanya saran dan persentasenya dapat bervariasi dari orang ke orang, ide dasarnya adalah untuk tidak membiarkan apa pun sepenuhnya menguasai kehidupan seorang muda, atau menghilangkan bagian mana pun.
Yaitu, jangan memberikan 100% atau 0% pada aspek apa pun dalam kehidupan.
Menyeimbangkan berbagai aspek kehidupan membuat usia 20-an Anda tidak hanya lebih bahagia tetapi juga sehat mental.
Ketika satu aspek kehidupan terasa sulit, aspek lainnya membantu kita mengatasinya dan menemukan kegembiraan lagi.
Misalnya, jika pekerjaan membuat Anda lelah, kehangatan keluarga, kegembiraan teman, atau hobi pribadi dapat menjadi obat untuk membantu Anda mendapatkan kembali kekuatan dan keseimbangan.
Di usia 20-an, cinta dan pekerjaan seringkali menyita banyak perhatian. Namun, jangan biarkan keduanya menguasai seluruh hidupmu. Penting untuk mengetahui cara memberi ruang bagi setiap aspek, tanpa membiarkan apa pun menjadi terlalu membebani.
Keluarga dan sahabat adalah fondasi emosional yang kokoh yang membantu kita merasa dicintai dan didukung. Menghabiskan waktu bersama mereka tidak hanya membantu kita merasa lebih dekat, tetapi juga menciptakan jaring pengaman saat kita membutuhkannya.
Terakhir, jangan lupa luangkan waktu untuk diri sendiri dan minat pribadi Anda . Baik itu membaca, bepergian , atau hobi lainnya, kegiatan-kegiatan ini membantu menyegarkan jiwa Anda dan menciptakan keseimbangan yang dibutuhkan dalam hidup Anda.
4 hal yang perlu diperhatikan untuk kehidupan yang seimbang di usia 20-an
Kelola waktu Anda secara efektif : Belajarlah untuk memprioritaskan pekerjaan Anda dan membagi waktu Anda dengan bijak di antara berbagai kegiatan. Menggunakan alat dan aplikasi manajemen waktu dapat membantu Anda dalam hal ini.
Jaga kesehatan dan kesejahteraan Anda: Kesehatan adalah fondasi kehidupan yang seimbang. Luangkan waktu untuk berolahraga, makan sehat, dan tetap positif.
Belajar Mengatakan “Tidak”: Mengetahui cara mengatakan tidak adalah keterampilan penting untuk menghindari kewalahan dan menjaga hidup Anda dari kekacauan tuntutan dan tekanan yang tidak perlu.
Cari dukungan saat Anda membutuhkannya: Jangan ragu untuk mencari bantuan dari keluarga, teman, atau profesional saat Anda merasa kewalahan. Nasihat yang tepat waktu dapat membantu Anda menemukan keseimbangan.
Hidup adalah perjalanan panjang dan menemukan keseimbangan adalah kunci untuk menjalani kehidupan yang bahagia dan bermakna di usia 20-an.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)