Anggota Klub "Keluarga Sehat Bahagia" saling bertukar pertunjukan budaya. Foto: TL
Dalam pertemuan rutin yang diadakan di Rumah Budaya Hamlet setiap triwulan, 38 anggota Klub "Keluarga Bahagia dan Sehat" akan mendengarkan laporan kegiatan klub selama ini; diintegrasikan dengan propaganda untuk menerapkan kebijakan, undang-undang, dan kebijakan negara; kebijakan terkait perempuan; dibekali dengan pengetahuan tentang kebersihan dan keamanan pangan, perawatan kesehatan, pencegahan penyakit, pencegahan kekerasan dalam rumah tangga, dll.
Selain kegiatan tematik, Klub "Keluarga Bahagia dan Sehat" juga menyelenggarakan kegiatan olahraga dan pertukaran budaya... Berkat keberagaman kegiatannya, Klub ini bukan hanya tempat untuk "belajar menjadi istri dan ibu", tetapi juga arena spiritual untuk menyebarkan ilmu, nilai-nilai etika, hukum, dan keterampilan hidup kepada para anggotanya.
Ibu Tran Thi Ngoc, salah satu anggota klub, bercerita, “Dulu, saya selalu menganggap urusan keluarga sebagai urusan pribadi, tidak pantas dibicarakan. Namun, ketika mendengar para suster di klub berbagi, saya menyadari bahwa klub adalah rumah bersama, tempat berbagi kasih sayang, dan yang terpenting adalah belajar memecahkan masalah, bukan menerima atau menekan. Pelajaran “menenangkan hati saat nasi mendidih” atau keterampilan komunikasi untuk memperbaiki hubungan suami istri, meskipun bukan hal baru, belum tentu semua orang bisa menerapkannya dengan baik. Para wanita, sebagai “penjaga api” dalam keluarga, perlu lebih banyak berlatih untuk menangani konflik dengan lebih terampil. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini sangat penting dan bermanfaat bagi kita para suster. Saya belajar untuk mendengarkan dan menyesuaikan diri. Sejak saat itu, suasana di rumah menjadi lebih menyenangkan.”
Keluarga adalah awal dari cinta. Ketika setiap anggota sehat jasmani dan rohani, rumah tangga akan terasa lengkap, sehingga berkontribusi pada pengurangan konflik keluarga, kekerasan dalam rumah tangga, peningkatan kualitas hidup, dan penyebaran gaya hidup positif dan berkelanjutan di masyarakat. “Klub ini lahir dengan keinginan untuk menciptakan ruang hidup sehat, tempat keluarga berbagi pengalaman hidup, menjaga kesehatan, menyebarkan cinta, dan menumbuhkan kebahagiaan abadi. Selain itu, klub ini juga merupakan ruang aman bagi perempuan untuk bersuara dan dipahami. Banyak perempuan yang awalnya malu dan ragu ketika datang ke klub, tetapi setelah beberapa sesi, mereka perlahan menjadi lebih terbuka, berani menceritakan kisah-kisah yang belum pernah mereka ceritakan kepada siapa pun. Dari sana, banyak konflik dalam keluarga terselesaikan,” kata Ibu Phan Thi Mui - Ketua klub “Keluarga Sehat dan Bahagia”.
Thuy Lam
Sumber: https://www.baobaclieu.vn/doi-song-xa-hoi/cau-lac-bo-gia-dinh-suc-khoe-hanh-phuc-noi-gan-ket-yeu-thuong!-101232.html
Komentar (0)