Pada Hari Tanpa Tembakau Sedunia , 31 Mei, Uni Eropa (UE) menegaskan kembali komitmennya untuk melindungi anak-anak dan remaja dari dampak buruk tembakau dan membangun “generasi bebas tembakau” pada tahun 2040.
Uni Eropa berfokus pada perlindungan anak-anak dari asap tembakau. (Sumber: Shutterstock) |
Hari Tanpa Tembakau Sedunia tahun ini berfokus pada perlindungan anak-anak dari tembakau, kata Komisaris Kesehatan Eropa Stella Kyriakides.
Ini adalah elemen kunci dalam perjuangan untuk generasi bebas asap rokok, karena rata-rata perokok memulainya saat remaja dan banyak produk baru di pasaran ditujukan langsung kepada anak-anak dan remaja.
Sebagai bagian dari rencana “Kalahkan Kanker”, target ambisius Uni Eropa adalah mengurangi tingkat merokok hingga di bawah 5% dari populasi pada tahun 2040.
Untuk mencapai tujuan ini, Uni Eropa telah menerapkan sejumlah langkah seperti melarang penjualan produk tembakau panas beraroma, mewajibkan pelabelan yang lebih ketat pada produk-produk ini, membatasi iklan dan sponsor, serta melaksanakan kampanye anti-merokok dan mendukung program berhenti merokok.
Uni Eropa juga tengah mengupayakan langkah-langkah baru untuk membatasi dan mengendalikan penggunaan tembakau, termasuk meninjau arahan antitembakau dan rekomendasi Dewan Uni Eropa tentang lingkungan bebas asap rokok.
Merokok merupakan risiko kesehatan terbesar yang dapat dicegah di Uni Eropa, menyebabkan 700.000 kematian setiap tahun. Merokok juga secara signifikan meningkatkan risiko kanker, penyakit kardiovaskular, penyakit pernapasan, dan penyakit serius lainnya.
[iklan_2]
Sumber: https://baoquocte.vn/chau-au-cam-ket-bao-ve-tre-em-khoi-tac-hai-cua-khoi-thuoc-la-273383.html
Komentar (0)