Melindungi lebih dari 43 km perbatasan
Pada kesempatan peringatan 80 tahun berdirinya Tentara Rakyat Vietnam, Delegasi Majelis Nasional provinsi Hai Duong mengunjungi dan menyerahkan hadiah kepada Stasiun Penjaga Perbatasan Hoanh Mo, distrik Binh Lieu ( Quang Ninh ).
Pada pertemuan tersebut, Letnan Kolonel Vi Tien Nghiep, Wakil Komisaris Politik Stasiun Penjaga Perbatasan Hoanh Mo, memberikan gambaran umum tentang situasi setempat dan unit tersebut.
Distrik Binh Lieu memiliki perbatasan sepanjang 43,168 km, tempat 96% etnis minoritas tinggal. Seluruh distrik ini memiliki 41 titik perbatasan, dan ini juga merupakan wilayah dengan jumlah titik perbatasan nasional terbanyak di Quang Ninh.
Mengunjungi langsung penanda perbatasan 1305, penanda tertinggi di provinsi Quang Ninh, anggota delegasi kerja Delegasi Majelis Nasional provinsi Hai Duong berbagi kerja keras dan ketekunan para perwira dan prajurit di Stasiun Penjaga Perbatasan Hoanh Mo.
Jalan menuju tonggak 1305 memiliki banyak bagian yang curam, beberapa di antaranya seperti berjalan di "punggung dinosaurus" dengan hampir 2.000 anak tangga yang dapat dengan mudah membuat pendaki menyerah di tengah jalan.
Meskipun jalan menuju tonggak sejarah ini sulit, para pejabat dan wisatawan bersemangat untuk menaklukkannya. Tonggak sejarah 1305 terbuat dari granit dan diukir dengan tulisan nama-nama negara Vietnam dan Tiongkok, nomor tonggak sejarah, dan tahun pemasangannya.
Dapat menyentuh langsung tonggak suci Tanah Air, setiap orang diliputi haru dan merasa bangga serta semakin mencintai Tanah Air.
"Stasiun adalah rumah, perbatasan adalah tanah air"
Diperkenalkan oleh Letnan Kolonel Vi Tien Nghiep, kami segera bertemu dengan sesama perwira dan prajurit di tanah perbatasan.
Itu adalah Kapten Nguyen Van Sy, Pemimpin Tim Bersenjata dari Stasiun Penjaga Perbatasan Hoanh Mo, dari bangsal Pham Thai, kota Kinh Mon (Hai Duong).
Kapten Sy telah bekerja di perbatasan selama puluhan tahun. Setelah bekerja di berbagai stasiun, Kapten Sy kini telah bertugas di Stasiun Hoanh Mo selama lebih dari setahun, memimpin tim patroli perbatasan.
Meskipun jaraknya hampir 200 km dari kampung halamannya, Kapten Sy dengan bersemangat bertanya: "Kampung halaman saya, Kinh Mon, baru saja merayakan penerimaan Medali Buruh Kelas Dua dan telah diakui sebagai kawasan perkotaan kelas III, kan?". Seluruh aula gembira karena meskipun jauh dari kampung halamannya, Kapten Sy selalu memantau situasi di rumah.
Melanjutkan, letnan kolonel militer profesional Tran Van Huan, Angkatan Bersenjata Pos Perbatasan Hoanh Mo, juga dengan antusias mengakui kampung halamannya adalah kota Hai Duong.
Letnan Kolonel Huan bertugas patroli perbatasan bersama timnya, membersihkan dan merapikan patok-patok perbatasan. "Tak hanya menjaga dan memastikan keamanan serta ketertiban di wilayah perbatasan, para perwira dan prajurit Pos Penjaga Perbatasan Hoanh Mo juga menjadi jembatan untuk mengajak dan memobilisasi masyarakat agar mematuhi pedoman dan kebijakan Partai, serta hukum dan kebijakan Negara. Pos adalah rumah, perbatasan adalah tanah air, dan orang-orang dari semua kelompok etnis adalah saudara sedarah," tambah Letnan Kolonel Huan.
Mayor Le Van Vung, seorang perwira di Pos Penjaga Perbatasan Hoanh Mo, dari Komune Bach Dang (Kinh Mon), mengatakan: "Sebagai daerah pegunungan dan perbatasan, kehidupan masyarakat Binh Lieu di sini sebagian besar bergantung pada produksi pertanian. Penduduk di daerah ini sebagian besar adalah etnis minoritas dengan pendidikan terbatas, sehingga rentan terhadap eksploitasi oleh oknum-oknum jahat, yang menggoda mereka untuk membantu menyelundupkan dan mengangkut barang secara ilegal melintasi perbatasan. Dengan semangat untuk tidak bersikap subjektif atau lalai, para perwira dan prajurit di sini telah mengambil banyak solusi drastis untuk mencegah masuk dan keluar secara ilegal, sekaligus secara efektif memerangi penyelundupan dan penipuan perdagangan."
Berbicara dengan para perwira dan prajurit Pos Penjaga Perbatasan Hoanh Mo, khususnya 3 penjaga perbatasan dari Hai Duong, Wakil Kepala Delegasi Majelis Nasional Provinsi Hai Duong, Nguyen Thi Viet Nga, menyampaikan: "Pada kesempatan yang sangat berarti ini, yaitu peringatan 80 tahun berdirinya Tentara Rakyat Vietnam, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas pengorbanan diam-diam para perwira dan prajurit TNI pada umumnya, dan Pos Penjaga Perbatasan Hoanh Mo pada khususnya, demi perdamaian rakyat."
Mengucapkan selamat tinggal kepada para prajurit Pos Penjaga Perbatasan Hoanh Mo, para anggota delegasi mendoakan para prajurit yang mengenakan "seragam hijau" agar selalu sehat, berani menjaga perbatasan Tanah Air, dan menjadi pendukung yang dapat diandalkan bagi rakyat.
KESUKSESAN[iklan_2]
Sumber: https://baohaiduong.vn/chien-si-bien-phong-que-hai-duong-noi-mien-bien-ai-binh-lieu-401208.html
Komentar (0)