Baru-baru ini, sebuah klip beredar di Facebook yang menunjukkan seseorang berdiri di belakang kereta minuman bergerak, mengisi minuman dari tong besar ke dalam cangkir-cangkir kecil.
Di bawah mobil ada dua ember besar, yang merupakan tong yang dicat, berisi minuman merah dan kuning ini, dengan banyak "topping" (lauk) berupa campuran biji-bijian putih dan hitam.
Klip tersebut merekam momen ketika pemilik toko dengan cepat mengambil gelas plastik dari ember di sebelahnya, dengan sedikit cairan merah bercampur butiran tapioka masih tersisa di dasarnya (yang diyakini telah diminum oleh pelanggan sebelumnya, dan tersisa). Orang ini dengan cepat membalikkan gelas, menuangkan air dan butiran tapioka yang tersisa, sebelum menuangkan lebih banyak teh ke dalam gelas-gelas plastik tersebut.
Cangkir teh kemudian dipajang "cantik" di meja.
Meja kasir kemudian dipenuhi deretan cangkir merah dan kuning. Di sisi gerobak minuman terdapat papan bertuliskan "teh persik - teh stroberi".
Kepada reporter Dan Tri , Ibu N., orang yang merekam video tersebut, mengatakan bahwa ia pergi menonton festival lokal di Hiep Hoa, Bac Giang pada pagi hari tanggal 2 September. Saat berdiri di dekat konter air, ia melihat minuman berwarna-warni yang dikemas dalam kaleng cat.
Teh stroberi dalam ember cat lama, disajikan dalam cangkir minum sisa (Klip: Nga Au).
Lebih lanjut, ia juga melihat bahwa penjual tersebut menggunakan gelas plastik bekas untuk membuat gelas air baru. Oleh karena itu, Ibu N. menggunakan ponselnya untuk merekam kejadian tersebut guna memperingatkan masyarakat tentang risiko kebersihan dan keamanan makanan jika ada pelaku bisnis yang tidak bertanggung jawab dan tidak etis seperti itu.
"Ini kios air keliling. Kami tidak tahu siapa penjualnya. Mereka pasti menjual air karena sedang ada festival," ujar Ibu N.
Saat pengambilan video , ia mengatakan, masyarakat masih berkerumun menyaksikan pertunjukan di lokasi perkemahan, hanya beberapa orang saja yang berlalu-lalang di area loket air.
"Saya tidak mengunggah klip ini untuk mengungkap masalahnya. Saya tidak menghakimi semua toko. Saya hanya ingin mengingatkan orang-orang yang akan datang ke festival untuk mencari toko yang bersih dan tepercaya untuk membeli air minum," kata Ibu N.
Verifikasi menunjukkan bahwa video tersebut direkam di sebuah kafe keliling di kota Bac Ly, distrik Hiep Hoa, provinsi Bac Giang.
Para pemimpin Komite Rakyat kota Bac Ly menegaskan bahwa mereka akan memverifikasi lebih banyak informasi yang disampaikan oleh masyarakat dan memperkuat kegiatan pengelolaan di wilayah tersebut.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)