Di hadapan ratusan anggota parlemen di seluruh dunia, Ketua Majelis Nasional Vuong Dinh Hue menekankan bahwa di era transformasi digital dan ledakan ilmu pengetahuan dan teknologi, tidak ada negara, betapa pun besarnya, yang dapat memecahkan masalah global sendirian.
Pada sore hari tanggal 16 September, setelah 2 hari kerja yang penuh semangat, bersahabat, kompak dan penuh rasa tanggung jawab yang tinggi, agenda resmi telah selesai dilaksanakan dengan sangat sukses.
Pada sesi penutupan, konferensi mendengarkan laporan hasil tiga sesi diskusi; mendengarkan presentasi; dan mengadopsi Pernyataan tentang "Peran pemuda dalam mendorong implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan melalui transformasi dan inovasi digital". Pernyataan ini merupakan yang pertama dari Konferensi Global Anggota Parlemen Muda edisi ke-9.
Ketua Forum Parlemen Muda Dan Carden dan Delegasi Majelis Nasional Vietnam Ha Anh Phuong menyampaikan rancangan Deklarasi Konferensi.
Dalam pidato penutupnya, Ketua Majelis Nasional Vuong Dinh Hue menilai bahwa adopsi Deklarasi tersebut menunjukkan tekad, konsensus yang tinggi dan komitmen yang kuat dari anggota parlemen muda dari Persatuan Antar- Parlemen (IPU) dalam mempromosikan implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dalam skala global.
Melalui diskusi-diskusi tersebut, konferensi mencapai kesepahaman bersama dan menekankan peran penting parlemen dalam mengimplementasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Konferensi juga menekankan "peran perintis" anggota parlemen muda dalam menyuarakan suara kaum muda di parlemen, serta menerapkan inovasi dan kreativitas dalam implementasi TPB.
Untuk berkomitmen pada tindakan dan memastikan implementasi berkelanjutan, konferensi mengusulkan untuk mempromosikan jaringan global anggota parlemen muda tentang transformasi dan inovasi digital, dalam kerangka Forum Anggota Parlemen Muda, dalam kerja sama erat dengan Pusat Inovasi Parlemen IPU.
Ketua Majelis Nasional Vuong Dinh Hue menyampaikan sambutan penutup.
Ketua Majelis Nasional Vuong Dinh Hue menekankan bahwa keberhasilan Konferensi Global Parlemen Muda ke-9 menunjukkan bahwa Forum Parlemen Muda IPU merupakan forum yang sangat penting dan bermanfaat bagi para anggota parlemen muda. Keberhasilan konferensi ini juga menegaskan pentingnya partisipasi anggota parlemen muda khususnya dan kaum muda pada umumnya sebagai calon pemilik negara, bangsa, dan seluruh dunia dalam mewujudkan tujuan dan tugas IPU dan Perserikatan Bangsa-Bangsa .
Ketua Majelis Nasional Vuong Dinh Hue menyarankan agar Sekretariat IPU dan parlemen anggota IPU menyebarluaskan hasil konferensi ini kepada KTT PBB tentang Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang akan diselenggarakan di New York pada 18-19 September. Dengan demikian, hal ini menghormati peran dan menegaskan komitmen serta tindakan IPU, khususnya para anggota parlemen muda, dalam upaya global bersama untuk mempercepat implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Ketua Majelis Nasional menyatakan bahwa dalam setiap tahap pembangunan bangsa, Majelis Nasional dan anggota parlemen merupakan garda terdepan dalam upaya reformasi hukum, lembaga, dan integrasi internasional. Majelis Nasional dan anggota parlemen juga merupakan jembatan antara kemauan politik dan aspirasi rakyat, antara hukum nasional dan hukum internasional, antara masyarakat dari berbagai bangsa dan suku, yang berkontribusi pada perdamaian, persahabatan, kerja sama, dan pembangunan berkelanjutan di tingkat regional dan global.
"Di era transformasi digital, dalam kondisi ledakan Sains dan Teknologi 4.0 saat ini, tidak ada negara, sebesar apa pun, yang mampu menyelesaikan permasalahan global sendirian. Sebaliknya, negara-negara, sekecil apa pun atau semiskin apa pun, tetap memiliki peluang untuk berkembang. Dalam kondisi revolusi industri 4.0, masa depan bukan sekadar perpanjangan masa lalu, dan negara-negara berkembang maupun negara-negara besar dapat kembali ke titik awal, itulah peluang dan premis bagi kita untuk bekerja sama," ujar Ketua Majelis Nasional.
Bagi Vietnam, kebijakan yang konsisten adalah mempromosikan kebijakan luar negeri yang merdeka, percaya pada diri sendiri, diversifikasi, multilateralisasi, perdamaian, persahabatan, kerja sama dan pembangunan, berdasarkan prinsip-prinsip dasar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan hukum internasional.
Majelis Nasional Vietnam akan terus bekerja sama secara aktif dengan IPU dan parlemen anggotanya untuk bergandengan tangan mewujudkan tujuan dan resolusi IPU secara umum dan Konferensi Anggota Parlemen Muda secara khusus, untuk terus mempromosikan misi mulia dan meningkatkan diplomasi parlemen.
Sebelum sesi penutupan, para delegasi mengheningkan cipta selama satu menit untuk mengenang para korban gempa bumi, bencana alam, dan kebakaran di Maroko, Libya, dan Vietnam.
Ketua Majelis Nasional , Vuong Dinh Hue, menekankan bahwa Majelis Nasional Vietnam akan terus berkontribusi aktif terhadap kegiatan bersama IPU dan siap menyelenggarakan lebih banyak konferensi dan mekanisme lain dalam kerangka kegiatan IPU. Ketua Majelis Nasional tersebut mengatakan bahwa Vietnam siap menjadi tuan rumah KTT Ketua Parlemen Dunia pada tahun 2025 dan mengharapkan dukungan dari negara-negara lain.
Pidato Ketua Majelis Nasional mendapat banyak tepuk tangan dari para delegasi konferensi.
Beberapa gambar delegasi dari negara-negara yang menghadiri konferensi:
Komentar (0)