Pada tanggal 1 Juni, Departemen Pendidikan dan Pelatihan provinsi Dak Nong mengirimkan laporan kepada Komite Rakyat Provinsi mengenai kasus Ibu Vu Thi Kim Q., seorang guru di Sekolah Menengah Atas Le Duan (Dak G'long), yang diserang oleh orang tuanya di rumahnya.
Menurut Dinas Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Dak Nong, Ibu Vu Thi Kim Q. saat ini adalah guru Sastra di SMA Le Duan. Pelaku penyerangan terhadap Ibu Q. adalah Bapak Le Mau D., seorang guru di SMP Hoang Van Thu, yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Pelatihan Distrik Dak G'long. Penyebab insiden ini kemungkinan besar berawal dari fakta bahwa putra Bapak D., LMQ (seorang siswa di sekolah tersebut), tergolong berperilaku biasa-biasa saja sepanjang tahun ajaran.
Guru Q. diserang dan terluka oleh orang tuanya yang membobol rumahnya. (Foto: NVCC)
Tepatnya, pada tanggal 10 April, saat jam pelajaran Sastra kelas 12C1, LMQ masuk kelas terlambat 15 menit, sehingga guru mengingatkannya tentang keterlambatannya. Namun, ia berdalih, sikapnya kurang kooperatif dan tidak memenuhi standar.
Segera setelah itu, Bu Q. meminta siswa laki-laki tersebut untuk pergi ke Kantor Persatuan Pemuda sekolah agar wali kelas dapat menanganinya. Namun, siswa laki-laki LMQ menolak dan berdiri di depan pintu kelas dengan kata-kata serta tindakan yang menantang guru. Setelah kelas selesai, Bu Q. mengomentari tindakan siswa tersebut di buku catatan kelas.
Pada tanggal 12 April, Persatuan Pemuda mengundang orang tua LMQ untuk membahas pelanggaran tersebut. Pada tanggal 15 April, wali kelas mengadakan rapat untuk mempertimbangkan pemberian sanksi disiplin kepada siswa di kelas berupa "penurunan satu tingkat perilaku" pada tahun ajaran 2022-2023.
Pada tanggal 20 Mei, SMA Le Duan mengadakan rapat untuk mengevaluasi perilaku siswa kelas 12. LMQ dinilai memiliki perilaku rata-rata dengan 11 dari 14 suara. Pada hari yang sama, orang tua siswa LMQ mengajukan petisi terkait evaluasi dan klasifikasi ini.
Pada tanggal 22 Mei 2023, SMA Le Duan kembali mengadakan rapat untuk meninjau perilaku siswa LMQ tahun ajaran ini. Dalam rapat tersebut, 16/19 anggota sepakat untuk menggolongkan perilaku siswa ini sebagai rata-rata. Berdasarkan notulen rapat, evaluasi, dan komentar, perilaku siswa LMQ sepanjang tahun ajaran ini digolongkan sebagai rata-rata.
Karena tidak puas dengan kenyataan bahwa anak mereka tergolong berperilaku rata-rata, orang tua LMQ berulang kali menelpon untuk menghina guru Q. Kemudian, Tn. D. menyerang guru Q. pada malam hari tanggal 25 Mei.
Sebagaimana dilaporkan oleh VTC News, sekitar pukul 18.30 pada tanggal 25 Mei, Ibu Q. dan kedua anaknya sedang berada di rumah mereka di Desa 2 (Komune Quang Son) ketika Tuan Le Mau D. mendobrak masuk ke rumahnya, memaki-maki, dan memukulinya. Setelah mengetahui kejadian tersebut, para tetangga dan kerabat di sekitar berlarian untuk menolong. Tuan D. melarikan diri dari tempat kejadian.
Ibu Q. dipukuli dan mengalami mimisan, sehingga ia dibawa ke fasilitas medis untuk mendapatkan perawatan dan kejadian tersebut dilaporkan kepada pihak berwenang. Keluarga Ibu Q. kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kepala sekolah dan Komite Eksekutif Serikat Pekerja SMA Le Duan untuk mengambil tindakan guna melindungi guru tersebut.
HIEN MAI
Berguna
Emosi
Kreatif
Unik
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)