Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Gong Dataran Tinggi Tengah: Melodi Suci Antara Langit dan Bumi

Hoàng AnhHoàng Anh04/09/2024



Gong di Dataran Tinggi Tengah telah lama menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan budaya dan spiritual suku-suku minoritas di sini. Suara yang menggema di pegunungan dan hutan tidak hanya membawa kekuatan suci, tetapi juga suara leluhur, suara langit dan bumi, yang diwariskan turun-temurun. Gong merupakan alat musik sekaligus simbol kekuatan, harmoni antara manusia dan alam, serta antarmasyarakat.

Di Dataran Tinggi Tengah, ruang budaya gong tersebar di lima provinsi, termasuk Kon Tum , Gia Lai, Dak Lak, Dak Nong, dan Lam Dong. Wilayah ini merupakan rumah bagi lebih dari sepuluh kelompok etnis, termasuk Bana, Xo Dang, Giarai, Ede, Mnong, Coho, Ma, dan lain-lain. Setiap kelompok etnis memiliki ciri budaya yang khas, tetapi gong adalah jembatan penghubung, titik temu bersama, tempat suara gong dan simbal berpadu, menciptakan ruang budaya yang unik dan kaya.

Festival Gong kelompok etnis Gia Rai - Gia Lai . Foto: Tuyengiao.vn

 

Masyarakat Dataran Tinggi Tengah percaya bahwa di balik setiap gong, terdapat dewa yang bersemayam. Oleh karena itu, bunyi gong dianggap sakral, sebuah "bahasa" bagi manusia untuk berkomunikasi dengan para dewa, mengungkapkan pikiran dan keinginan mereka. Dari ritual seperti upacara pemberian nama, upacara pernikahan, upacara kesehatan, hingga ritual yang lebih besar seperti upacara makan kerbau dan pemakaman, gong selalu memainkan peran sentral. Setiap ritual memiliki melodi gongnya sendiri, yang mencerminkan keragaman budaya suku-suku tersebut.

Di ruang upacara, gong sering dimainkan mengelilingi pusat simbol-simbol suci seperti tiang, makam, atau kerbau kurban. Para seniman, masing-masing hanya menggunakan satu gong, simbal, atau gendang, akan bergerak dalam satu baris, menggerakkan dan menabuh gong, menciptakan lingkaran suara di sekitar pusat suci tersebut. Suara gong dan simbal bergema, menggema dari pegunungan, seolah-olah menyampaikan pesan dari manusia kepada para dewa, menciptakan pemandangan yang misterius sekaligus megah, menyoroti seluruh lanskap pegunungan dan hutan Dataran Tinggi Tengah.

Gong hadir dalam banyak kegiatan festival etnis minoritas di Dataran Tinggi Tengah. Foto: Baodantoc.vn

Gong Dataran Tinggi Tengah – bagian dari warisan budaya takbenda, merupakan simbol kekuatan komunitas, simbol hubungan antara masa lalu, masa kini, dan masa depan. Suara gong telah menjadi legenda, menjadi kebanggaan etnis minoritas di Dataran Tinggi Tengah. Pada tahun 2005, UNESCO mengakui Ruang Budaya Gong Dataran Tinggi Tengah sebagai Mahakarya Warisan Budaya Lisan dan Takbenda Kemanusiaan, dan pada tahun 2008, warisan ini dimasukkan ke dalam Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan.

Menghadapi tantangan zaman, pelestarian dan promosi nilai gong Central Highlands menjadi semakin mendesak. Pengakuan UNESCO telah memainkan peran penting dalam membantu pemerintah daerah dan masyarakat lebih memahami nilai warisan ini, sekaligus menyediakan sumber daya untuk pelestarian. Festival gong diadakan setiap tahun, memberikan kesempatan bagi penduduk lokal dan wisatawan untuk menikmati dan merasakan suara-suara sakral, yang kuat dan heroik, serta lembut dan tenang.

Kini, gong Dataran Tinggi Tengah juga telah menjadi elemen budaya penting dalam industri pariwisata . Wisatawan berkesempatan untuk berpartisipasi dalam festival gong, merasakan langsung dan lebih memahami budaya unik ini. Pertunjukan gong merupakan kesempatan untuk menunjukkan bakat para perajin sekaligus cara untuk memperkenalkan dan mempromosikan budaya Dataran Tinggi Tengah kepada rekan-rekan internasional.

Secara umum, gong Dataran Tinggi Tengah merupakan gema sejarah, gema daratan dan langit yang luas, serta jembatan yang menghubungkan manusia dengan dunia spiritual. Melestarikan dan mempromosikan warisan ini bukan hanya tugas kelompok etnis Dataran Tinggi Tengah, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh rakyat Vietnam, agar suara gong akan selalu bergema di pegunungan dan hutan, sebagai simbol abadi budaya dan spiritualitas Dataran Tinggi Tengah.

Hoang Anh


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Close-up 'monster baja' yang memamerkan kekuatan mereka di A80
Ringkasan latihan A80: Kekuatan Vietnam bersinar di bawah malam ibu kota berusia seribu tahun
Kekacauan lalu lintas di Hanoi setelah hujan lebat, pengemudi meninggalkan mobil di jalan yang banjir
Momen-momen mengesankan dari formasi penerbangan yang bertugas di Upacara Agung A80

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk