(Dan Tri) - Sesuai ketentuan, alat pemantau perjalanan dipasang pada kendaraan angkutan niaga, traktor, ambulans, dan kendaraan penyelamat lalu lintas jalan.
Menurut informasi dari Departemen Lalu Lintas Kepolisian, mulai 1 Januari, kepolisian lalu lintas akan diberi tugas mengelola, mengoperasikan, dan menggunakan sistem manajemen data perangkat pemantau perjalanan dan perangkat perekam gambar pengemudi.
Konten ini didasarkan pada Undang-Undang tentang Keselamatan Lalu Lintas Jalan, Keputusan 151/2024/ND-CP Pemerintah, Surat Edaran 71/2024/TT-BCA Kementerian Keamanan Publik .
Berdasarkan peraturan, perangkat pemantauan perjalanan dipasang pada kendaraan angkutan niaga, traktor, ambulans, dan kendaraan penyelamat lalu lintas jalan.
Perangkat yang merekam gambar pengemudi dipasang pada mobil penumpang dengan 8 kursi atau lebih untuk bisnis transportasi (tidak termasuk kursi pengemudi), traktor-trailer, ambulans, dan kendaraan penyelamat lalu lintas jalan raya.
Polisi lalu lintas akan memantau untuk menangani pelanggaran (Foto: CS).
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian RI menyatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyelenggarakan tugas keamanan, ketertiban, keselamatan lalu lintas, penanganan pelanggaran lalu lintas, dan penyelenggaraan angkutan jalan raya.
Data juga akan dihubungkan dan dibagikan dengan Kementerian Perhubungan (Administrasi Jalan Raya Vietnam), Departemen Perhubungan provinsi dan kota-kota yang dikelola pusat serta instansi terkait sesuai dengan hukum.
Untuk melaksanakan ketentuan tersebut di atas secara tegas, maka Direktorat Lalu Lintas Kepolisian meminta kepada unit-unit dan penyedia jasa transmisi data alat pemantau perjalanan dan alat perekam citra pengemudi untuk melakukan koordinasi dalam melakukan penyambungan, pengintegrasian, pengujian dan pengiriman data alat pemantau perjalanan dan alat perekam citra pengemudi kepada Direktorat Lalu Lintas Kepolisian.
Waktu pendaftaran untuk jadwal uji integrasi dan transmisi data di lingkungan nyata akan selesai sebelum 25 Januari. Direktorat Lalu Lintas Kepolisian akan menugaskan staf teknis untuk memandu unit-unit guna melengkapi konten di atas.
Sebelumnya, dalam Surat Edaran Nomor 73/2024, Kementerian Keamanan Publik juga menetapkan bahwa satuan polisi lalu lintas diperbolehkan memanfaatkan data dari alat pemantau perjalanan, alat perekam gambar pengemudi, dan pangkalan data ketertiban dan keselamatan lalu lintas jalan untuk mengendalikan, mendeteksi, dan menangani pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang ketertiban dan keselamatan lalu lintas jalan.
[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/xa-hoi/csgt-se-giam-sat-lai-xe-qua-thiet-bi-giam-sat-hanh-trinh-20250104205846147.htm
Komentar (0)