Tim voli putra Vietnam berkompetisi di putaran pertama SEA V.League di Filipina, kemudian pindah ke Indonesia untuk berkompetisi di putaran kedua (dari 16 hingga 20 Juli). Sementara itu, tim voli putri Vietnam akan berpartisipasi di putaran pertama SEA V.League dari 1 hingga 3 Agustus di Thailand dan putaran kedua dari 8 hingga 10 Agustus di Ninh Binh . Bapak Le Tri Truong, Sekretaris Jenderal Federasi Bola Voli Vietnam (VFV), mengatakan bahwa tim terkuat di kawasan ini, Thailand, Indonesia, dan Filipina, telah mengumumkan bahwa mereka akan membawa skuad terkuat mereka ke SEA V.League. Mereka semua adalah pesaing tim Vietnam di SEA Games ke-33, jadi berpartisipasi dalam turnamen ini adalah kesempatan untuk meninjau skuad dan mengevaluasi kemampuan tim Vietnam dan lawan-lawannya.
Masalah terbesar yang ditunjukkan para pelatih pada tim voli putra Vietnam setelah Piala AVC dan SEA V.League tahap 1 yang sedang berlangsung adalah performa yang tidak stabil. Anak-anak asuh Pelatih Tran Dinh Tien bermain sangat baik melawan lawan yang dianggap lebih kuat, tetapi bermain di bawah kemampuan mereka ketika menghadapi lawan yang setara atau lebih lemah. Masalah lain yang secara terbuka ditunjukkan oleh dewan pelatih tim voli putra Vietnam dan diminta untuk diatasi oleh para siswa adalah performa yang tidak stabil. Tim putra Vietnam sempat unggul beberapa kali tetapi akhirnya kalah, dan sayangnya kehilangan kemenangan.
Tim voli putra Vietnam dengan gemilang mengalahkan Thailand di turnamen voli Asia Tenggara 2025
FOTO: AVC
Kemarin, 11 Juli, tim voli putra Vietnam dengan gemilang mengalahkan tim Thailand (juara bertahan SEA Games dan SEA V.League) dengan skor 3-1. Namun, seandainya mereka memanfaatkan keunggulan di pertandingan pertama, pelatih Tran Dinh Tien dan timnya bisa menang dengan selisih yang lebih impresif, hanya dalam 3 pertandingan. Melihat tim putra Vietnam bertanding melawan Thailand, banyak pelatih berkomentar bahwa kami tidak kalah dari lawan dalam hal keahlian. Jika kami dapat meningkatkan semangat dan mentalitas para pemain, tim Vietnam akan memiliki peluang untuk bersaing memperebutkan medali emas di SEA Games ke-33 Desember mendatang.
Tim voli putri tetapkan target emas
Tim voli putri Vietnam, pelatih Nguyen Tuan Kiet, memiliki "generasi emas" dengan talenta-talenta seperti Nguyen Thi Bich Tuyen, Tran Thi Thanh Thuy, Nguyen Khanh Dang, Doan Thi Lam Oanh, dan Tran Thi Bich Thuy... Tim ini juga terus meraih kesuksesan di turnamen internasional dalam 2 tahun terakhir, seperti menjuarai Piala AVC Asia. Berambisi meraih medali emas SEA Games 33, tim voli putri Vietnam menghadapi tantangan berat karena harus mengalahkan tim nomor 1 di kawasan, Thailand (peringkat 19 dunia ). Namun, kesenjangan kemampuan antara kedua tim semakin menyempit dan para pemain putri Vietnam bertekad untuk mengukir sejarah. Menghadapi tim putri Thailand di SEA V.League mendatang merupakan langkah untuk menguji kemampuan lawan, dan kesempatan bagi staf pelatih tim voli putri Vietnam untuk mempersiapkan diri lebih baik menghadapi pertandingan ulang yang menentukan di SEA Games 33.
Sumber: https://thanhnien.vn/cu-duot-quan-trong-cua-bong-chuyen-viet-nam-cho-sea-games-33-185250711215327145.htm
Komentar (0)