Kementerian Keamanan Publik baru saja menyelesaikan rancangan ke-4 Undang-Undang tentang Ketertiban dan Keselamatan Lalu Lintas Jalan, yang mengusulkan sejumlah peraturan baru.
Secara khusus, Pasal 33 mengatur ketentuan bagi kendaraan yang ikut serta dalam lalu lintas jalan raya, yang mewajibkan kendaraan bermotor dan sepeda motor khusus yang ikut serta dalam lalu lintas untuk memiliki perangkat pemantau perjalanan; perangkat untuk mengumpulkan data dan gambar pengemudi, data dan gambar untuk memastikan keselamatan perjalanan sesuai dengan peraturan.
Departemen Kepolisian Lalu Lintas mengatakan bahwa pihak berwenang tidak mengharuskan orang memasang kamera dasbor di mobil pribadi mereka (Foto ilustrasi).
Sebelumnya, sejak Juli, pemasangan perangkat pemantauan perjalanan, perangkat pengumpulan data, dan gambar pengemudi telah menjadi persyaratan wajib bagi kendaraan yang beroperasi di industri jasa transportasi.
Banyak orang bertanya-tanya, apakah sepeda motor dan mobil pribadi diharuskan memasang dash cam?
Tidak wajib memasang kamera dasbor untuk kendaraan pribadi.
Berbicara kepada wartawan Dan Tri, Mayor Jenderal Nguyen Van Minh, Wakil Direktur Departemen Kepolisian Lalu Lintas (Kementerian Keamanan Publik), menegaskan bahwa pihak berwenang hanya mendorong pemasangan perangkat pemantauan perjalanan untuk mobil pribadi dan sepeda motor, tetapi tidak mewajibkannya.
Secara hukum, sepeda motor, sepeda motor, dan mobil pribadi tidak diharuskan memasang perangkat pemantauan perjalanan.
Mayor Jenderal Nguyen Van Minh, Wakil Direktur Departemen Kepolisian Lalu Lintas.
"Pemasangan perangkat pemantauan perjalanan akan menciptakan kondisi yang kondusif bagi masyarakat dan pelaku usaha dalam berpartisipasi dalam lalu lintas jalan raya dan memperkuat pengelolaan negara atas ketertiban dan keselamatan sosial serta ketertiban dan keselamatan lalu lintas," ujar Mayor Jenderal Minh.
Menurut Mayor Jenderal Nguyen Van Minh, pemasangan kamera dasbor akan mendukung keselamatan berkendara sekaligus menghindari risiko yang tidak diinginkan yang mungkin terjadi.
Selain itu, kamera dasbor juga membantu menyelesaikan masalah hukum yang timbul saat terjadi tabrakan atau kecelakaan lalu lintas; merekam gambar dan insiden yang terjadi di jalan; pengemudi kendaraan dapat membuktikan benar atau salah dalam situasi yang tidak terduga; menyimpan bukti saat penjahat merusak kendaraannya sendiri atau kendaraan orang lain.
Mengapa wajib memasang kamera dasbor pada kendaraan bisnis transportasi?
Mayor Jenderal Nguyen Van Minh mengatakan bahwa kendaraan angkutan, terutama kendaraan angkutan penumpang, harus dianggap sebagai subjek khusus dalam menjamin ketertiban dan keselamatan lalu lintas. Karena jika terjadi kecelakaan lalu lintas dengan kendaraan ini, akan mengakibatkan konsekuensi yang sangat serius bagi nyawa manusia.
Mayor Jenderal Minh mengutip statistik dari Kementerian Keamanan Publik, yang menunjukkan bahwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan angkutan komersial menyumbang hampir 40% kasus; banyak kasus menyebabkan korban jiwa yang besar.
"Kita tidak bisa bersikap acuh tak acuh atau apatis terhadap situasi yang sangat memilukan ini," tegas Mayor Jenderal Minh.
Penyebab utama kecelakaan ini, lebih dari 70%, terkait dengan pelanggaran kecepatan.
Pemerintah dan industri telah menerapkan berbagai solusi untuk mengurangi kecelakaan yang melibatkan kendaraan penumpang. Salah satu solusi penting adalah kendaraan-kendaraan ini harus dilengkapi dengan perangkat pemantauan perjalanan untuk memantau pelanggaran yang dilakukan pengemudi, penumpang, dan pelanggaran lalu lintas.
Namun, permasalahan yang ada saat ini adalah data pemantauan perjalanan belum dimanfaatkan secara efektif akibat terpisahnya dan kurangnya koneksi dengan aparat penegak hukum yang secara langsung menjamin keselamatan dan ketertiban lalu lintas.
Oleh karena itu, masih banyak ditemukan perusahaan angkutan umum yang melanggar aturan lalu lintas berkali-kali dalam waktu yang singkat, terutama dalam hal kecepatan, bahkan ada yang melanggar lebih dari 300 kali/bulan, namun tidak ditindak tegas dan tidak dicegah.
"Jika ada pemantauan kendaraan transportasi secara langsung, kami yakin banyak kecelakaan tragis yang melibatkan mobil penumpang seperti yang baru-baru ini terjadi dapat dicegah.
Oleh karena itu, saya sangat setuju dengan perlunya pengaturan terhadap kendaraan angkutan barang untuk menjamin tersedianya alat pemantau perjalanan sebagaimana diamanatkan dalam Rancangan Undang-Undang tentang Tertib Lalu Lintas dan Keselamatan Lalu Lintas," imbuh Kepala Kepolisian Lalu Lintas.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)