Sesuai dengan Surat Edaran 86 Kementerian Keuangan , mulai 1 Juli, warga negara Vietnam akan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) alih-alih kode pajak. Pada saat yang sama, NIK perwakilan rumah tangga, rumah tangga badan usaha, dan perorangan badan usaha juga akan digunakan sebagai pengganti kode pajak rumah tangga dan perorangan badan usaha tersebut.
Dalam surat edaran mendesak yang baru-baru ini dikirimkan ke kantor-kantor pajak, Departemen Pajak (Kementerian Keuangan) mengumumkan penanganan kasus-kasus yang hingga tanggal 1 Juli, para pembayar pajak telah menyelesaikan prosedur penerbitan akun identifikasi elektronik tetapi belum diterbitkan oleh Kementerian Keamanan Publik , atau individu yang merupakan orang asing atau organisasi dengan perwakilan hukum asing belum diterbitkan akun identifikasi elektronik karena bergantung pada kemajuan pelaksanaan Kementerian Keamanan Publik.
Wajib Pajak dalam hal ini tetap dapat memenuhi kewajibannya terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara melalui rekening pajak elektronik apabila memenuhi ketentuan dalam Undang-Undang Administrasi Perpajakan dan Undang-Undang Transaksi Elektronik.
Hal ini berlaku hingga pembayar pajak diberikan akun identifikasi elektronik sesuai dengan peta jalan implementasi Kementerian Keamanan Publik.
Bagi organisasi yang belum memiliki rekening identifikasi elektronik, pelaksanaan tata cara administrasi perpajakan secara elektronik tetap dilaksanakan sesuai ketentuan Undang-Undang tentang Administrasi Perpajakan dan pedoman pelaksanaan dari Kementerian Keuangan.

Wajib pajak yang telah menyelesaikan prosedur penerbitan rekening identifikasi elektronik namun belum diterbitkan rekeningnya oleh Kementerian Keamanan Publik akan tetap memenuhi kewajibannya terhadap anggaran melalui rekening pajak elektronik (Ilustrasi: TI).
Departemen Pajak mengharuskan cabang pajak untuk menyelenggarakan pemeriksaan, peninjauan, dan perbandingan informasi identifikasi pembayar pajak dan kode pajak yang saat ini tersedia pada sistem manajemen pajak terpusat, memastikan konsistensi dan sinkronisasi dengan Basis Data Populasi Nasional dan Basis Data Identifikasi Warga Negara yang dikelola oleh Kementerian Keamanan Publik.
Otoritas pajak di semua tingkatan juga ditugaskan untuk berkoordinasi dengan Pusat Manajemen Operasional Sistem Teknologi Informasi Perpajakan dalam rangka pemutakhiran dan standarisasi data wajib pajak, pelayanan otentikasi identitas, dan penggunaan identitas elektronik sesuai ketentuan perundang-undangan.
Menurut Departemen Pajak, penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) alih-alih kode pajak membantu menyederhanakan prosedur administratif. Masyarakat tidak perlu mengingat kode pajak mereka sendiri, dan lebih mudah untuk melaporkan, mencari, dan memenuhi kewajiban pajak. Bagi bisnis, hal ini membantu menghemat waktu dalam entri data, pemeriksaan informasi pribadi saat mendaftar pajak berdasarkan otorisasi, serta mendukung pemotongan dan pembayaran pajak penghasilan pribadi bagi karyawan.
Dalam persiapan implementasi mulai 1 Juli, sektor pajak sedang menerapkan berbagai solusi, seperti berkoordinasi dengan Kementerian Keamanan Publik dan pemerintah daerah untuk meninjau dan menstandardisasi data, memberikan pelatihan, meningkatkan sistem teknologi informasi, dan menghubungkan data dengan instansi terkait. Hal ini bertujuan untuk memastikan konversi dilakukan secara sinkron dan efektif, tanpa mengganggu aktivitas pelaporan dan pembayaran pajak masyarakat dan pelaku usaha.
Otoritas pajak menyatakan sedang meninjau dan menstandardisasi data kode pajak pribadi. Wajib pajak perlu memperhatikan pemberitahuan dari otoritas pajak untuk segera memperbarui informasi.
Sumber: https://dantri.com.vn/kinh-doanh/cuc-thue-hoa-toc-huong-dan-dung-so-dinh-danh-dien-tu-thay-ma-so-thue-tu-17-20250628002156330.htm
Komentar (0)