Berbicara pada upacara pembukaan, Ibu Tran Thi Bich Hang, Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi Thai Binh, mengatakan bahwa Long Hung-Hung Ha adalah tempat Dinasti Tran berasal dan berkembang. Tempat ini menyimpan jejak sejarah yang erat kaitannya dengan Dinasti Tran, tempat keluarga Tran memulai karier mereka, dan juga merupakan tempat peristirahatan terakhir para leluhur Dinasti Tran.
Sepanjang sejarah heroik membangun dan mempertahankan negara rakyat Vietnam, Dinasti Tran merupakan salah satu dinasti gemilang yang meninggalkan banyak prestasi gemilang dengan tiga kemenangan atas penjajah Yuan-Mongol.
Pertunjukan seni khusus pada upacara pembukaan Festival Kuil Tran (Thai Binh) pada tahun 2024.
"Kekuatan Dai Viet pada masa Dinasti Tran berawal dari vitalitas yang kuat, budaya bangsa yang telah berusia ribuan tahun, patriotisme, semangat juang yang gigih, kecerdasan, dan kreativitas yang ditempa dalam perjuangan melawan penjajah asing. Oleh karena itu, Festival ini memiliki nilai-nilai kemanusiaan yang mendalam, jejak budaya, makna sejarah yang besar, memadukan tradisi dan modernitas secara harmonis, serta menunjukkan keunikan budaya tanah dan masyarakat Thai Binh dan wilayah Long Hung-Hung Ha," tegas Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi Thai Binh.
Festival Kuil Tran telah dipugar dan dipelihara pada tanggal 13 Januari setiap tahun sesuai dengan peraturan tradisional dengan banyak ritual tradisional yang dijiwai dengan kemanusiaan dan permainan serta pertunjukan rakyat tradisional yang berasal dari Dinasti Tran seperti kontes persembahan ikan, prosesi air dan banyak adat istiadat baik lainnya telah dipertahankan secara ketat dan berkelanjutan.
Sebelum malam pembukaan, ritual tradisional seperti Upacara Pembukaan Kuil, Upacara Persembahan Dupa di Makam Raja Tran, dan Upacara Prosesi Air diadakan pada sore hari tanggal 22 Februari 2024.
Prosesi air dianggap sebagai ritual terpenting, yang menggambarkan kehidupan masa lalu para leluhur Dinasti Tran sebelum menjadi raja, dan dikaitkan dengan kegiatan memancing di sungai. Kini, ritual ini telah menjadi ritual yang dikaitkan dengan kepercayaan untuk memohon air, memohon panen yang baik, serta melaporkan hasil panen penduduk Delta Sungai Merah kepada raja setelah setahun berproduksi.
Sebelum malam pembukaan, ritual tradisional seperti Upacara Pembukaan Kuil, Upacara Persembahan Dupa di Makam Raja Tran, dan Upacara Prosesi Air diadakan pada sore hari tanggal 22 Februari 2024.
Untuk festival ini, ada banyak kegiatan menarik, selain tetap mempertahankan kegiatan seperti tahun 2023 antara lain: Pameran foto seni rupa, lomba petasan tanah liat, lomba bungkus banh chung, lomba pesta ikan, lomba tarik api, tarik tambang..., Secara khusus, penyelenggara tahun ini menambahkan sejumlah kegiatan unik lainnya ke dalam festival seperti: Festival menyanyi, lomba kaligrafi, lomba bungkus daun sirih phoenix, gulat, catur.
Menurut jadwal, Festival Kuil Tran di provinsi Thai Binh akan berlangsung selama 5 hari, dari 22 Februari 2024 hingga 26 Februari 2024 (yaitu 13 hingga 17 Januari).
Festival Kuil Tran di Thai Binh di peninggalan nasional khusus Makam dan Kuil Raja Dinasti Tran merupakan kegiatan spiritual dan budaya musim semi tahunan yang diadakan untuk memperingati dan mengungkapkan rasa terima kasih atas kontribusi besar leluhur kita dalam membangun dan mempertahankan negara. Upacara pembukaan tahun ini menampilkan pertunjukan cahaya pemetaan 3D: 'Semangat heroik Dong A - Gema sejarah seribu tahun'. Pertunjukan ini menggambarkan kembali pertempuran heroik tentara dan rakyat Dinasti Tran dalam sejarah perjuangan membangun dan mempertahankan negara melawan penjajah asing. Pertunjukan ini juga menegaskan "semangat heroik Dong A" yang selalu bergema. |
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)