Pada pertemuan tersebut, Wakil Perdana Menteri Tran Hong Ha berbicara tentang proses dan hasil pemantauan pelaksanaan.
Wakil Perdana Menteri Tran Hong Ha berpidato. Foto: Doan Tan/VNA
Menarik sumber daya dalam proses membangun program buku teks
Wakil Perdana Menteri menyampaikan bahwa pekerjaan supervisi tematik telah dipersiapkan secara metodis, terperinci, menyeluruh, dan detail, mulai dari dokumen panduan hingga kegiatan inspeksi di daerah. Dari sana, tim supervisi melakukan penilaian yang menyeluruh dan objektif terhadap implementasi Resolusi No. 88/2014/QH13 dan Resolusi No. 51/2017/QH14 Majelis Nasional tentang inovasi program pendidikan umum dan buku teks.
Menyatakan persetujuannya terhadap penilaian, rekomendasi, dan usulan yang tercantum dalam Laporan Delegasi Pemantauan, menurut Wakil Perdana Menteri, perlu untuk memantau kualitas proses inovasi Program Pendidikan Umum 2018 melalui banyak aspek seperti: Hasil pembelajaran; perubahan dalam tujuan dan metode transfer pengetahuan; peningkatan kapasitas siswa, kemampuan untuk benar-benar belajar dan berlatih... Masalah-masalah ini perlu dinilai secara lebih spesifik ketika Resolusi Pemantauan dikeluarkan, sehingga menghasilkan laporan yang lebih lengkap dan akurat.
Terkait pengembangan buku teks, Wakil Perdana Menteri Tran Hong Ha mengatakan bahwa di semua jenjang dan mata pelajaran, telah ada sejumlah buku teks yang disosialisasikan. Sosialisasi untuk memobilisasi sumber daya dan partisipasi seluruh masyarakat dalam pelaksanaan program buku teks diperlukan. Namun, dalam proses tersebut, Negara harus selalu memainkan peran utama dan bertanggung jawab hingga akhir, mulai dari tahap pengembangan program hingga tahap penilaian, dewan pengorganisasian, hingga tahap merangkum dan mengevaluasi pelaksanaan program buku teks. "Di mana pun ada sosialisasi, peran Negara tetap menjadi peran utama," tegas Wakil Perdana Menteri.
Namun demikian, meskipun memilih opsi sosialisasi untuk menarik para ahli, pendidik, dan guru guna turut serta mengembangkan buku teks, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan tetap memiliki tanggung jawab untuk mengontrol mutu buku teks tersebut.
Upaya pelaksanaan kebijakan inovasi pendidikan fundamental dan komprehensif
Wakil Ketua Tetap Majelis Nasional, Tran Thanh Man, berpidato. Foto: Doan Tan/VNA
Menutup sesi, Wakil Ketua Tetap Majelis Nasional Tran Thanh Man mengakui pendapat, diskusi, dan pertukaran pendapat para delegasi yang jujur, mendalam, berdedikasi, dan bertanggung jawab.
Menghargai rasa tanggung jawab dan upaya Delegasi Pengawas dalam menyelesaikan tugasnya sesuai dengan rencana dan persyaratan Komite Tetap Majelis Nasional, Wakil Ketua Tetap Majelis Nasional Tran Thanh Man menyatakan bahwa pendapat para anggota Komite Tetap Majelis Nasional, Pemerintah, Komite Sentral Front Tanah Air Vietnam dan perwakilan lembaga yang menghadiri Sidang pada dasarnya menyatakan persetujuan dan konsensus yang tinggi terhadap Laporan Hasil Pengawasan dan rancangan Resolusi Pengawasan Komite Tetap Majelis Nasional.
Wakil Ketua Tetap Majelis Nasional, Tran Thanh Man, mengatakan bahwa Komite Tetap Majelis Nasional dengan suara bulat menilai bahwa, dalam konteks menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan, kebijakan reformasi pendidikan fundamental dan komprehensif serta semangat resolusi Majelis Nasional yang relevan telah difokuskan oleh seluruh sistem politik, terutama Kementerian Pendidikan dan Pelatihan, sektor pendidikan, dan seluruh tim guru serta manajer pendidikan umum, dengan rasa tanggung jawab, antusiasme, dan tekad yang tinggi. Dengan demikian, terciptalah perubahan positif dan mencapai banyak hasil penting dan luar biasa.
Komite Tetap Majelis Nasional meminta Pemerintah dan Perdana Menteri untuk terus mengarahkan kementerian, cabang, dan daerah untuk belajar dari kekurangan dan keterbatasan yang ada; memahami sepenuhnya pelajaran yang dipetik; segera melaksanakan rekomendasi yang dinyatakan dalam Laporan Delegasi Pengawas, memastikan keberhasilan pelaksanaan Resolusi No. 88/2014/QH13 dan Resolusi No. 51/2017/QH14 Majelis Nasional.
Dalam rapat tersebut, 100% anggota Komite Tetap Majelis Nasional yang hadir menyetujui isi pokok rancangan Resolusi tentang hasil supervisi tematik. Komite Tetap Majelis Nasional menugaskan Ketua Komite Kebudayaan dan Pendidikan serta Sekretaris Jenderal Majelis Nasional untuk berkoordinasi dengan instansi dan unit terkait guna menyempurnakan rancangan Resolusi tersebut.
Menurut VNA/Surat Kabar Tin Tuc
Sumber
Komentar (0)