Gejala sakit kepala pada penderita kanker otak dan batuk pada penderita kanker paru-paru mungkin akan bertambah parah di pagi hari, tepat setelah bangun tidur.
Gejala kanker seringkali samar dan tidak jelas, sehingga sulit didiagnosis. Menurut Dr. Deborah Lee, dari Fakultas Kedokteran Universitas Southampton, gejala yang muncul pertama kali di pagi hari, seperti batuk atau sakit kepala, bisa jadi merupakan tanda peringatan yang tidak boleh diabaikan.
Tumor otak biasanya disertai sakit kepala parah di pagi hari, ujarnya. Setelah tidur malam, cairan serebrospinal menumpuk di otak karena tumor menghalangi sirkulasi alaminya, menyebabkan sakit kepala, kata Dr. Lee. Rasa sakitnya cenderung membaik di siang hari.
Menurut penelitian yang dipublikasikan di jurnal Neurology, sekitar 77% pasien kanker otak menderita sakit kepala tegang. Layanan Kesehatan Nasional (NHS) menjelaskan bahwa tanda utama sakit kepala tegang adalah nyeri di kedua sisi. Namun, Dr. Lee menekankan bahwa tidak semua orang yang mengalami sakit kepala di pagi hari memiliki tumor otak. Tanda-tanda lain yang menunjukkan penyakit ini antara lain kejang, rasa lelah yang terus-menerus, perubahan kepribadian, rasa kantuk, kehilangan ingatan, mati rasa atau kelemahan di satu sisi tubuh, kesulitan berbicara, dan perubahan penglihatan.
Dr. Lee menyarankan agar Anda menemui dokter atau menjalani pemeriksaan jika Anda mengalami semua gejala ini disertai sakit kepala.
Seorang wanita mengalami sakit kepala saat bangun tidur di pagi hari. Foto: Freepik
Selain sakit kepala, batuk juga merupakan gejala umum kanker paru-paru. Gejala ini mungkin lebih parah di pagi hari. Menurut Dr. Lee, refleks batuk tubuh membantu mencegah organisme penyebab infeksi memasuki paru-paru.
Pada penderita kanker, tumor dapat menyumbat sebagian saluran pernapasan dan menghasilkan lendir di malam hari. Banyak pasien kanker paru-paru adalah perokok, dan mereka sering mengalami batuk akibat kebiasaan ini. Gejalanya juga memburuk di pagi hari.
“Pada malam hari, saat Anda tidur, mulut dan saluran pernapasan bagian atas Anda bisa menjadi kering, sehingga terasa tidak nyaman,” jelas Dr. Lee.
Namun, seperti halnya sakit kepala, tidak semua orang yang batuk di pagi hari menderita kanker. Dr. Lee menyarankan untuk menemui dokter jika Anda mengalami gejala tambahan berikut: batuk terus-menerus, nyeri dada, suara serak yang tak kunjung sembuh, batuk berdarah, mengi, kesulitan bernapas, penurunan berat badan yang tak terduga, dll.
Menurut para ahli, mendeteksi kanker pada stadium dini akan meningkatkan tingkat kelangsungan hidup secara keseluruhan. Sekitar 6 dari 10 penderita kanker paru-paru dapat bertahan hidup 5 tahun jika didiagnosis pada stadium paling awal. Angka ini turun menjadi 1 dari 10 orang jika didiagnosis pada stadium lanjut.
Thuc Linh (Menurut Ekspres )
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)