Jika diusulkan untuk menghapus SIM A1, B1, dan B2, apakah SIM lama perlu diganti? Apa saja peraturan penerbitan ulang SIM berdasarkan klasifikasi baru? Silakan merujuk ke artikel di bawah ini.
Usulan penghapusan SIM A1, B1, B2, apakah SIM lama perlu diganti?
Sesuai Pasal 1 Pasal 62 Rancangan Undang-Undang tentang Keselamatan dan Ketertiban Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, diatur sebagai berikut:
Surat Izin Mengemudi (SIM) yang diterbitkan berdasarkan Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tahun 2008 tetap dapat digunakan, namun dapat diterbitkan kembali atau ditukar sesuai dengan klasifikasi baru dalam hal-hal sebagai berikut:
- Surat Izin Mengemudi diterbitkan kembali dalam salah satu kasus berikut:
+ SIM sudah habis masa berlakunya;
+ Kehilangan SIM.
- Surat Izin Mengemudi diganti pada kasus berikut:
+ SIM rusak atau informasi pada SIM tidak benar;
+ Surat Izin Mengemudi (SIM) milik orang asing yang berdomisili di Vietnam dan diterbitkan oleh instansi berwenang di negara asing, masih berlaku;
+ SIM yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan Nasional atau Kementerian Keamanan Publik , tetapi pemegangnya tidak lagi bertugas di bidang pertahanan atau keamanan.
Dengan demikian, apabila usulan ini disetujui, maka masyarakat yang memiliki SIM lama tidak perlu berpindah ke kategori baru, kecuali dalam kasus wajib seperti di atas.
Bagaimana cara mengubah SIM sesuai klasifikasi baru? (Proposal)
Surat Izin Mengemudi golongan A1, A2, A3, B1, B2, C, D, E, FB2, FC, FD, FE yang diterbitkan berdasarkan Undang-Undang Lalu Lintas Jalan tahun 2008 dipertukarkan dan diterbitkan kembali sebagai berikut:
- SIM Kelas A3 dan C tetap sama dan dapat diubah atau diterbitkan kembali dengan kelas yang sama;
- SIM Kelas A2 ditukar atau diterbitkan kembali bagi pemegang SIM Kelas A1;
- Surat Izin Mengemudi Kelas A ditukar atau diterbitkan kembali bagi pemegang Surat Izin Mengemudi Kelas A2;
- SIM golongan B ditukar atau diterbitkan kembali bagi pemegang SIM golongan B1 dan B2;
- Surat Izin Mengemudi Kelas D2 ditukar atau diterbitkan kembali bagi pemegang Surat Izin Mengemudi Kelas D;
- SIM Kelas D ditukar atau diterbitkan kembali bagi pemegang SIM Kelas E;
- SIM kelas BE ditukar dan diterbitkan kembali bagi pemegang SIM kelas FB2;
- SIM kelas CE dipertukarkan dan diterbitkan kembali bagi yang telah memiliki SIM FC;
- SIM Kelas D2E ditukar dan diterbitkan kembali bagi pemegang SIM Kelas FD;
- SIM kelas DE ditukar dan diterbitkan kembali bagi pemegang SIM kelas FE.
(Pasal 2 Pasal 62 Rancangan Undang-Undang tentang Keselamatan dan Ketertiban Lalu Lintas dan Angkutan Jalan)
Kasus Peningkatan SIM (Proposal)
Pasal 3 ayat (3) Pasal 41 Rancangan Undang-Undang tentang Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mengatur bahwa pelatihan peningkatan SIM dilaksanakan dalam hal:
- Peningkatan SIM dari golongan B ke golongan C1 atau ke golongan C atau ke golongan D2;
- Peningkatan SIM dari golongan C1 ke golongan C, atau ke golongan D2, atau ke golongan D;
- Peningkatan SIM dari golongan C ke golongan D2 atau ke golongan D;
- Peningkatan SIM dari golongan D2 ke golongan D;
- Meningkatkan SIM dari kelas B, C1, C, D2, D ke kelas SIM yang sesuai BE, C1E, CE, D2E, DE.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)