Secara khusus, video yang diambil dari kamera taman kanak-kanak pada akhir Maret menunjukkan bahwa setelah makan siang, hanya 2-3 siswa yang masih duduk di meja makan, dan guru ini duduk di sudut yang tersembunyi dari kamera untuk memberi makan siswa yang tersisa.
Selama waktu tersebut, guru tersebut terus-menerus memukul siswa tersebut, lalu berdiri dan pergi. Sekitar 1 menit kemudian, guru tersebut kembali dan terus memukul wajah siswa tersebut, bahkan mendorong kepalanya hingga menyebabkan siswa tersebut (kemungkinan) terjatuh ke belakang.
Sang guru menggunakan tangannya untuk menekan kepala anak itu agar ia muntah ke dalam mangkuk makanan, lalu menyuapinya lagi. (Foto dipotong dari video)
Dalam video lain, saat menyuapi murid lain, anak tersebut muntah dan guru tersebut menekan kepala anak tersebut ke bawah agar dia muntah ke dalam mangkuk makanan dan kemudian menyuapi murid tersebut lagi.
Bapak Luong Trong Binh, Wakil Kepala Dinas Pendidikan dan Pelatihan Distrik 3, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi di TK 4 (Distrik 3). Saat ini, guru tersebut sedang ditangani oleh pihak sekolah sesuai dengan peraturan tentang tindakan disipliner terhadap guru dan pegawai negeri sipil. Guru tersebut telah diskors dari kegiatan mengajar sejak 3 April.
Bapak Binh juga menambahkan bahwa guru tersebut sedang hamil, sehingga mereka perlu berhati-hati dalam mendisiplinkannya. Untuk siswa yang terdampak, pihak sekolah juga mendatangi rumah siswa dan meminta maaf kepada orang tua mereka.
Departemen juga akan memberikan laporan terperinci kepada Departemen Pendidikan dan Pelatihan Kota Ho Chi Minh serta departemen dan lembaga terkait mengenai insiden ini.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)