Di situs peninggalan Kim Lien, distrik Nam Dan, provinsi Nghe An, delegasi mengunjungi kampung halaman dari pihak ayah Paman Ho di desa Sen, komunitas Kim Lien, distrik Nam Dan; mengunjungi kampung halaman dari pihak ibu Paman Ho di desa Hoang Tru, komunitas Kim Lien, distrik Nam Dan; mempersembahkan dupa dan bunga kepada Paman Ho di Kuil Ho Chi Minh .
Delegasi Jurnalis dan Opini Publik bergerak untuk mempersembahkan bunga di Rumah Peringatan Presiden Ho Chi Minh
Para anggota delegasi tersentuh oleh pemandangan rumah Bapak Nguyen Sinh Sac, ayah dari Paman Ho, yang dibangun oleh penduduk Desa Sen sebagai hadiah untuk merayakan kelulusannya dalam ujian Pho Bang pada tahun 1901. Rumah tiga kamar ini masih menyimpan banyak artefak sejarah yang berharga, seperti dua bangku kayu, sebuah tempat tidur, sebuah peti makanan, sebuah lemari dua kompartemen, dan sebuah nampan kayu bercat hitam.
Delegasi melakukan upacara persembahan dupa dan persembahan bunga untuk memberi penghormatan kepada Presiden Ho Chi Minh di Desa Sen.
Tepat 134 tahun sejak Paman Ho lahir, rumah kecil sederhana beratap jerami dan berdinding bambu di Desa Hoang Tru masih utuh. Halamannya yang sempit, deretan pohon pinang di depan rumah, pagar kembang sepatu, dan rumpun bambu hijau masih sama seperti semasa Paman Ho hidup. Rumah sederhana dan benda-benda pedesaan yang berkaitan dengan masa kecil Paman Ho pun terasa begitu akrab dan dekat. Di sini, Paman Ho menjalani masa kecilnya dalam lagu pengantar tidur ibunya dan cerita-cerita neneknya.
Kelompok tersebut mengambil foto kenang-kenangan di kampung halaman Paman Ho.
Para anggota mendengarkan presentasi tentang kehidupan dan karier Presiden Ho Chi Minh.
Di bawah atap jerami “Desa Teratai Ayah”, di samping altar ibu Paman Ho, para jurnalis dan wisatawan terharu mendengar pemandu wisata bercerita tentang kampung halamannya, keluarga, dan masa kecilnya di Desa Teratai dengan logat Nghe An yang sangat disukainya.
Melalui kisah-kisah yang disampaikan oleh pemandu wisata di sini, menyaksikan adegan-adegan sederhana dan apa adanya tentang masa kecil Paman Ho, atau ketika mendengarkan cerita tentang kehidupan Ibu Hoang Thi Loan, ibunda Paman Ho, banyak anggota rombongan yang tak kuasa menahan air mata, merasa sedih dan terharu mendengar cerita-cerita masa kecil Paman Ho yang sulit dan penuh perjuangan.
Delegasi tersebut mempersembahkan bunga ke altar di Desa Hoang Tru, kampung halaman Paman Ho.
Delegasi tersebut mengunjungi Desa Hoang Tru, kampung halaman Paman Ho.
Di Rumah Peringatan Ho Chi Minh di Lang Sen, delegasi melakukan ritual persembahan dupa dan bunga, melaporkan pencapaian mereka kepada Presiden Ho Chi Minh. Sambil mempersembahkan dupa kepada arwah Presiden Ho Chi Minh, para anggota delegasi menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang tak terhingga atas kontribusi besar dari pemimpin agung Partai dan Rakyat kita.
" Mengenang Paman Ho, mengenang pemimpin bangsa tercinta, agar kita semua dapat memiliki hati yang lebih murni dan selalu yakin akan masa depan negara yang cerah. Mengenang Paman Ho, agar kita semua dapat memiliki tekad dan tekad yang lebih besar, untuk menyadari bahwa kita harus lebih bertanggung jawab dalam melaksanakan Kehendaknya," ujar Ibu Nguyen Mai Chi, Kepala Kantor Jurnalis dan Opini Publik.
Delegasi mengunjungi Desa Hoang Tru, kampung halaman Paman Ho
Delegasi tersebut mengunjungi kolam ikan di kampung halaman Paman Ho.
Melalui kunjungan ke kampung halaman Paman Ho, para wartawan dan staf dalam delegasi mendapat kesempatan untuk lebih memahami kehidupan Paman Ho, bertekad untuk mempelajari dan mengikuti ideologi, moralitas, dan gayanya, sehingga berupaya untuk menjadi lebih dewasa dalam pekerjaan dan kehidupan...
Delegasi kader dan reporter dari Jurnalis dan Surat Kabar Opini Publik meninggalkan Kim Lien di bawah sinar matahari siang yang keemasan, langit kampung halaman Paman Ho semakin biru dan berangin. Di jalan kecil yang dipenuhi bendera, orang-orang dari seluruh negeri terus mengunjungi kampung halaman Paman Ho...
Situs Peninggalan Kim Lien dibangun pada tahun 1956, dengan luas 205 hektar, terletak di komune Kim Lien dan Nam Giang, distrik Nam Dan ( Nghe An ) untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat untuk mengunjungi dan belajar kepada Paman Ho tercinta bangsa. Situs ini merupakan tempat untuk menyimpan artefak, dokumen, ruang budaya dan sejarah tentang kampung halamannya, keluarga, masa kecilnya, dan dua kali kunjungan Paman Ho ke kampung halamannya, yaitu pada tahun 1957 dan 1961.
Pada tahun 2012, Situs Relik Kim Lien ditetapkan sebagai peninggalan nasional khusus oleh Perdana Menteri . Situs ini juga merupakan salah satu dari empat peninggalan terpenting di negara ini tentang Presiden Ho Chi Minh.
[iklan_2]
Sumber: https://www.congluan.vn/doan-can-bo-phong-vien-bao-nha-bao-va-cong-luan-ve-tham-que-bac-post315890.html
Komentar (0)