Pada pagi hari tanggal 10 Februari, Delegasi Majelis Nasional Provinsi mengadakan konferensi konsultasi untuk mengumpulkan pendapat tentang rancangan undang-undang yang diajukan ke Sidang ke-7. 9 (sidang luar biasa), Majelis Nasional ke-15. Kamerad Nguyen Thi Thu Ha, Wakil Ketua Delegasi Majelis Nasional Provinsi, memimpin konferensi tersebut. Konferensi ini juga dihadiri oleh Kamerad Le Van Anh, Wakil Ketua Dewan Rakyat Provinsi; Nghiem Xuan Cuong, Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi.
Dalam konferensi tersebut, para delegasi membahas dan memberikan tanggapan terhadap empat rancangan undang-undang, yaitu: Undang-Undang tentang Perubahan dan Penambahan Sejumlah Pasal dalam Undang-Undang tentang Organisasi Majelis Permusyawaratan Rakyat; Undang-Undang tentang Organisasi Pemerintahan (diubah); Undang-Undang tentang Organisasi Pemerintahan Daerah (diubah); Undang-Undang tentang Pengundangan Dokumen Hukum (diubah).
Sebagian besar komentar sepakat dengan perlunya pengesahan undang-undang, dan juga mengomentari berbagai hal: klarifikasi isu teoretis dan praktis, landasan hukum, landasan politik rancangan undang-undang, dan dampak kebijakan ketika diimplementasikan dalam praktik. Komentar mengenai isu-isu spesifik bersifat mendalam, kualitatif, dan berkaitan erat dengan praktik dalam proses implementasi selama ini, sehingga berkontribusi pada penyempurnaan isi rancangan undang-undang dan resolusi.
Berbicara di konferensi tersebut, Wakil Ketua Delegasi Provinsi Majelis Nasional, Kamerad Nguyen Thi Thu Ha, menekankan bahwa keempat rancangan undang-undang tersebut merupakan dokumen yang sangat penting dan mendesak untuk melanjutkan pelaksanaan Resolusi No. 18-NQ/TW, tertanggal 25 Oktober 2017 dari Komite Eksekutif Pusat ke-12, tentang "Beberapa isu mengenai kelanjutan inovasi dan reorganisasi aparatur sistem politik agar lebih efisien dan efektif".
Beliau mengapresiasi dan mengapresiasi masukan para delegasi terhadap rancangan undang-undang tersebut. Masukan tersebut akan diterima dan dihimpun oleh Delegasi Majelis Nasional Provinsi untuk disampaikan pada sidang Majelis Nasional mendatang.
Sumber
Komentar (0)