Dalam beberapa tahun terakhir, tren akomodasi wisatawan juga telah banyak berubah. Khususnya dalam memilih wisata budaya, sebagian besar wisatawan memilih menginap di homestay bergaya dan berarsitektur lokal untuk merasakan dan merasakan keindahan budaya lokal secara lebih utuh dan mendalam.

Beroperasi selama hampir 2 tahun, kawasan wisata pertanian Ky Thuong - Am Vap (kota Ha Long) menjadi pilihan favorit wisatawan dari dekat maupun jauh, bukan hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga karena jejak dan karakteristik budaya masyarakat etnis Dao di sini yang masih utuh dan kuat. Daya tarik utama kawasan wisata ini adalah rumah komunitas dengan desain rumah panggung bergaya yang didasarkan pada arsitektur masyarakat adat Dao. Di bawah rumah tersebut terdapat tempat bagi wisatawan untuk beristirahat, untuk diperkenalkan oleh staf kawasan wisata yang juga merupakan penduduk asli tentang budaya, gaya hidup, dan kegiatan masyarakat etnis Dao, untuk menyaksikan para wanita yang tekun menyulam kostum tradisional... Di atas rumah tersebut dirancang menjadi kamar tunggal dan asrama, menciptakan ruang akomodasi hingga 60 tamu.
Dengan arsitektur modern, perpaduan halus antara fitur tradisional dan gaya minimalis, rumah komunal di pertanian Ky Thuong - Am Vap menciptakan ruang yang nyaman, dekat dengan alam karena seluruhnya dibangun dari kayu sa moc. Kamar-kamarnya dirancang lapang, berperabot lengkap, menjamin kenyamanan dan privasi bagi pengunjung.

Di Desa Khe Luc, Kecamatan Dai Duc (Kabupaten Tien Yen), rumah bata pertama di desa tersebut baru-baru ini dipugar dan dijadikan homestay untuk menyambut wisatawan. Homestay ini masih mempertahankan ciri khas rumah panggung masyarakat San Chi yang berlantai kayu, dikelilingi batu bata, dan beratap genteng yin-yang, sehingga menghadirkan nuansa kuno yang menawan. Pagar halaman dan taman terbuat dari batu tanpa semen, namun tetap kokoh selama puluhan tahun. Saat ini, homestay ini memiliki 3 kamar dengan kapasitas 18 orang. Selain itu, halaman depan rumah yang luas juga sering digunakan untuk pertunjukan nyanyian Soong Co, tari Tac Xinh, permainan gasing, dan lain-lain. Dari desain arsitektur, dekorasi interior, hingga aktivitas eksperiensial, pengunjung akan merasakan kehidupan masyarakat San Chi di sini saat berkunjung ke homestay A Loc.
Bapak Ninh A Loc, pemilik homestay A Loc, berbagi: "Wisatawan datang ke Dai Duc karena mereka mengagumi keindahan budaya masyarakat San Chi di sini. Oleh karena itu, kami ingin menyambut wisatawan tidak hanya dengan kehangatan dan ketulusan hati, tetapi juga dengan setiap hidangan, alunan lagu "song co" yang manis dan lembut, tepat di ruang sederhana namun hangat di rumah kuno ini."
Homestay adalah jenis akomodasi khusus yang sudah tidak asing lagi di Binh Lieu. Sebagian besar homestay di Binh Lieu dirancang sedemikian rupa sehingga memungkinkan wisatawan untuk makan, beristirahat, tinggal, dan merasakan pengalaman layaknya penduduk lokal. Terletak di lokasi yang strategis di Desa Khe Tien, Kecamatan Dong Van, homestay Trinh Tuong yang baru selesai dibangun milik keluarga Bapak Duong Phuc Thim ini telah menciptakan akomodasi istimewa yang kental dengan nuansa budaya suku Dao bagi wisatawan yang datang ke Binh Lieu.

Dibangun dengan teknologi baru bergaya rumah tanah padat masyarakat Dao, homestay tanah padat ini memikat pengunjung dengan desainnya yang unik, kamar-kamar yang luas, cahaya alami yang berlimpah, dan fasilitas lengkap untuk memenuhi kebutuhan mereka. Terlebih lagi, dengan lokasinya yang prima, bersandar di pegunungan, menghadap sawah terasering, dikelilingi pepohonan hijau yang sejuk, di kejauhan terdapat air terjun Khe Tien dengan gemericik airnya bagai lagu cinta pegunungan dan hutan, memperindah suasana homestay dengan lebih damai, dan pasti akan membuat pengunjung betah berlama-lama di sini.
Meninggalkan hiruk pikuk kehidupan kota, menyatu dengan alam, bebas menjelajah bentang alam dan ruang, menikmati hidangan bercita rasa khas pegunungan dan hutan... itulah yang dirasakan sebagian besar pengunjung saat menginap di rumah penduduk berarsitektur tradisional. Setiap homestay memiliki keunikannya masing-masing, memberikan pengalaman menginap yang istimewa bagi pengunjungnya. Pembentukan dan pengembangan homestay ini telah berkontribusi pada terciptanya model pariwisata komunitas yang unik, menunjukkan upaya dan antusiasme masyarakat setempat dalam bergandengan tangan untuk melestarikan dan mempromosikan keindahan alam, budaya, dan masyarakat di setiap wilayah.
Sumber
Komentar (0)