Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Beberapa kata tentang toleransi

Việt NamViệt Nam12/10/2023


Kehidupan sosial penuh dengan beragam peristiwa, tindakan, situasi, dan keadaan. Banyak perbuatan baik terjadi. Namun, ada juga banyak tindakan yang tidak menyenangkan orang-orang yang berinteraksi atau berurusan dengan kita. Dalam menghadapi ketidaksenangan tersebut, dalam banyak kasus, orang-orang telah menunjukkan toleransi.

Beberapa manifestasi toleransi

Secara umum, toleransi dipahami sebagai sikap memaafkan terhadap mereka yang telah melakukan kesalahan. Dalam keluarga, anak-anak terkadang melakukan kesalahan serius, dan di lain waktu perilaku mereka tidak pantas. Dalam situasi seperti itu, orang tua memberikan nasihat untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

khoan-tolerance.jpg

Di sekolah, siswa berinteraksi dan belajar dari guru mereka sepanjang tahun ajaran. Ada kalanya mereka melakukan kesalahan. Banyak guru, yang didorong oleh kecintaan mereka pada profesi dan kasih sayang mereka kepada siswa, mengabaikan kesalahan-kesalahan ini. Terkadang kesalahan tersebut ditujukan kepada teman sekelas, dan terkadang kepada guru itu sendiri. Guru memberikan pengingat yang wajar dan empatik alih-alih hukuman. Dalam beberapa kasus, hal ini terbukti efektif dalam mendidik siswa. Namun, beberapa siswa mungkin mengatakan atau melakukan hal-hal yang tidak menyenangkan guru. Atau, karena kemampuan akademis yang terbatas, beberapa siswa mungkin tidak dapat menyelesaikan persyaratan dan tugas guru. Beberapa guru bereaksi negatif, menyatakan ketidakpuasan. Alih-alih memahami alasan siswa, beberapa guru menggunakan kata-kata kasar atau menunjukkan ketidaksetujuan di kelas. Ketidaktoleranan guru terkadang dapat meninggalkan kesan yang tidak menyenangkan pada hubungan guru-siswa, yang memengaruhi pembelajaran siswa.

Dalam masyarakat, banyak situasi muncul dalam beragam hubungan antarmanusia.

Di beberapa kantor, para pemimpin menyampaikan arahan kepada bawahan mereka. Selama proses implementasi, beberapa karyawan gagal mematuhi instruksi yang diberikan, sehingga menimbulkan ketidakpuasan di dalam organisasi. Ketika para pemimpin mengetahui hal ini, mereka memberikan umpan balik yang tegas kepada karyawan, menghindari kekerasan yang berlebihan tetapi memastikan masalah tersebut tidak terulang.

screenshot_1697123706.png

Ada juga kasus di mana rekan kerja saling iri di tempat kerja. Orang yang iri tersebut menulis surat dengan kedok palsu, memfitnah rekan kerjanya dengan kata-kata kasar. Pemimpin mengirim seseorang untuk memverifikasi surat tersebut, dan ternyata itu palsu. Hal ini meninggalkan kesan yang tak terlupakan pada orang yang difitnah. Akhirnya, penipu itu terungkap. Orang yang difitnah secara bertahap melupakan hal itu, mengesampingkan masalah tersebut untuk meringankan bebannya. Di jalan raya, seseorang tanpa sengaja menyebabkan kecelakaan mobil. Permintaan maaf yang lembut dan tulus membuat orang yang terkena dampak merasa puas, mencegah ketegangan antara kedua belah pihak.

Dalam interaksi sosial, ada banyak sekali contoh di mana pembicara menggunakan bahasa yang kasar dan tidak pantas saat berbicara dengan orang lain. Pendengar merasa seolah-olah pisau sedang menusuk daging mereka. Mereka sangat marah, merasa tidak tahan lagi. Namun, akhirnya mereka tenang dan melupakannya. Yang mereka tahu hanyalah bahwa setelah itu, mereka tidak ingin bertemu lagi dengan orang yang mengucapkan kata-kata kasar dan tidak sopan tersebut.

Berikut skenario nyata lainnya: Seorang kerabat bersembunyi di balik kebun pisang untuk menguping pembicaraan kerabatnya yang sedang sakit, alih-alih membantu merawat orang sakit tersebut. Setelah kejadian itu, ketika kerabat tersebut sembuh, mereka tidak ingin lagi membahas masa lalu. Karena menguping bukanlah hal yang baik!

Toleransi jelas berasal dari kebaikan yang melekat dalam hati setiap orang, dan orang-orang mentoleransi hal-hal tidak menyenangkan yang dilakukan orang lain kepada mereka untuk merasa lebih nyaman.

Perbedaan dari toleransi

Mengabaikan kesalahan seseorang dimaksudkan untuk membantu pelaku merenungkan, memperbaiki, dan berubah. Namun, terkadang kesalahan tersebut akan terulang, menyebabkan kerugian dan dampak yang lebih besar bagi orang lain. Kelonggaran ini dapat menyebabkan situasi serupa di kemudian hari. Oleh karena itu, keseimbangan harus dicapai antara ketegasan dalam menangani kasus dan toleransi dalam situasi yang memungkinkan. Ketegasan dalam menangani kasus mencegah kesalahan besar terulang kembali, memastikan ketertiban dalam keluarga, penghormatan terhadap hierarki di sekolah, dan disiplin dalam masyarakat.

Bagi setiap individu, memaafkan orang-orang yang telah melakukan kesalahan, berbuat buruk, atau menyebabkan mereka menderita membantu mengurangi kekhawatiran mereka. Toleransi membawa kedamaian pikiran dan jiwa yang lebih besar, membebaskan waktu untuk kegiatan lain yang lebih bermanfaat bagi kehidupan spiritual seseorang. Tindakan toleransi dan kemurahan hati ini memungkinkan individu untuk terus mencari kedamaian batin.


Sumber

Topik: setahun

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Generasi muda melanjutkan tradisi melindungi kedaulatan laut dan pulau-pulau tanah air mereka.

Generasi muda melanjutkan tradisi melindungi kedaulatan laut dan pulau-pulau tanah air mereka.

Hobi di usia tua

Hobi di usia tua

kecantikan

kecantikan