U-17 Vietnam punya pemain yang 'aneh'
Arus pemain Vietnam di luar negeri telah beralih ke Vietnam selama dekade terakhir, dan dalam 2 tahun terakhir, ketika Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) dan Perusahaan Saham Gabungan Sepak Bola Profesional Vietnam (VPF) "memberikan lampu hijau" bagi tim-tim V-League untuk menggunakan pemain Vietnam di luar negeri, arus tersebut menjadi semakin kuat. Dalam 2 musim terakhir, V-League selalu memiliki 6-8 pemain Vietnam di luar negeri, termasuk nama-nama yang telah menegaskan nilai mereka seperti Nguyen Filip , Patrik Le Giang, Adou Minh, atau Jason Quang Vinh...
Tim nasional muda juga aktif mencari pemain Vietnam dari luar negeri. Setelah bermain untuk tim nasional muda Belanda, Thomas Mai Veeren (nama Vietnamnya Mai Cong Thanh) bukanlah pemain ras campuran pertama yang mengenakan seragam tim nasional muda Vietnam, dan tentu saja bukan yang terakhir. Dalam sesi latihan timnas U-22 Vietnam mendatang, mungkin Viktor Le (Klub Ha Tinh ), Zan Nguyen (Klub HCMC), atau Andrej Nguyen An Khanh akan menarik perhatian pelatih Kim Sang-sik.
Pelatih Cristiano Roland berkata: “Saya telah mempelajari informasi tentang pemain Thomas melalui video yang saya terima. Ke depannya, saya akan langsung memverifikasi kemampuannya melalui latihan, yang darinya kami dapat membandingkan, mengevaluasi, dan mengambil keputusan. Kami akan terus mengamati dan mendukungnya untuk berintegrasi dengan tim. Apakah dia dapat membantu tim atau tidak akan membutuhkan waktu lebih lama. Semoga dia dapat membawa hal-hal baik bagi tim.”
Pemain Thomas Mai Veeren (33) dalam sesi latihan pertama bersama U.17 Vietnam pada 3 Maret
Para pemain Vietnam di luar negeri, terutama talenta muda, membantu tim nasional Vietnam di semua level memiliki lebih banyak pilihan. Mereka memiliki fisik ideal dengan tinggi badan yang baik, pemikiran sepak bola modern, serta gaya hidup profesional dan standar. Di era globalisasi sepak bola, ketika lawan dari Asia Tenggara hingga tingkat Asia membuka pintu bagi talenta di luar batas negara mereka (yang saat itu telah dinaturalisasi), U-17 Vietnam khususnya dan sepak bola Vietnam pada umumnya tidak bisa dilepaskan dari tren ini.
Merekrut pemain Vietnam di luar negeri atau pemain asing yang dinaturalisasi boleh saja, asalkan ada arahan yang jelas dan pemanfaatan yang masuk akal untuk meningkatkan kualitas tim. Hal ini tidak akan menghilangkan posisi pemain lokal, tetapi justru meningkatkan persaingan, memaksa para pemain untuk berusaha sebaik mungkin. Keterbukaan pikiran terhadap pemain berdarah asing akan membantu sepak bola Vietnam menemukan jalan baru.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/dong-chay-viet-kieu-nang-chat-u22-va-u17-viet-nam-canh-chim-la-duoc-ky-vong-185250303232111579.htm
Komentar (0)