Minggu lalu, Teater Quoc Thao mementaskan dua lakon "Fire Field" yang menarik banyak penonton. Ini adalah salah satu lakon yang membangkitkan kebanggaan nasional dan mengingatkan kita akan pengorbanan para ayah dan saudara dari generasi ke generasi yang telah berkorban demi kemerdekaan dan kebebasan.
Sebarkan semangat beramal
Kota Ho Chi Minh bertekad mengembangkan industri budaya sebagai salah satu pilar ekonomi kreatif. Kota Ho Chi Minh telah menyediakan dana bagi unit-unit seni sosial untuk menghadirkan drama politik kepada penonton. Seniman Rakyat Nguyen Thi Thanh Thuy, Wakil Direktur Departemen Kebudayaan dan Olahraga Kota Ho Chi Minh, mengatakan: "Setelah kesuksesan Festival Teater Kota Ho Chi Minh pertama - 2024, drama politik yang sarat dengan nuansa sejarah dan nilai-nilai kemanusiaan telah keluar dari kerangka festival untuk menjangkau penonton yang lebih luas. Kota Ho Chi Minh telah menggalakkan program untuk mempromosikan dan menyediakan dana guna mendekatkan karya-karya ini dengan kehidupan teater, sehingga penonton di pinggiran kota dapat menikmati karya-karya artistik yang diciptakan oleh para seniman yang berdedikasi."
Dengan demikian, 4 karya peraih medali emas meliputi: "Mimpi Terakhir" (Panggung Hoang Thai Thanh), "Kamerad" (Asosiasi Teater Kota Ho Chi Minh), "Lapangan Api" (Panggung Quoc Thao), dan "Thuong Cong Duc Ta Quan Le Van Duyet - Orang dengan 9 Hukuman Mati" (Teater Drama IDECAF). Setiap lakon akan dipentaskan secara gratis di 5 lokasi berikut: Pusat Layanan Budaya dan Olahraga Distrik An Dong (mantan Panti Asuhan Anak Distrik 5), Teater Hong Lien, Teater Drama Panggung Kecil Kota Ho Chi Minh, dan Panggung Hoang Thai Thanh.
Sebuah adegan dari drama "Fire Field" oleh Teater Quoc Thao
Ini merupakan langkah praktis agar karya-karya politik tidak "disimpan" setelah festival, tetapi terus hidup dalam kehidupan seni, menyebarkan semangat kemanusiaan dan memuji tindakan heroik tentara dan rakyat Selatan selama perang perlawanan.
Lebih banyak motivasi untuk berkontribusi
Sutradara Quoc Thao sangat gembira: "Dukungan finansial negara merupakan dorongan besar bagi teater-teater sosial, mendorong mereka untuk lebih berupaya melayani publik." Sutradara Ton That Can, Wakil Presiden Tetap Asosiasi Teater Kota Ho Chi Minh, juga mengungkapkan kegembiraannya: "Dukungan ini membuktikan bahwa negara melihat nilai abadi teater politik dan mendampingi para seniman di jalur kreativitas. Drama "Comrade" baru-baru ini dipentaskan secara internasional di Busan, Korea, dianugerahi Penghargaan Kreativitas, dan kini sedang dipromosikan. Hal ini sungguh membahagiakan, membantu tim seniman yang tergabung dalam Asosiasi Teater Kota Ho Chi Minh memiliki lebih banyak motivasi untuk berkontribusi."
Dari sudut pandang produser, produser Huynh Anh Tuan (Teater Drama IDECAF) menekankan kehormatan bahwa drama sejarah yang memenangkan medali di festival tersebut kini dibawakan untuk melayani penonton di pinggiran kota: "Kami tidak hanya mementaskan drama tersebut di festival, tetapi juga membawanya langsung ke penonton dan menerima simpati. Hal ini memberi para seniman lebih banyak kekuatan untuk tetap teguh pada profesi mereka."
Para seniman menegaskan bahwa kebijakan ini dianggap sebagai "bidan" sejati bagi teater sosialis—baik melestarikan nilai-nilai seni maupun memenuhi kebutuhan publik. Penonton di Kota Ho Chi Minh juga berkesempatan menikmati pertunjukan-pertunjukan besar langsung di atas panggung dan bertemu dengan seniman idola mereka, sesuatu yang selama ini hanya mereka saksikan di layar kaca.
Suasana menonton langsung membantu penonton "hidup" bersama para tokoh, merasakan napas tragis sejarah, serta gejolak setiap baris dan emosi. Strategi ini dianggap "populer di kalangan masyarakat dan seniman", karena melestarikan nilai-nilai seni politik sekaligus membangkitkan kecintaan penonton terhadap panggung.
Khususnya, para aktor peraih medali emas dan perak merasa bangga ketika peran mereka terus bersinar, alih-alih "ditutup-tutupi". Tak berhenti di situ, Asosiasi Teater Kota Ho Chi Minh mengusulkan perluasan model promosi untuk karya-karya yang baru saja meraih penghargaan di Festival Teater Profesional Nasional "Citra Prajurit Keamanan Publik Rakyat" untuk kelima kalinya pada tahun 2025 di Hanoi , antara lain: "Deep Night" (Teater Quoc Thao), "Another War" (Teater Hong Van), "Sugar-Coated Bullet" (Asosiasi Teater dan Sinema Universitas Kota Ho Chi Minh), dan "Emotional Reunion" (Teater Seni Truong Hung Minh).
Orang dalam berharap drama politik ini juga dipentaskan secara gratis di Kota Ho Chi Minh, yang akan terus mendekatkan drama politik kepada penonton.
Menurut para ahli, dengan dukungan negara, drama politik memasuki siklus perkembangan baru: menegaskan peran edukatif dan orientasi estetikanya, sekaligus menjadi santapan rohani yang tak tergantikan dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini merupakan bukti nyata cara berbudaya yang manusiawi sehingga seni benar-benar menjadi milik rakyat.
Sumber: https://nld.com.vn/dong-luc-de-kich-chinh-luan-den-gan-hon-voi-cong-chung-196250822205258151.htm
Komentar (0)