Berwisata ke Mongolia Dalam, Tiongkok, adalah perjalanan untuk menemukan lanskap alam yang megah berpadu dengan budaya unik masyarakat Mongolia. Dari padang rumput hijau yang luas, gurun yang luas, hingga festival tradisional yang meriah, Mongolia Dalam menawarkan pengalaman unik yang sulit ditemukan di tempat lain.
Jika Anda ingin menjelajahi kehidupan nomaden yang autentik, menunggang kuda di padang rumput yang luas, atau menikmati suasana penuh warna festival Naadam, Mongolia Dalam adalah pilihan yang tepat. Mari kita mulai perjalanan menjelajahi negeri yang semarak ini bersama Majalah Heritage dalam artikel berikut!
Pelajari tentang pariwisata Mongolia Dalam - perjalanan ke tanah nomaden
(Foto: Expacts Holidays)
1. Mongolia Dalam – wilayah perbatasan yang beragam
Terletak di tepi utara Tiongkok, Mongolia Dalam adalah negeri istimewa di mana napas stepa masih terasa jelas di tengah arus modernitas. Dari para penunggang kuda Mongolia yang gagah di padang rumput hijau hingga kota-kota modern yang berkilauan di malam hari, Mongolia Dalam memiliki keindahan yang memadukan tradisi dan modernitas.
Khususnya, wilayah ini membentang dari Gurun Gobi yang gersang hingga dataran tinggi hijau yang subur, menawarkan perjalanan multidimensi – dari ruang geografis hingga kedalaman budaya. Pengunjung dapat menunggang unta di gurun, berkemah di tenda-tenda Mongolia di bawah bintang-bintang, atau menikmati Festival Naadam – inti budaya nomaden dengan pacuan kuda, gulat, dan panahan.
Dari Vietnam, Anda dapat dengan mudah terbang ke Mongolia Dalam melalui bandara-bandara besar Tiongkok seperti Beijing, Shanghai, atau Guangzhou. Maskapai seperti Vietnam Airlines kini mengoperasikan penerbangan langsung ke titik-titik transit ini, membuat perjalanan penjelajahan Anda semakin praktis. Dari sana, Anda dapat melanjutkan perjalanan dengan penerbangan domestik atau naik kereta cepat ke Hohhot – ibu kota Mongolia Dalam.
Lihat detail rute penerbangan di: Vietnam Airlines membuka penerbangan langsung ke bandara utama di Tiongkok
Temukan penerbangan langsung untuk bepergian ke Mongolia Dalam Tiongkok
(Sumber: Expedia)
2. Tempat-tempat persinggahan umum di Mongolia Dalam
Dari padang rumput hijau yang luas hingga gurun liar, dari kota-kota bersejarah hingga tanah nomaden, perjalanan ke Mongolia Dalam, Tiongkok, menjanjikan pengalaman yang autentik dan emosional. Mari kita cari tahu bersama Heritage Magazine di bagian di bawah ini!
Padang Rumput Hulunbuir – Hamparan Hijau Tak Berujung di Utara
Dikenal sebagai "mutiara hijau di Tembok Besar", Hulunbuir – destinasi wisata terkenal di Tiongkok – merupakan salah satu padang rumput alami terluas di dunia, mencakup lebih dari 80.000 km², membentang hingga ke perbatasan Rusia. Tempat ini bukan hanya surga bagi para pencinta alam, tetapi juga jiwa budaya nomaden Mongolia Dalam.
Di musim panas (Juni–Agustus), padang rumput ini tertutup rumput hijau dan langit cerah – ideal untuk berkuda, berkemah di ger Mongolia, dan mengikuti tur gembala untuk merasakan kehidupan nomaden yang autentik. Banyak pengunjung memilih untuk bermalam di lokasi ekowisata atau homestay lokal untuk menikmati makan malam tradisional diiringi musik rakyat Mongolia.
Biaya referensi: Tur satu hari berbiaya sekitar 500–800 RMB, tergantung pada layanan yang disertakan (termasuk transportasi, pemandu wisata, makanan, dan pengalaman). Biaya masuk ke cagar alam biasanya gratis atau sangat rendah (di bawah 50 RMB).
Gurun Kubuqi – Laut Pasir yang Mendongeng
Kubuqi adalah gurun pasir terluas ke-7 di Tiongkok, yang terkenal di seluruh dunia karena keberhasilannya yang gemilang dalam memerangi penggurunan dengan teknologi ekologi berkelanjutan. Lebih dari 6.000 km² hamparan pasir telah diselimuti warna hijau, menjadikannya model ekowisata, sekaligus mempertahankan keindahan alamnya yang khas.
Wisatawan yang berkunjung ke Kubuqi , Tiongkok, dapat menikmati pengalaman menunggang unta melintasi gurun, sandboarding, mengendarai jip off-road, atau paralayang untuk melihat hamparan pasir dari atas. Pada malam hari, tenda-tenda nomaden mengadakan pesta api unggun, lagu-lagu daerah, dan permainan tradisional, menciptakan suasana nomaden.
Biaya referensi: Biaya masuk berkisar antara 60-100 yuan/orang, dengan paket tur setengah hari sekitar 400-700 yuan, termasuk aktivitas luar ruangan. Beberapa resor ramah lingkungan kelas atas menawarkan harga mulai dari 1.000 yuan/malam atau lebih.
Kota Hohhot – Tempat Bertemunya Masa Lalu dan Masa Kini
Hohhot adalah ibu kota Mongolia Dalam, tempat perpaduan tradisi Mongolia dan gaya hidup Tiongkok modern paling terasa. Kota ini merupakan destinasi wisata ideal bagi mereka yang ingin menjelajahi sejarah, budaya, dan kuliner lokal yang kaya.
Di sini, pengunjung dapat mengunjungi Kuil Dazhao - bangunan Buddha tertua di daerah tersebut, mengagumi patung Buddha perak yang besar dan pahatan-pahatan yang indah. Museum Mongolia Dalam menyimpan ribuan artefak berharga tentang sejarah stepa, suku nomaden, dan kehidupan masyarakat adat.
Biaya referensi: Masuk ke Museum Mongolia Dalam gratis (reservasi online mungkin diperlukan). Kuil Dayao mengenakan biaya sekitar 30–50 yuan per orang. Harga makanan di pasar malam berkisar antara 20–100 yuan per hidangan, cocok untuk wisatawan independen.
Kota Hohhot adalah salah satu tujuan wisata terkenal di Mongolia Dalam, Cina.
(Sumber: Wikipedia)
3. Budaya Nomaden Mongolia – Gaya Hidup Berkelanjutan
Budaya nomaden Mongolia adalah cara hidup yang tangguh yang telah berkembang selama berabad-abad di padang rumput Mongolia Dalam yang luas. Kehidupan di sini dipengaruhi oleh iklim yang keras, dengan musim dingin yang dingin, angin musim panas yang kencang, dan sumber daya air yang terbatas.
Bangsa Mongol terus berpindah-pindah membawa ternak mereka, membangun yurt praktis yang mudah dibongkar pasang – sebuah bukti keberlanjutan, kesederhanaan, namun tetap efisien. Oleh karena itu, banyak wisatawan merasakan kedekatan, kesederhanaan, namun tetap kental dengan gaya hidup ini, yang sangat berbeda dari kehidupan perkotaan modern.
Saat berkunjung ke Mongolia Dalam, Tiongkok, wisatawan dapat menikmati pacuan kuda, panahan, minum teh susu asin, dan menginap di tenda-tenda tradisional. Kegiatan-kegiatan ini membantu wisatawan lebih memahami kehidupan nomaden, mendekatkan diri dengan alam dan masyarakat setempat. Khususnya, festival Naadam yang diadakan setiap bulan Juli merupakan kesempatan bagi wisatawan untuk menyaksikan dan mendalami olahraga tradisional seperti gulat, pacuan kuda, dan panahan—simbol kekuatan dan kegigihan masyarakat Mongolia.
4. Musim perjalanan ke Mongolia Dalam – Kapan waktu terbaik?
Musim panas dari Juni hingga September dianggap sebagai waktu terbaik untuk mengunjungi Mongolia Dalam, Tiongkok . Saat musim panas, padang rumput menghijau, langit cerah, dan cuacanya menyenangkan, sangat cocok untuk aktivitas luar ruangan seperti berkuda dan berkemah. Selain itu, Anda juga dapat berpartisipasi dalam Festival Naadam saat berkunjung ke Mongolia Dalam - sebuah acara budaya besar yang menarik banyak wisatawan domestik dan mancanegara. Pada saat inilah komunitas nomaden paling aktif, menghadirkan pengalaman budaya yang otentik dan dekat.
Sebaliknya, bepergian ke Mongolia Dalam, Tiongkok, pada musim dingin antara Desember hingga Februari, merupakan pilihan tepat bagi mereka yang menyukai keindahan alam bebas dan tenang dari salju putih yang menyelimuti padang rumput. Meskipun suhunya sangat dingin, inilah saatnya untuk menjelajahi sisi lain Mongolia Dalam – budaya nomaden di musim dingin dengan adat istiadat tradisional yang unik dan suasana festival yang istimewa. Memilih musim yang tepat membantu pengunjung mengoptimalkan pengalaman mereka, mempersiapkan pakaian dan barang bawaan yang tepat agar perjalanan lebih lengkap dan berkesan.
Bepergian ke Mongolia Dalam, Tiongkok di musim dingin dapat melihat salju putih
(Sumber: Lonely Planet)
Berwisata ke Mongolia Dalam, Tiongkok, bukan hanya perjalanan untuk menikmati alam yang luas, tetapi juga perjalanan untuk menemukan budaya nomaden yang selaras dengan bumi dan langit. Dari hembusan angin stepa hingga jejak kaki kuda di hamparan pasir, tempat ini memberi pengunjung kesempatan untuk bersantai, mendengarkan, dan terhubung secara mendalam dengan alam dan kehidupan sederhana masyarakat Mongolia.
Sumber: https://heritagevietnamairlines.com/du-lich-noi-mong-trung-quoc/
Komentar (0)