Secara khusus, Dinas Pertanian Luar Negeri dari Departemen Pertanian AS bekerja sama dengan jaringan supermarket untuk menjalankan program promosi bagi 80 produk pertanian, makanan, dan minuman dari AS, termasuk buah-buahan segar yang diimpor langsung, daging sapi, daging babi, ayam, dan banyak barang konsumen lainnya seperti makanan kaleng, buah-buahan kering, susu, keju, es krim, yoghurt, minuman ringan, dll.

Konsumen Vietnam memiliki kesempatan untuk menikmati makanan dan minuman Amerika dengan harga khusus.

Kampanye pemasaran ini dilakukan di lebih dari 1.000 supermarket dan toko serba ada, sehingga musim panas ini konsumen Vietnam memiliki kesempatan untuk merasakan makanan dan minuman Amerika dengan harga khusus, serta mencicipi produknya secara langsung.

Produk pertanian Amerika seperti apel, ceri, blueberry, jeruk, pir, anggur, daging sapi, babi, ayam, dan makanan serta minuman lainnya semakin populer di Vietnam berkat kualitas, keamanan, ketersediaan, dan keragamannya yang baik, ujar Bapak Ralph Bean, Penasihat Pertanian di Kedutaan Besar AS di Vietnam. "Saat ini, konsumen Vietnam dapat dengan mudah mengakses beragam makanan dan minuman Amerika di rak-rak semua jaringan supermarket."

Kuasa Usaha Melissa Bishop, Kedutaan Besar AS di Vietnam, berkomentar: “Vietnam merupakan pasar ekspor yang penting bagi AS. Pada tahun 2022, omzet ekspor barang konsumsi dari AS ke Vietnam mencapai lebih dari 1 miliar dolar AS dan diperkirakan akan terus meningkat.” Menurutnya, kualitas produk, pasokan yang stabil, dan nilai produk yang berkelanjutan dari makanan dan minuman AS berkontribusi besar terhadap perdagangan bilateral AS-Vietnam.

Vietnam-AS: Jalan menuju menjadi mitra dagang Direktur Jenderal Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID), Ibu Samantha Power, bertemu dengan pers sore ini di Hanoi .