Drum perunggu Dong Son pertama kali berhasil dicetak berdasarkan potongan cetakan terakota yang ditemukan di peninggalan Luy Lau, provinsi Bac Ninh .
Pada pagi hari tanggal 22 November, Museum Sejarah Nasional menyelenggarakan pameran khusus peninggalan budaya Dong Son yang baru dikumpulkan dan cetakan drum perunggu yang baru ditemukan di Luy Lau melalui penggalian arkeologi.
Mengumumkan keberhasilan pengecoran drum perunggu Dong Son, Ibu Nguyen Thi Thu Hoan, Wakil Direktur Museum Sejarah Nasional, mengatakan bahwa ini adalah hasil penemuan hampir 1.000 buah cetakan drum terakota di tanah seluas 7 meter persegi di benteng kuno Luy Lau, kecamatan Tri Qua, distrik Thuan Thanh, provinsi Bac Ninh pada tahun 2022.
Potongan-potongan cetakan terakota kosong ditemukan. Foto: Gia Chinh
Berdasarkan fragmen cetakan tersebut, para arkeolog dari Museum Sejarah Nasional membuat sketsa bentuk drum dan menyurvei desa-desa pengecoran di seluruh negeri. Desa Che Dong, kecamatan Thieu Trung, distrik Thieu Hoa, provinsi Thanh Hoa, dipilih sebagai lokasi percobaan pengecoran drum.
Setelah lebih dari sebulan pengerjaan, drum cor tersebut pada dasarnya memenuhi persyaratan teknis dan estetika, mulai dari ketebalan, berat, pola dekoratif, hingga resonansi. "Drum perunggu Luy Lau menjadi drum pertama yang dicetak berdasarkan dasar ilmiah dari potongan cetakan. Hal ini menunjukkan bahwa Luy Lau merupakan pusat pengecoran perunggu di masa lalu, dan sekaligus menegaskan vitalitas budaya Dong Son yang kuat," ujar Ibu Hoan.
Drum perunggu Dong Son berhasil dicetak. Foto: Gia Chinh
Sebelumnya, dari tahun 1964 hingga 1975, Museum Sejarah Nasional bekerja sama dengan Museum Seni Rupa Vietnam untuk menguji pengecoran drum perunggu Ngoc Lu dari budaya Dong Son (2.000-2.500 tahun yang lalu) berdasarkan analisis komposisi paduan dan jejak teknis pada artefak tersebut. Setelah empat percobaan pengecoran yang gagal, pengecoran kelima diperkirakan sekitar 80% dari drum aslinya.
Gendang perunggu merupakan peninggalan khas budaya Dong Son, yang muncul sekitar 800-200 tahun sebelum Masehi, dengan jangkauan yang luas dari Tiongkok Selatan (Tiongkok) hingga Asia Tenggara. Di Vietnam, gendang perunggu terutama tersebar di provinsi-provinsi utara dan utara-tengah. Periode ini menyaksikan perkembangan pesat teknologi metalurgi dan penyempurnaan teknologi pengecoran perunggu.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)