Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Menggunakan gunting untuk membunuh tikus, sebuah kelompok penelitian di AS menerima reaksi keras.

Báo Thanh niênBáo Thanh niên12/09/2023

[iklan_1]

Sebuah kelompok hak asasi hewan menyerukan agar para peneliti di Universitas Tulane (Louisiana, AS) dipecat, menuduh mereka melakukan pelanggaran "serius" terhadap protokol internasional tentang pembunuhan tikus di laboratorium, The Guardian melaporkan.

Secara khusus, tim peneliti Universitas Tulane dikatakan telah membunuh tikus laboratorium dengan gunting dan pisau tumpul, dan menggunakan obat bius yang sudah ketinggalan zaman untuk menghilangkan rasa sakit.

Pelanggaran tersebut kemudian dilaporkan ke Kantor Federal Kesejahteraan Hewan Laboratorium (Olaw) oleh organisasi bernama Stop Animal Exploitation Now.

Nhóm nghiên cứu ở Mỹ bị phản ứng gắt vì giết chuột bằng kéo - Ảnh 1.

Tikus putih digunakan dalam percobaan ilmiah .

Kedua tikus dewasa tersebut dibunuh dengan gunting, alih-alih menggunakan guillotine khusus di bawah anestesi, kata pernyataan itu, sebuah "kekurangan signifikan" dalam protokol Komite Perawatan dan Penggunaan Hewan Institusional (IACUC) yang diakui secara global.

Sementara itu, aktivis hewan juga menemukan bahwa bilah pisau guillotine yang digunakan untuk membunuh delapan tikus lainnya tumpul, dan obat bius yang digunakan pada lebih dari 200 tikus lainnya telah melewati tanggal kedaluwarsa.

Michael Budkie, kepala Stop Animal Exploitation Now, telah menyerukan penyelidikan menyeluruh dan pemecatan mereka yang terlibat. "Ini bukan insiden terisolasi yang melibatkan satu individu. Tim peneliti Tulane melanggar beberapa peraturan federal yang serius."

Di situs webnya, universitas tersebut menyatakan bahwa penelitian hewan yang dilakukannya bersifat manusiawi. Universitas juga menyatakan bahwa mereka berkomitmen untuk mematuhi semua peraturan pemerintah terkait penelitian hewan.


[iklan_2]
Tautan sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk