Minum kopi dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan perubahan respons insulin - Foto: FREEPIK
Menurut Verywell Health , minum kopi dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan perubahan respons insulin, terutama pada orang dengan resistensi insulin, pradiabetes, atau diabetes tipe 2.
Kafein kemungkinan bertanggung jawab atas efek ini, merangsang pelepasan hormon stres seperti adrenalin, yang dapat mengganggu produksi insulin.
Kafein juga memberi sinyal pada hati untuk melepaskan glukosa yang tersimpan, sehingga menyulitkan sel untuk menyerap kelebihan glukosa dari darah.
Perhatikan apakah Anda minum kopi saat perut kosong atau saat perut kenyang. "Penyerapan kafein lebih cepat saat perut kosong," kata Candace Pumper, PhD, ahli diet terdaftar di The Ohio State University Wexner Medical Center.
Ia menambahkan bahwa penyerapan yang cepat dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang lebih signifikan, terutama jika kopi dicampur gula atau dimaniskan dengan krim. Namun, efek ini biasanya hanya berlangsung sementara.
"Studi jangka panjang umumnya menunjukkan hubungan terbalik yang kuat antara konsumsi kopi yang lebih tinggi dan risiko diabetes tipe 2 yang lebih rendah," kata Andrew Odegaard, PhD, profesor madya bidang diet, nutrisi, dan diabetes tipe 2 di Joe C. Wen School of Population and Public Health di University of California, Irvine.
Dengan kata lain, minum lebih banyak kopi cenderung dikaitkan dengan risiko diabetes tipe 2 yang lebih rendah. Hal ini mungkin karena kopi mengandung senyawa lain dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasi, yang dapat membantu menyeimbangkan efek negatif kafein seiring waktu.
Secara keseluruhan, kebiasaan minum kopi setiap hari belum tentu buruk bagi gula darah Anda, tetapi bagaimana dan kapan Anda meminumnya yang penting.
Meskipun kafein dapat menyebabkan lonjakan gula darah secara tiba-tiba, terutama bila dikonsumsi saat perut kosong atau pada orang dengan resistensi insulin, efek jangka panjang kopi dapat mendukung kontrol glukosa yang lebih baik.
Cara menghindari gula darah tinggi saat minum kopi
Jika Anda khawatir kadar gula darah Anda meningkat tetapi tidak ingin berhenti minum kopi, ada cara yang lebih ilmiah untuk meminumnya yang didukung oleh penelitian:
- Minum kopi saat atau setelah makan: Gabungkan kopi dengan makanan atau camilan untuk memperlambat laju penyerapan kafein dan meminimalkan lonjakan gula darah yang tiba-tiba.
- Pilihlah jenis yang bebas gula atau yang dimaniskan secara alami: Gunakan pengganti gula alami sebagai pengganti gula atau sirup perasa.
- Gunakan kafein rendah atau tanpa kafein: Kurangi asupan kafein jika Anda sangat sensitif atau sudah resistan terhadap insulin.
- Cobalah alternatif kopi ini: Teh hitam, teh hijau, kopi akar dandelion, atau kopi rendah asam mungkin lebih lembut pada gula darah.
- Pantau respons tubuh: Perhatikan perasaan Anda saat minum kopi. Jika Anda menggunakan monitor glukosa kontinu, Anda juga dapat memantau bagaimana berbagai jenis kopi dan lamanya waktu minum memengaruhi tubuh Anda.
Sumber: https://tuoitre.vn/duong-huet-thay-doi-ra-sao-khi-uong-ca-phe-moi-ngay-202507261435529.htm
Komentar (0)