Christophe Schwanengel (kiri), perwakilanFPT Group, menyerahkan dokumen kerja sama kepada Bapak Wouter Van Wersch, perwakilan Airbus Group, di bawah saksi Perdana Menteri Pham Minh Chinh dan delegasi kepemimpinan Vietnam.
Perjanjian ini menandai langkah maju yang penting dalam kerja sama antara kedua belah pihak, sekaligus mengukuhkan FPT sebagai salah satu mitra teknologi Airbus terkemuka di dunia . Perjanjian ini membuka peluang bagi FPT untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek TI global Airbus di bidang-bidang utama seperti layanan pelanggan, big data, dan pengembangan perangkat lunak berbasis cloud.
FPT dan Airbus telah bekerja sama selama lebih dari satu dekade dan meraih banyak keberhasilan. Misalnya, pada tahun 2017, FPT menjadi salah satu mitra TI pertama yang bergabung dengan Airbus dalam penerapan ekosistem Skywise di kawasan Asia Pasifik . Skywise adalah platform data terbuka Airbus di sektor penerbangan, yang membantu mengintegrasikan data dari maskapai penerbangan dan mengembangkan program pelatihan yang disesuaikan bagi pengguna. Pada tahun 2023, seiring dengan penyempitan daftar mitra TI strategis Airbus, FPT akan terus mempertahankan posisinya sebagai mitra strategis grup kedirgantaraan terkemuka dunia.
Sejak didirikan, FPT selalu berperan aktif dalam mendorong kerja sama antara perusahaan-perusahaan terkemuka di Vietnam dan Eropa, terutama di bidang TI. Kemitraan antara FPT dan Airbus merupakan bukti nyata komitmen tersebut. Dengan jaringan lebih dari 100 mitra di industri penerbangan dan tim yang terdiri dari personel teknologi global yang berkualifikasi tinggi, FPT akan terus mendampingi Airbus dan berkontribusi pada perjalanan transformasi digital di industri penerbangan,” ujar Ibu Chu Thi Thanh Ha, Ketua FPT Software, FPT Corporation.
"Tonggak sejarah ini menegaskan potensi kemitraan yang terus berkembang antara kedua belah pihak dan juga mengakui kemampuan serta keahlian teknologi FPT yang semakin teruji dari waktu ke waktu. Airbus terus mempercayai FPT sebagai mitra yang andal dan berkemampuan tinggi," ujar Bapak Wouter Van Wersch, Wakil Presiden Eksekutif Global Airbus Group.
FPT telah mengukuhkan posisinya sebagai mitra teknologi tepercaya di industri penerbangan global, dengan jaringan kerja sama yang luas dengan lebih dari 100 maskapai penerbangan, bandara, unit transportasi kargo, dan produsen pesawat. Selain Airbus, FPT telah bekerja sama dengan Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA) untuk meneliti teknologi penerbangan generasi baru.
Di pasar Prancis, FPT juga gencar memperluas operasi dan kerja samanya. Pada tahun 2023, FPT mengakuisisi saham mayoritas di AOSIS, sebuah perusahaan konsultan TI yang berbasis di Prancis, sehingga meningkatkan kapasitas layanannya di kawasan tersebut. Untuk meningkatkan hubungan budaya dan profesional, Asosiasi Francophone FPT didirikan untuk mengembangkan sumber daya manusia berbahasa Prancis. Baru-baru ini, FPT juga menjadi satu-satunya perusahaan Vietnam yang berpartisipasi dalam KTT "Choose France" di Paris, dan juga berpartisipasi dalam Forum Kepemimpinan Vietnam - Prancis yang diadakan di Hanoi.
Sumber: https://fpt.com/vi/tin-tuc/tin-fpt/fpt-tro-thanh-doi-tac-tham-gia-cac-du-an-cntt-toan-cau-cua-airbus
Komentar (0)