Harga emas batangan SJC anjlok tajam, turun 700.000 VND/tael
Pada pagi hari tanggal 24 Juli, pasar emas domestik mengalami koreksi tajam, menandai pembalikan setelah beberapa hari berturut-turut mengalami kenaikan. Menurut catatan, harga emas batangan SJC yang terdaftar oleh perusahaan-perusahaan seperti SJC, PNJ, dan DOJI berada di kisaran 120 juta VND/tael untuk pembelian dan 122 juta VND/tael untuk penjualan, turun 700.000 VND per tael dibandingkan sesi perdagangan sebelumnya.
Sementara itu, harga cincin emas 99,99% dan emas perhiasan juga turun VND500.000/tael, saat ini diperdagangkan pada harga beli VND115 juta dan jual VND117,5 juta.
Harga emas domestik turun mengikuti harga dunia
Tren penurunan harga emas domestik tercermin langsung di pasar dunia, di mana harga emas spot pada pukul 09.00 (waktu Vietnam) turun menjadi $3.388/ons. Dibandingkan dengan harga tertinggi yang tercatat tadi malam, harga telah "menguap" hampir $60/ons, setara dengan VND1,9 juta/tael, sebuah penyesuaian yang signifikan dalam jangka pendek.
Mengapa?
Menurut para ahli, tekanan aksi ambil untung setelah serangkaian kenaikan harga emas menjadi alasan utama penurunan harga. Investor memanfaatkan peluang untuk "meraih keuntungan" ketika emas mencapai puncak tertingginya dalam beberapa minggu.
Selain itu, perkembangan positif dari perjanjian perdagangan antara AS dan Jepang—yang dianggap sebagai titik balik—telah meningkatkan selera risiko di pasar keuangan global. Arus uang dengan cepat beralih dari aset-aset safe haven seperti emas dan mengalir ke saluran investasi dengan imbal hasil lebih tinggi seperti saham.
Khususnya, perjanjian antara kedua negara ekonomi utama ini mencakup pengenaan tarif 15% oleh AS atas impor dari Jepang, sebagai imbalan atas investasi Tokyo sebesar $550 miliar untuk proyek infrastruktur dan teknologi di AS. Presiden Donald Trump menggambarkan perjanjian ini sebagai "kesepakatan perdagangan terbesar yang pernah ada", dengan harapan dapat mendorong pertumbuhan dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja. Hal ini turut mengurangi daya tarik emas sebagai aset finansial.
Saat ini, harga emas dunia yang dikonversi dengan nilai tukar yang tercantum hanya setara dengan sekitar 107,5 juta VND/tael, jauh lebih rendah daripada harga emas domestik. Selisih hingga lebih dari 14 juta VND/tael ini terus menjadi paradoks umum di pasar Vietnam: emas domestik "stabil" meskipun harga dunia turun tajam.
Sumber: https://nld.com.vn/gia-vang-mieng-sjc-giam-manh-196250724091836861.htm
Komentar (0)