Harga bensin pada periode operasi 9 Januari 2025 diperkirakan terus mengalami kenaikan, kenaikan sekitar 300-400 VND/liter.
Besok (9 Januari 2025) adalah periode manajemen harga eceran. bensin sesuai dengan Keputusan 80/2023/ND-CP yang mengubah dan melengkapi sejumlah pasal dalam Keputusan 95/2021/ND-CP dan Keputusan 83/2014/ND-CP Pemerintah tentang perdagangan minyak bumi.
Harga minyak dunia naik tipis
Pada pukul 06.00 tanggal 8 Januari, harga minyak mentah WIT naik 0,69 sen, setara dengan 0,94%, menjadi 74,25 dolar AS/barel. Harga minyak mentah Brent naik 92 sen, setara dengan 1,21%, menjadi 77,22 dolar AS/barel.
Harga minyak naik tipis pada hari Selasa karena para pedagang memperhatikan rencana stimulus ekonomi China untuk meningkatkan pertumbuhan karena pasokan semakin ketat setelah liburan Natal dan Tahun Baru.
Harga minyak mengalami kenaikan karena harapan akan membaiknya permintaan dari perjalanan liburan dan komitmen ekonomi Tiongkok, namun tren keseluruhan masih bearish, kata analis tersebut.
Sebelumnya, pada sesi perdagangan kedua minggu ini (7 Januari), harga minyak berbalik arah dan meningkat sekitar 1% karena kekhawatiran tentang terbatasnya pasokan dari Rusia dan Iran dan perkiraan permintaan yang lebih tinggi dari China.
Pada awal sesi perdagangan 8 Januari, harga minyak dunia terus meningkat akibat kekhawatiran terbatasnya pasokan dari Rusia dan Iran.
Harga bensin domestik pada periode penyesuaian 9 Januari mungkin akan disesuaikan ke atas.
Berdasarkan perkembangan harga minyak dunia, beberapa perusahaan minyak memperkirakan harga minyak domestik akan mengalami penyesuaian naik pada periode penyesuaian 9 Januari. Khususnya, harga bensin diperkirakan akan naik sekitar VND300-400/liter, sementara solar kemungkinan akan naik lebih tajam sekitar VND450-500/liter. Jika Kementerian Perindustrian dan Perdagangan dan Kementerian Keuangan bersama-sama menggunakan Dana Stabilisasi Harga, kenaikan harga bensin kemungkinan akan lebih kecil.
Demikian pula, harga solar kemungkinan akan naik sekitar VND470-520/liter. Jika badan pengatur menggunakan Dana Stabilisasi Harga Minyak, kenaikannya mungkin lebih kecil.
Dalam perkembangan lain, model perkiraan harga bensin berbasis Pembelajaran Mesin dari Institut Perminyakan Vietnam (VPI) menyebutkan bahwa pada periode operasi 9 Januari, harga eceran bensin E5 RON 92 diperkirakan naik sebesar VND 408 (2%) menjadi VND 20.458/liter, sementara bensin RON 95-III diperkirakan naik sebesar VND 346 (1,7%) menjadi VND 21.086/liter.
Model VPI memprediksi harga minyak eceran periode ini juga akan mengalami tren kenaikan, dengan solar kemungkinan naik 2,7% menjadi VND19.263/liter, minyak tanah kemungkinan naik 2,1% menjadi VND19.218/liter, dan bahan bakar minyak kemungkinan naik 0,7% menjadi VND16.209/kg. VPI memprediksi Kementerian Keuangan dan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan akan tetap tidak menyisihkan atau menggunakan Dana Stabilisasi Harga Minyak periode ini.
Pada periode manajemen terakhir (2 Januari), harga bensin dan minyak (kecuali bahan bakar minyak) diatur bersama oleh Kementerian Perindustrian dan Perdagangan. Industri dan Perdagangan - Peningkatan penyesuaian keuangan.
Secara spesifik, harga bensin E5 RON 92 naik sebesar VND240/liter menjadi VND20.057/liter; bensin RON 95 naik sebesar VND199/liter menjadi VND20.746/liter.
Harga solar 0,05S: Naik 125 VND/liter, menjadi 18.755 VND/liter; minyak tanah naik 126 VND/liter, menjadi 18.834 VND/liter; bahan bakar minyak 180CST 3,5S naik 129 VND/kg, menjadi 16.099 VND/kg.
Pada periode kepengurusan ini, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan - Kementerian Keuangan tidak melakukan penyisihan, penyisihan, dan pengeluaran Dana Stabilisasi Harga Minyak Bumi untuk jenis bensin E5RON92, bensin RON95, minyak solar, minyak tanah, dan bahan bakar minyak.
Sumber
Komentar (0)