Pham Dinh Duan telah berkecimpung di industri pertambangan sejak tahun 2005, ketika ia menjadi penambang di Vang Danh Coal. Di awal kariernya, kesulitan dan kerasnya pekerjaan tambang menjadi tantangan tersendiri. Namun, berkat semangat belajar dan semangat pantang menyerah, Duan perlahan-lahan menjadi lebih matang. Pada tahun 2014, Pham Dinh Duan ditugaskan sebagai Kepala Tim Produksi Bengkel Tambang 14. Di bawah kepemimpinannya, tim produksi terus melampaui target sebesar 10-15% per tahun, dan mendapatkan penghargaan sebagai "Tim Tenaga Kerja Unggul" selama bertahun-tahun berturut-turut.
Tak hanya menjadi penambang teladan, Pham Dinh Duan juga merupakan tokoh sentral dalam gerakan inovasi dan kreativitas di unit tersebut. Ia telah menerapkan 11 inisiatif dalam produksi selama periode 2013-2024, menghasilkan nilai keuntungan sekitar 600 juta VND. Salah satu inisiatifnya telah dianugerahi Sertifikat Tenaga Kerja Kreatif oleh Konfederasi Buruh Umum Vietnam, dan inisiatif lainnya telah mendapatkan pengakuan di tingkat Grup. Berkat penerapan penyempurnaan yang dilakukan Pham Dinh Duan , produktivitas terowongan di Bengkel Eksploitasi 14 meningkat rata-rata 1,3-1,5 kali lipat, sehingga menjamin efisiensi dan keselamatan dalam eksploitasi.
Berbagi tentang pekerjaannya, Pahlawan Buruh Pham Dinh Duan bercerita, "Bekerja di tambang itu berat, jadi saya selalu berpikir bahwa hanya rasa tanggung jawab dan dedikasi terhadap pekerjaan yang dapat membantu saya mengatasinya. Saya selalu ingin menyumbangkan upaya kecil saya untuk membantu kemajuan kolektif."
Di tempat kerja, Bapak Duẩn selalu dipercaya oleh rekan-rekannya dan sangat dihargai oleh atasannya. Bapak Nguyen Trung Kien, Manajer Bengkel Eksploitasi 14, berkomentar: Pham Dinh Duẩn adalah contoh cemerlang dalam hal tanggung jawab, berani berpikir, dan berani bertindak. Beliau tidak hanya menyelesaikan tugasnya dengan sangat baik, tetapi juga menjadi pendukung dan inspirasi spiritual bagi seluruh tim.
Tak hanya piawai dalam pekerjaannya, Pak Duẩn juga dengan jelas menunjukkan keberanian dan tanggung jawabnya terhadap rekan-rekannya. Pada tahun 2023, ketika tambang runtuh, beliau dengan berani ikut serta dalam penyelamatan, menyelamatkan dua pekerja yang terjebak, dan berkontribusi pada stabilisasi produksi yang cepat.
Berkat kontribusinya yang tak kenal lelah, beliau telah diakui sebagai Pejuang Persaingan Akar Rumput selama bertahun-tahun berturut-turut; menerima banyak penghargaan bergengsi dari kementerian, cabang, dan Grup. Khususnya, pada 4 Juni 2025, Pham Dinh Duan dianugerahi gelar Pahlawan Buruh oleh Presiden Luong Cuong melalui Keputusan No. 936/QD-CTN atas prestasi luar biasa dalam karya kreatif, kontribusinya dalam membangun sosialisme dan membela Tanah Air.
Bapak Trinh Van An, Ketua Serikat Pekerja Perusahaan Saham Gabungan Batubara Vang Danh, menegaskan: Gelar Pahlawan Buruh bukan saja merupakan kehormatan besar bagi penambang Pham Dinh Duan, tetapi juga merupakan motivasi besar bagi kolektif Batubara Vang Danh khususnya dan industri batubara pada umumnya dalam gerakan emulasi patriotik di periode baru.
Selama lebih dari 2 dekade berkarya di bidang ini, Pham Dinh Duan dan rekan-rekannya telah mengeksploitasi ratusan ribu ton "emas hitam" untuk Tanah Air. Kesulitan dan bahaya di pertambangan tidak membuatnya goyah, justru semakin mengobarkan tekad dan semangatnya untuk pekerjaan tersebut. Gelar Pahlawan Buruh yang diterimanya bukan hanya penghargaan yang pantas atas dedikasinya, tetapi juga menjadi sumber inspirasi yang luar biasa bagi ribuan pekerja batubara untuk terus mengembangkan tradisi "Disiplin dan Persatuan" di era baru.
Jauh di bawah tanah, di mana cahaya hanya redup dari lampu tungku, para penambang seperti Pham Dinh Duan masih bersinar dengan semangat membara dan dedikasi mereka. Pham Dinh Duan telah menjadi simbol nyata kekuatan semangat patriotik saat ini: Mengatasi kesulitan, mendedikasikan dirinya untuk pengembangan perusahaan, industri batu bara, dan Tanah Air.
Sumber: https://baoquangninh.vn/anh-hung-lao-dong-pham-dinh-duan-tam-guong-sang-ve-tinh-than-thi-dua-yeu-nuoc-3373377.html
Komentar (0)