(Dan Tri) - Pada tanggal 25 Februari, Dewan Rakyat Hanoi akan mempertimbangkan dukungan pendanaan untuk menerapkan rezim bonus bagi sekolah negeri yang membiayai sendiri pengeluaran rutin sesuai dengan ketentuan Keputusan 73 Pemerintah.
Oleh karena itu, tingkat pendanaan untuk mendukung pelaksanaan rezim bonus bagi guru diusulkan untuk 2 tahap.
Untuk 6 bulan pertama tahun 2024 (1 Juli - 31 Desember 2024), tingkat dukungan sama dengan 10% dari total dana gaji (tidak termasuk tunjangan dan kontribusi) unit per 1 Juli 2024.
Selama 8 bulan pertama tahun 2025 (1 Januari-31 Agustus), tingkat dukungan masih sama dengan 10% dari total dana gaji tetapi dihitung per 1 Januari.
Perlu diketahui, total dana gaji dihitung berdasarkan jabatan, jabatan, pangkat, dan tingkat subjek dalam daftar gaji, tetapi tidak termasuk pekerja kontrak.
Sumber dana untuk mendukung pelaksanaan sistem bonus bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara dan di luar dana penghargaan sesuai ketentuan Undang-Undang tentang Emulasi dan Penghargaan satuan.
Guru bekerja sebagai pengawas pada ujian kelas 10 di Hanoi (Foto: Manh Quan).
Perkiraan jumlah dana yang dibutuhkan untuk hadiah tersebut adalah sekitar 254.741 juta VND. Dari jumlah tersebut, pemerintah kota akan mengalokasikan hampir 122 juta VND, dan pemerintah kabupaten akan mengalokasikan hampir 133 juta VND.
Pada tahun ajaran 2024-2025, Hanoi akan memiliki 381 sekolah negeri, mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas, yang akan melakukan uji coba pemesanan berdasarkan harga layanan pendidikan . Periode pemesanan adalah dari September 2024 hingga akhir Agustus 2025.
Sekolah-sekolah ini belum menerima dana anggaran untuk menerapkan sistem bonus sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 73. Di saat yang sama, karena baru memasuki tahun pertama uji coba swasembada belanja rutin, unit-unit tersebut belum mampu menyimpan dana untuk menerapkan bonus bagi pejabat, pegawai negeri sipil, dan pekerja. Kebijakan dukungan keuangan sangatlah penting bagi kota.
Sebelumnya, Komite Rakyat Hanoi menyerahkan dokumen kepada Dewan Rakyat Kota untuk menerbitkan Resolusi guna mendukung pendanaan guna menerapkan rezim bonus sebagaimana ditentukan dalam Keputusan 73 untuk lembaga pendidikan publik yang membiayai sendiri pengeluaran rutin untuk uji coba pemesanan layanan pendidikan menggunakan anggaran negara Hanoi.
Sebagaimana dilansir reporter Dan Tri, Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2024 yang diterbitkan akhir Juni 2024 mengatur tentang besaran gaji dan bonus bagi pegawai negeri sipil, pegawai negeri sipil, dan personel militer.
Bonus dihitung berdasarkan prestasi luar biasa dan hasil penilaian serta klasifikasi tingkat penyelesaian tugas. Dana bonus sebesar 10% dari total gaji tahunan, tidak termasuk tunjangan.
Banyak sekolah di provinsi dan kota telah menerapkan Keputusan ini dan memberi penghargaan kepada guru sesuai dengan klasifikasi pekerjaannya.
Namun, menurut Resolusi 46 Dewan Rakyat Hanoi tertanggal 10 Desember, pendapatan tambahan hanya diperuntukkan bagi kader, pegawai negeri sipil, dan pegawai negeri pada unit layanan publik yang pengeluaran rutinnya sepenuhnya dijamin oleh anggaran negara.
Artinya, guru-guru di Hanoi yang sekolah-sekolahnya tidak dibiayai anggaran negara untuk semua pengeluaran rutin, tidak akan berhak memperoleh penghasilan tambahan.
Pada sore hari tanggal 6 Januari, Departemen Pendidikan dan Pelatihan Hanoi mengirimkan dokumen kepada para pemimpin kota mengenai insiden di mana ratusan guru berisiko kehilangan bonus Tet mereka.
Oleh karena itu, Departemen telah mengusulkan kepada para pemimpin kota Hanoi dan departemen-departemen khusus untuk memiliki rencana guna memastikan hak-hak guru yang sah sesuai dengan Keputusan 73.
"Sulit bagi guru untuk hidup dari gaji mereka, terutama untuk membayar biaya hidup yang mahal di Hanoi. Bonus ini merupakan dorongan spiritual bagi para guru, agar mereka dapat bekerja dengan tenang," ujar pemimpin tersebut.
[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/giao-duc/ha-noi-xem-xet-ho-tro-kinh-phi-thuc-hien-che-do-tien-thuong-cho-giao-vien-20250221191413498.htm
Komentar (0)