Pelatih Akira Higashiyama gagal bantu timnas putri U20 Indonesia raih tiket final - Foto: PSSI
Timnas Putri U20 Indonesia menjalani babak kualifikasi yang impresif dengan rekor tak terkalahkan. Di laga pamungkas Grup D, mereka meraih kemenangan gemilang 4-0 atas Turkmenistan pada malam 10 Agustus.
Kemenangan ini membawa tim putri U-20 Indonesia menyelesaikan babak kualifikasi di posisi kedua Grup D dengan raihan 5 poin setelah 3 pertandingan, sebuah rekor tak terkalahkan yang impresif. Sebelumnya, mereka menahan imbang tim putri U-20 India 0-0 dan imbang dengan tim putri U-20 Myanmar 2-2.
Meski demikian, India tetap tampil gemilang dengan raihan 7 poin dan memastikan posisi puncak grup serta satu-satunya tiket ke Grup D.
Berbicara setelah pertandingan terakhir babak kualifikasi, pelatih Akira Higashiyama, meskipun sedih, tetap puas dengan penampilan para pemainnya. "Saya sangat senang dengan 3 poin yang kami dapatkan. Kami menciptakan banyak peluang dari serangan kami dan menjaga clean sheet. Saya sangat terkejut dengan penampilan para pemain," ungkap Pak Akira.
Timnas U-20 Putri Jadi Generasi Penantian Pesepakbola Indonesia - Foto: PSSI
Ahli strategi Jepang itu menambahkan: "Para pemain selalu bermain dengan semangat juang tertinggi. Sayangnya, kami tidak mencapai tujuan kami, tetapi seluruh tim boleh bangga karena telah berusaha sebaik mungkin."
Hasil ini cukup disayangkan bagi sepak bola wanita Indonesia, mengingat mereka telah menunjukkan potensi yang menjanjikan. Yordania, Bangladesh, dan Tionghoa Taipei adalah 3 tim peringkat kedua terbaik dan memiliki "tiket bertahan" ke putaran final 2026.
Bernasib sama dengan Indonesia, ada pula tim peringkat kedua lainnya seperti Hong Kong, Iran, Lebanon, dan Nepal.
Asia Tenggara hanya memiliki dua perwakilan di turnamen tahun depan: Vietnam dan tuan rumah Thailand.
Sumber: https://tuoitre.vn/hlv-u20-nu-indonesia-dau-don-khi-bat-bai-van-khong-co-ve-du-giai-chau-a-20250811091215321.htm
Komentar (0)