(NLDO) – Di sektor kesehatan, perguruan tinggi farmasi telah muncul sebagai pilihan yang cerah, dengan jalur pembelajaran praktis dan peluang kerja yang terbuka.
Menurut apoteker Nguyen Ngoc Linh, Wakil Kepala Fakultas Kedokteran dan Farmasi, Ho Chi Minh City International College, dalam beberapa tahun terakhir, industri farmasi telah menarik perhatian banyak orang tua dan mahasiswa, menjadikannya salah satu industri yang "panas" di sektor kesehatan. Di antara mereka, sistem pendidikan tinggi menjadi pilihan banyak orang.
Dosen dari Ho Chi Minh City International College membimbing mahasiswa farmasi dalam praktik
Dibandingkan dengan universitas, memilih jurusan farmasi memiliki banyak keuntungan, terutama penghematan biaya kuliah yang signifikan. Setelah masa pelatihan 2,5-3 tahun, mahasiswa dapat memasuki pasar kerja lebih awal, sekaligus melanjutkan studi ke universitas, sehingga memperluas peluang karier mereka.
"Dengan program pelatihan yang 70% praktik, mahasiswa tetap mempelajari segala hal, mulai dari mata pelajaran dasar seperti kimia analitik, biokimia, botani farmasi, praktik farmasi, sediaan umum, hukum farmasi, dll., hingga mata pelajaran khusus seperti bahan obat, sediaan, kimia farmasi, pengujian obat, dan manajemen farmasi..." - ujar Bapak Linh.
Setelah lulus, mahasiswa dapat bekerja di apotek, menjadi konsultan dan menjual obat kepada pelanggan, atau bekerja di rumah sakit dan klinik, berpartisipasi dalam penyediaan dan pengelolaan obat bagi pasien. Jika memiliki minat dalam penelitian, mahasiswa dapat melamar ke perusahaan farmasi atau pusat pengujian, yang merupakan lingkungan ideal untuk pengembangan karier; bekerja di bidang manajemen obat di instansi pemerintah; menjadi dosen dan peneliti di universitas, lembaga penelitian, dll.
Gaji awal untuk lulusan baru sekitar 7 juta VND. Tergantung pada kemampuan, pengalaman kerja, penjualan, dll., mahasiswa dapat menerima tunjangan tambahan, dengan total gaji sekitar 10 juta VND/bulan.
Peralatan modern akan membantu siswa berlatih dan meneliti secara lebih efektif.
Dalam sebuah program konseling karier, Bapak Tran Anh Tuan, pakar peramalan sumber daya manusia dan Wakil Presiden Asosiasi Pendidikan Vokasi Kota Ho Chi Minh, mengatakan bahwa anggapan bahwa kuliah farmasi hanya menjual obat sangatlah keliru. Selain bekerja di fasilitas medis, rumah sakit, dan unit produksi farmasi, apoteker juga merupakan konsultan kesehatan bagi masyarakat. Apoteker berpartisipasi dalam program pencegahan penyakit, memberikan saran tentang penggunaan obat yang aman, dan memberikan informasi kesehatan kepada masyarakat.
Menurut Bapak Tuan, peran apoteker semakin meningkat, terutama dalam konteks epidemi dan meningkatnya jumlah penyakit kronis. Pekerjaan ini membutuhkan orang-orang yang berkualifikasi dan berdedikasi tinggi, serta memiliki hasrat untuk meneliti dan menyiapkan obat untuk mengobati penyakit yang sulit diobati,...
"Selain pengetahuan profesional, apoteker membutuhkan keterampilan lunak seperti komunikasi, konsultasi, kerja sama tim, kemampuan komunikasi bahasa asing, dan sebagainya. Selain itu, kemampuan menggunakan teknologi informasi dan beradaptasi dengan teknologi kecerdasan buatan juga sangat dibutuhkan dalam lingkungan kerja modern," jelas Bapak Tuan.
Bapak Tran Anh Tuan - pakar peramalan sumber daya manusia, Wakil Presiden Asosiasi Pendidikan Kejuruan Kota Ho Chi Minh, menjawab pertanyaan tentang beberapa pekerjaan agar siswa dapat memahaminya dengan jelas.
Selain itu, Bapak Linh menekankan bahwa mahasiswa perlu segera menentukan jalur studi perguruan tinggi-universitas mereka dengan jelas. "Lulusan perguruan tinggi sudah bisa bekerja. Jika mereka ingin melanjutkan ke universitas tanpa sertifikat praktik, mereka harus lulus dengan predikat cum laude. Sebaliknya, jika mereka lulus dengan nilai bagus atau kurang, mereka harus bekerja di universitas selama 18-24 bulan untuk mendapatkan sertifikat praktik, baru kemudian mereka bisa melanjutkan ke universitas," tambah Bapak Linh.
[iklan_2]
Sumber: https://nld.com.vn/hoc-cao-dang-nganh-duoc-ra-truong-luong-bao-nhieu-196250312205323058.htm
Komentar (0)