Kenaikan biaya kuliah akan bervariasi tergantung pada tingkat otonomi dan masing-masing sektor pelatihan. Khususnya, perguruan tinggi negeri yang belum menanggung biaya rutinnya sendiri (belum otonom) akan dikenakan biaya kuliah maksimum sebesar VND12-24,5 juta/tahun (10 bulan per tahun ajaran) pada tahun ajaran 2023-2024. Dibandingkan dengan tahun ajaran sebelumnya, biaya kuliah akan meningkat sebesar VND2,2-10,2 juta, tergantung pada sektornya.
Pada tahun ajaran 2023-2024, biaya kuliah di perguruan tinggi negeri yang menanggung biaya rutin akan mencapai maksimum VND24-49 juta/tahun. Di perguruan tinggi negeri yang menanggung biaya rutin dan investasi, biaya kuliah akan mencapai maksimum VND30-61,25 juta/tahun. Dengan demikian, biaya kuliah di perguruan tinggi yang menanggung biaya rutin dan investasi juga akan meningkat sebesar VND9,5 hingga VND10,75 juta dibandingkan tahun ajaran 2022-2023.
Sebelum kenaikan biaya kuliah, banyak mahasiswa mengungkapkan kekhawatiran mereka. TD, seorang mahasiswa di sebuah universitas negeri di Kota Ho Chi Minh, mengatakan bahwa kenaikan biaya kuliah cukup menegangkan bagi mahasiswa dengan kondisi sulit yang harus tinggal jauh dari rumah. TD berkata: "Mahasiswa tidak hanya khawatir tentang HP tetapi juga khawatir tentang berbagai biaya mahal lainnya ketika belajar di kota besar. Untuk akomodasi saja, kamar untuk 4 orang yang jauh dari pusat kota menghabiskan biaya sekitar 1,5 juta VND/orang/bulan. Sementara itu, sebagian besar universitas tidak menyediakan banyak akomodasi untuk mahasiswa di asrama."
Orang tua menunggu untuk menyelesaikan prosedur penerimaan dan membayar biaya kuliah bagi siswa yang diterima di universitas pada tahun 2023
Mahasiswa seringkali menghabiskan waktu belajar di siang hari, lalu mulai bekerja paruh waktu selama 18-24 jam. Rata-rata, mereka bekerja 5 hari seminggu selama sekitar 100 jam, dengan gaji 20.000-25.000 VND/jam. Mahasiswa hanya bisa mendapatkan penghasilan 2-2,5 juta VND/bulan. Jam kerja yang tinggi dan gaji yang rendah semakin menyulitkan mahasiswa dalam situasi sulit, tambah TD.
Hoang Yen (mahasiswa Universitas Terbuka Kota Ho Chi Minh) berkomentar: "Biaya kuliah di universitas negeri semakin tinggi dan setara dengan universitas swasta. Dengan biaya kuliah rata-rata sekitar 30 juta VND/tahun, mahasiswa memiliki pilihan yang berbeda." Hoang Yen menganalisis: "Bisa jadi memilih jurusan favorit di sekolah swasta lain dengan kondisi pembelajaran yang memadai dan nilai penerimaan yang lebih fleksibel. Namun, beberapa orang terpaksa memilih jurusan yang tidak mereka sukai di sekolah atau jenjang pendidikan lain dengan biaya kuliah yang lebih rendah."
Sementara itu, Vu Hoa (mahasiswa Universitas Terbuka Kota Ho Chi Minh) mengatakan bahwa ia saat ini sedang menempuh program khusus dengan biaya kuliah sebesar 34,5 juta VND per tahun. Kondisi belajar di sana jauh lebih baik daripada biaya kuliah di sekolah negeri yang belum mandiri. Dari perbandingan di atas, Hoa menyimpulkan: "Membayar biaya kuliah yang lebih tinggi akan memberikan kondisi belajar yang sesuai bagi siswa. Bagi keluarga dengan kondisi yang memungkinkan, biaya kuliah di atas masih dapat diterima." Namun secara umum, Vu Hoa tetap berpendapat bahwa biaya kuliah seharusnya memiliki berbagai tingkatan agar siswa dapat memilih sesuai dengan kondisi mereka. Di saat yang sama, sekolah perlu meningkatkan beasiswa bagi siswa berprestasi dan memberikan dukungan keuangan bagi mereka yang berada dalam kondisi sulit.
Siswa ingin sekolah meningkatkan beasiswa bagi siswa berprestasi dan memberikan dukungan keuangan bagi mereka yang berada dalam keadaan sulit.
ILUSTRASI: DAO NGOC THACH
Dari pihak universitas, Dr. Quach Thanh Hai, Kepala Departemen Pelatihan Universitas Pendidikan Teknik Kota Ho Chi Minh, menyampaikan apresiasinya atas kebijakan negara melalui Keputusan 97. Menurut Bapak Hai, penyesuaian HP perguruan tinggi negeri menurut keputusan tersebut sesuai dengan kenyataan, menciptakan kondisi bagi sekolah untuk melaksanakan kegiatan guna meningkatkan mutu pelatihan dan melayani peserta didik.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)