Pada tanggal 3 Oktober, rangkaian acara “50 tahun Vietnam - Jepang: Menyeberangi Laut Timur untuk menyambut Matahari” resmi dibuka di Akademi Diplomatik dengan acara puncak Pameran Boneka Jepang.
Para delegasi menghadiri upacara pembukaan rangkaian acara '50 Tahun Vietnam - Jepang: Menyeberangi Laut Timur untuk Menyambut Matahari' pada pagi hari tanggal 3 Oktober. (Foto: Klub Budaya Jepang, Akademi Diplomatik Chura Chura) |
Acara ini dihadiri oleh Dr. Nguyen Thi Thin - Kepala Departemen Pelatihan, Akademi Diplomatik; Bapak Osuka Shoya, Asisten Direktur yang bertanggung jawab atas kebudayaan dan seni di Pusat Pertukaran Budaya Japan Foundation - Japan Foundation, bersama para delegasi undangan, staf, dosen, dan mahasiswa Akademi Diplomatik.
Departemen Studi Asia- Pasifik , bersama dengan Klub Budaya Jepang Akademi Diplomatik Vietnam - ChuraChura dan Pusat Pertukaran Budaya Japan Foundation, menyelenggarakan rangkaian acara dari tanggal 3-8 Oktober. Kedutaan Besar Jepang di Vietnam telah menetapkan acara ini sebagai program untuk merayakan peringatan 50 tahun terjalinnya hubungan diplomatik Vietnam-Jepang (1973-2023).
Dalam pidato pembukaannya, Dr. Nguyen Thi Thin menekankan bahwa program "50 Tahun Vietnam - Jepang: Menyeberangi Laut Timur Menyambut Matahari" menjanjikan akan menghadirkan pekan yang menarik dan bermanfaat untuk menikmati budaya Jepang. Acara ini juga akan membuka kegiatan pertukaran antara Akademi Diplomatik dan sahabat-sahabat Jepang, yang berkontribusi dalam penyebaran nilai-nilai budaya dan sejarah serta kecintaan terhadap negara dan rakyat di antara kedua negara dan masyarakat.
Ibu Bui Thi Le Linh, Ketua Panitia Penyelenggara, menyampaikan bahwa sebagai kelanjutan dari semangat solidaritas dan pengembangan komunitas yang mencintai dan bergairah terhadap budaya Jepang, Klub Budaya Jepang Akademi Diplomatik merasa terhormat menjadi tuan rumah rangkaian acara "50 tahun Vietnam - Jepang: Menyeberangi Laut Timur untuk menyambut Matahari".
Kegiatan ini terbuka untuk semua siswa di Hanoi , dengan janji menghadirkan pengalaman yang beragam dan menarik, yang dijiwai dengan karakteristik negeri bunga sakura.
Asisten Direktur Bidang Kebudayaan dan Seni di Pusat Pertukaran Budaya Japan Foundation, Bapak Oshuka Shoya, menegaskan bahwa ini merupakan kesempatan istimewa untuk mempererat hubungan kedua negara, terutama di bidang kebudayaan. (Foto: Klub Budaya Jepang, Akademi Diplomatik Chura Chura) |
Puncak acara pembukaan adalah Pameran Boneka Jepang, yang menampilkan berbagai boneka tradisional dan modern yang dibuat langsung di Negeri Matahari Terbit. Dengan mengagumi ruang pameran, para pengunjung berkesempatan untuk merasakan kedalaman pengetahuan dan kepribadian kreatif dalam budaya dan masyarakat Jepang.
Bapak Oshuka Shoya, Asisten Direktur Bidang Kebudayaan dan Seni di Pusat Pertukaran Budaya Japan Foundation, mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya Pusat tersebut berkoordinasi untuk menyelenggarakan pameran boneka di sebuah universitas, sehingga beliau berharap keindahan budaya Jepang dapat menyebar ke hati banyak anak muda dan pengunjung. Sejak Vietnam dan Jepang menjalin hubungan pada tahun 1973, kerja sama antara kedua negara telah berkembang dan beliau yakin bahwa rangkaian acara ini akan berkontribusi pada proses tersebut.
Boneka-boneka dengan beragam bentuk dan warna yang kaya sungguh mencerminkan keindahan karakter masyarakat negeri sakura. (Foto: Klub Budaya Jepang, Akademi Diplomatik Chura Chura) |
Jadwal acara di Akademi Diplomatik: 3/10: Acara pembukaan dan pembukaan Pameran Boneka Jepang 7/10: Festival Budaya Vietnam - Jepang BUNKASAI; Lokakarya: Seni merangkai bunga Ikebana; GALA Seni RAIENBASHI 2023 8/10: Lokakarya: Kaligrafi "Keindahan perpaduan Vietnam-Jepang". |
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)