Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Akuntan, SDM, dan karyawan perlu mengetahui hal ini.

Báo Quốc TếBáo Quốc Tế14/11/2023

[iklan_1]
Jika seorang karyawan memiliki 2 atau lebih kontrak kerja sekaligus, bagaimana mereka membayar iuran jaminan sosial, jaminan kesehatan, jaminan pengangguran, dan jaminan kecelakaan dan penyakit kerja? Silakan merujuk ke artikel di bawah ini.
Người lao động có 2 hợp đồng lao động trở lên: Kế toán, nhân sự, NLĐ cần biết điều này

Bagaimana karyawan dengan 2 atau lebih kontrak kerja membayar asuransi sosial?

Sesuai dengan Pasal 4 Pasal 85 Undang-Undang tentang Jaminan Sosial Tahun 2014, pekerja yang menandatangani perjanjian kerja dengan beberapa pemberi kerja hanya diwajibkan membayar iuran jaminan sosial untuk perjanjian kerja pertama yang ditandatangani; besarnya iuran bulanan sebesar 8% dari gaji bulanan yang dibayarkan kepada dana pensiun dan kematian.

Bagi hubungan kerja yang tidak termasuk program jaminan sosial wajib, maka pengusaha wajib membayar kepada pekerja sejumlah uang tambahan pada saat yang bersamaan dengan masa pembayaran gaji, yaitu sebesar uang yang dibayarkan pengusaha untuk program jaminan sosial wajib sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang asuransi sosial.

Bagaimana pemotongan pajak penghasilan pribadi bagi karyawan dengan 2 atau lebih kontrak kerja?

Sesuai dengan Pasal 25 Surat Edaran 111/2013/TT-BTC, apabila seorang pekerja/buruh menandatangani perjanjian kerja dengan beberapa perusahaan yang berbeda, maka akan dipotong Pajak Penghasilan Orang Pribadi yang besarnya sesuai dengan gaji dan upah masing-masing perjanjian kerja yang ditandatangani, dengan rincian sebagai berikut:

(1) Untuk kontrak kerja dengan jangka waktu 3 bulan atau lebih: Pajak penghasilan pribadi dipotong sesuai dengan jadwal pajak progresif, khususnya sebagai berikut:

(2) Untuk kontrak kerja dengan jangka waktu kurang dari 3 bulan: Pemotongan pajak dengan tarif 10% atas penghasilan jika total pembayaran penghasilan lebih dari 2 juta VND/waktu.

Dalam hal penyelesaian pajak penghasilan pribadi, karyawan dalam hal ini bertanggung jawab untuk melakukan penyelesaian pajak penghasilan pribadi sesuai dengan peraturan.

Bagaimana karyawan dengan 2 atau lebih kontrak kerja membayar asuransi kesehatan?

Sesuai dengan Pasal 13 Undang-Undang Jaminan Kesehatan Tahun 2008 (sebagaimana diubah dengan Pasal 1 Ayat 7 Undang-Undang Jaminan Kesehatan Tahun 2014), apabila pekerja/buruh mempunyai satu atau lebih perjanjian kerja waktu tidak tertentu atau perjanjian kerja dengan jangka waktu 3 bulan atau lebih, maka wajib membayar iuran jaminan kesehatan sesuai dengan perjanjian kerja dengan tingkat gaji tertinggi.

Bagi hubungan kerja yang tidak diikutsertakan dalam program jaminan kesehatan, maka pengusaha wajib membayar sejumlah uang tambahan kepada pekerja/buruh pada saat yang bersamaan dengan masa pembayaran gaji, yaitu sebesar iuran jaminan kesehatan pengusaha kepada pekerja/buruh sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang jaminan kesehatan.

Bagaimana karyawan dengan 2 atau lebih kontrak kerja membayar asuransi pengangguran?

Sesuai dengan Pasal 43 Undang-Undang Ketenagakerjaan tahun 2013, dalam hal seorang pekerja menandatangani dan melaksanakan lebih dari satu perjanjian kerja, maka pekerja dan pemberi kerja yang pertama kali menandatangani perjanjian kerja bertanggung jawab untuk ikut serta dalam jaminan pengangguran.

Bagi perjanjian kerja yang tidak termasuk asuransi pengangguran, maka pengusaha wajib membayar sejumlah uang tambahan kepada pekerja pada saat yang bersamaan dengan masa pembayaran gaji, yaitu sebesar uang yang dibayarkan pengusaha untuk asuransi pengangguran bagi pekerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang asuransi pengangguran.

Bagaimana karyawan dengan 2 atau lebih kontrak kerja membayar asuransi kecelakaan dan penyakit kerja?

Sesuai dengan Pasal 2 Pasal 43 Undang-Undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Tahun 2015, apabila pekerja/buruh menandatangani perjanjian kerja dengan banyak pemberi kerja, maka pemberi kerja wajib membayar iuran jaminan kecelakaan kerja dan penyakit kerja untuk setiap perjanjian kerja yang ditandatangani apabila pekerja/buruh menjadi peserta jaminan sosial wajib.

Apabila pekerja mengalami kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja, maka pekerja berhak memperoleh santunan jaminan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja sesuai dengan azas pembayaran dan santunan yang ditetapkan oleh Pemerintah .


[iklan_2]
Sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk