Presiden AS Joe Biden diperkirakan akan melarang secara permanen pengeboran minyak dan gas lepas pantai di beberapa wilayah Samudra Atlantik dan Pasifik .
Presiden AS Joe Biden diperkirakan akan melarang secara permanen pengeboran minyak dan gas lepas pantai di beberapa wilayah Samudra Atlantik dan Pasifik .
Rig minyak dan gas lepas pantai di Teluk Meksiko, dekat Port Fourchon, Louisiana, dalam foto yang diambil pada 21 April 2021 - sumber: CNN |
Perintah eksekutif Presiden Joe Biden yang diharapkan akan menerapkan Undang-Undang Tanah Landas Kontinen Lepas Pantai tahun 1953, sebuah undang-undang yang memberikan presiden wewenang luas untuk menarik perairan federal dari sewa dan pengembangan minyak dan gas di masa depan, kata seorang sumber.
Undang-undang tersebut tidak secara eksplisit memberikan wewenang kepada presiden untuk membatalkan tindakan dan mengembalikan perairan federal untuk penangkapan ikan, yang berarti Presiden terpilih Donald Trump harus meminta Kongres untuk mengubah undang-undang tersebut sebelum ia dapat membatalkan keputusan Presiden Joe Biden.
Menjelang akhir masa jabatan Presiden Joe Biden, kelompok-kelompok lingkungan dan iklim telah melobinya untuk secara permanen menurunkan eskalasi wilayah-wilayah di lepas pantai timur Teluk Meksiko, serta wilayah-wilayah lain di Samudra Atlantik dan Pasifik, guna melindungi mereka dari pengeboran di masa mendatang. Langkah ini bertujuan untuk melindungi lingkungan dari tumpahan minyak di masa mendatang dan mengurangi polusi bahan bakar fosil di atmosfer.
"Kami berharap rencana ini akan melindungi area yang sangat luas di sebagian lautan," ujar Joseph Gordon, direktur kampanye iklim dan energi di Oceana, kepada CNN, seraya menambahkan bahwa rencana Joe Biden akan memperluas dan menjadikan perlindungan ini permanen.
Meskipun pro-minyak, Presiden terpilih Donald Trump juga telah menerapkan larangan pengeboran lepas pantai selama masa kepresidenannya. Setelah mengusulkan perluasan pengeboran lepas pantai di awal masa jabatan pertamanya, pada tahun 2020, Donald Trump memperpanjang larangan pengeboran lepas pantai di Teluk Timur hingga ke pesisir tiga negara bagian: Florida, Georgia, dan Carolina Selatan.
"Setiap presiden di abad ini telah menyadari bahwa beberapa wilayah lautan terlalu berisiko atau terlalu sensitif untuk dibor," kata Drew Caputo, wakil presiden litigasi lahan, satwa liar, dan lautan di Earthjustice.
Gedung Putih menolak berkomentar. Keputusan Presiden Joe Biden pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg.
Analis energi mengatakan kepada CNN bahwa langkah tersebut akan berdampak kecil pada produksi minyak AS, yang telah mencetak rekor baru di bawah Presiden Joe Biden.
Hal ini tidak berdampak signifikan pada eksplorasi dan produksi minyak AS di masa mendatang, kata Tom Kloza, direktur analisis energi global di Oil Price Information Service, yang mencatat bahwa ada banyak rig lepas pantai yang memompa minyak di Teluk Meksiko dan bahwa proyek lepas pantai biasanya membutuhkan waktu enam hingga delapan tahun untuk beroperasi.
“Saya tidak melihat hal ini akan berdampak nyata pada pasokan, ekspor, atau impor minyak AS,” kata Tom Kloza.
Namun, American Petroleum Institute (API) mengkritik keputusan Presiden Joe Biden, menyebutnya sebagai "pendekatan yang salah arah."
"Kami berharap dapat bekerja sama dengan pemerintahan baru untuk menghadirkan manfaat produksi minyak dan gas lepas pantai bagi Amerika Serikat melalui penciptaan lapangan kerja, investasi, dan ketahanan energi domestik," ujar Dustin Meyer, Wakil Presiden Senior API untuk Kebijakan, Ekonomi, dan Kelembagaan.
Dalam pengumuman mendatang, pemerintahan Biden juga diperkirakan akan mendeklarasikan dua kawasan konservasi nasional baru di California minggu depan, menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut.
Joe Biden akan mendirikan Cagar Alam Nasional Chuckwalla di California Selatan dekat Taman Nasional Joshua Tree dan Cagar Alam Nasional Chaditsla di California Utara, kata sumber tersebut. Suku-suku asli telah melobi pemerintah untuk melindungi lahan tersebut dari pengembangan energi.
Hingga saat ini, Tn. Joe Biden telah melindungi atau memperluas 10 cagar nasional selama masa kepresidenannya.
[iklan_2]
Sumber: https://congthuong.vn/khoan-dau-tai-mot-so-vung-bien-tai-my-se-bi-cam-vinh-vien-368052.html
Komentar (0)