
Nguyen Thanh Binh (No. 5 - U23 Vietnam) mencoba menggiring bola melewati pemain U23 Maliasia.
Tim U-23 Vietnam memasuki pertandingan melawan U-23 Malaysia di laga kedua Grup D dengan keunggulan 3 poin setelah mengawali pertandingan dengan baik, menang 3-1 atas U-23 Kuwait di laga pembuka. Sementara itu, U-23 Malaysia gagal menciptakan kejutan setelah kalah 0-2 dari runner-up U-23 Uzbekistan.
Timnas U-23 Malaysia telah menjadi lawan yang tak terpisahkan bagi timnas U-23 Vietnam selama bertahun-tahun, dan para pemain Vietnam selalu unggul jauh. Dalam 5 pertemuan sebelumnya, timnas U-23 Vietnam selalu menang atas "Harimau Melayu", yang terbaru adalah kemenangan 4-1 di semifinal turnamen U-23 Asia Tenggara 2023.
Karena absennya bek Ngoc Thang (kartu merah) dan penyerang Dinh Bac (cedera serius), para pemain asuhan pelatih Hoang Anh Tuan harus menyesuaikan gaya bermain. U-23 Vietnam memilih untuk berhati-hati memasuki pertandingan dan agak tertinggal dari U-23 Malaysia dalam 15 menit pertama pertandingan. U-23 Malaysia meningkatkan formasi mereka, bermain aktif menyerang, sementara U-23 Vietnam bermain perlahan untuk menjaga stabilitas. Baru pada menit ke-18 U-23 Vietnam mendapatkan peluang pertama. Dari sebuah serangan di sayap kiri, Khuat Van Khang memberikan umpan silang ke kotak penalti untuk disundul Minh Khoa dengan indah. Sayang, serangan udara pemain U-23 Vietnam tersebut berhasil diblok dengan gemilang oleh kiper Azim Al Amin.
Kedua tim terus bermain imbang dan memiliki peluang, tetapi gagal dikonversi menjadi gol. Striker Tierney dan Akmal dari tim U-23 Malaysia berkali-kali membuat hati para penggemar Vietnam berdebar kencang. Namun, pada menit ke-39, Van Khang secara tak terduga membuka skor dengan tendangan bebas yang berkelas. Dari tendangan bebas yang diberikan Nguyen Hoang, Van Khang melepaskan tendangan melengkung dari jarak sekitar 25 meter ke kanan, bola melengkung ke pojok kiri atas gawang, membuat kiper Bin Kamaruddin tak mampu membendungnya.

Kegembiraan pemain U23 Vietnam setelah Khuat Van Khang (18) mencetak gol super melawan U23 Malaysia.
Menjelang akhir babak pertama, kedua tim bermain sangat sengit dengan banyak pelanggaran. Wasit harus berulang kali mengeluarkan kartu kuning kepada pemain kedua tim. U-23 Malaysia terus menyerang, membuat gawang Van Chuan terus bergetar. Bola sempat menyentuh tangan pemain Vietnam dua kali di kotak penalti, untungnya wasit Iran mengambil keputusan yang tegas dan akurat untuk tidak memberikan penalti kepada U-23 Malaysia. Di penghujung babak pertama, Tierney menunjukkan tekanan yang apik ketika ia melompat tinggi untuk menyundul bola dari jarak sekitar 5 meter, namun bola melambung di atas mistar gawang.
Babak pertama diwarnai 6 kartu kuning yang dibagi rata antara kedua tim. Malaysia memiliki situasi yang lebih berbahaya, tetapi satu-satunya gol dicetak oleh Vietnam U-23.
Di babak kedua, Malaysia U-23 terus meningkatkan formasi mereka untuk mencetak gol, yang juga membantu Vietnam U-23 memiliki lebih banyak ruang untuk melakukan serangan balik. Pelatih Hoang Anh Tuan membuat keputusan bijak ketika ia memasukkan Vi Hao dan bek Hong Phuc ke lapangan. Kelincahan dan kemampuan Vi Hao dalam menciptakan terobosan membawa banyak peluang bagi tim Vietnam U-23.

Dribel Bui Vi Hao (11) menghasilkan penalti yang berujung pada gol kedua bagi U23 Vietnam .
Dalam serangan balik di menit ke-58, Vi Hao mencuri bola dan mengopernya kepada Van Truong di tengah. Van Truong mengoper bola kepada Vi Hao di sisi kiri kotak penalti, tetapi ia dijatuhkan dari belakang oleh bek tengah Ubaidullah. Wasit Iran langsung menghadiahkan penalti kepada Vietnam. Minh Khoa tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menggandakan keunggulan bagi Vietnam U-23 dengan tendangan penalti yang akurat.
Unggul 2-0, U-23 Vietnam secara proaktif mundur untuk saling melindungi di kandang sendiri dan memperlambat tempo permainan untuk mempertahankan keunggulan. Duc Phu, Duc Viet, dan Minh Quang juga diturunkan untuk memperkuat pertahanan. Kiper Van Chuan tampil gemilang dengan menetralkan banyak tembakan berbahaya dari para penyerang U-23 Malaysia. U-23 Malaysia fokus menyerang, memberi U-23 Vietnam banyak peluang serangan balik di menit-menit akhir dan hampir menambah skor ketika tembakan Vi Hao melebar.

Kegembiraan pelatih Hoang Anh Tuan.
Dengan 2 kemenangan, tim U-23 Vietnam telah mengumpulkan 6 poin dan berpeluang besar untuk segera lolos ke perempat final. Di laga pamungkas babak penyisihan grup, Vietnam U-23 akan bertemu Uzbekistan U-23 pada 23 April. Laga ini kemungkinan besar akan menentukan posisi pertama dan kedua Grup D.
Sumber
Komentar (0)