Harga lada hari ini, 2 November 2024, di pasar domestik anjlok di beberapa lokasi utama, diperdagangkan pada kisaran 141.000 - 142.500 VND/kg.
Harga lada hari ini, 2 November 2024: Omzet ekspor lada Vietnam meningkat pesat, sementara pasar menurun akibat tekanan jual. (Sumber: Shutterstock) |
Harga lada hari ini, 2 November 2024, di pasar domestik anjlok di beberapa lokasi utama, diperdagangkan pada kisaran 141.000 - 142.500 VND/kg.
Secara spesifik, harga lada saat ini di Gia Lai berada pada harga 141.000 VND/kg.
Harga lada hari ini di provinsi Dong Nai (141.000 VND/kg); Dak Lak (142.000 VND/kg); Dak Nong (142.500 VND/kg); Ba Ria - Vung Tau (142.000 VND/kg) dan Binh Phuoc (141.000 VND/kg).
Dengan demikian, setelah sempat stabil, harga lada domestik hari ini tiba-tiba anjlok di wilayah-wilayah penghasil utama, dengan penurunan tajam sebesar 2.000-2.500 VND/kg. Harga lada tertinggi tercatat di angka 142.500 VND/kg.
Pada Oktober 2024, harga lada domestik turun rata-rata VND7.000/kg. Sementara itu, menurut statistik berdasarkan data dari Komunitas Lada Internasional (IPC), pada Oktober 2024, harga ekspor lada Vietnam turun sebesar USD300/ton. Harga lada di negara-negara lain menunjukkan tren penurunan selama bulan tersebut.
Harga lada berada di bawah tekanan karena perusahaan pertanian , pedagang, dan perantara aktif menjual. Aktivitas ini terutama didorong oleh kebutuhan likuiditas. Para penjual berupaya mengumpulkan modal untuk berinvestasi di kopi, produk pertanian yang sedang musim panen.
Saat ini, harga lada dalam negeri masih hampir 80% lebih tinggi dibandingkan awal tahun dan dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Menurut Kementerian Pertanian dan Pembangunan Pedesaan, lada merupakan produk pertanian dengan pertumbuhan ekspor terkuat dalam 10 bulan pertama tahun 2024, mencapai 1,12 miliar dolar AS, naik 48% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dengan demikian, hanya dalam 10 bulan, industri ini segera melampaui angka 1 miliar dolar AS untuk pertama kalinya dalam 6 tahun.
Pertumbuhan yang mengesankan ini berasal dari harga lada yang tinggi akibat penurunan pasokan global sementara permintaan telah pulih dengan kuat di pasar-pasar utama, terutama AS dan Uni Eropa (UE).
Data dari Kantor Statistik Eropa (Eurostat) menunjukkan bahwa dalam 8 bulan pertama tahun 2024, UE mengimpor 44.870 ton lada dari pasar non-blok, senilai hampir 216 juta EUR, naik 33,3% dalam volume dan 49,5% dalam nilai dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Di antaranya, Vietnam merupakan pemasok lada terbesar ke UE, dengan impor mencapai lebih dari 29.736 ton, senilai 138,3 juta EUR, naik 41,8% dalam volume dan 66,5% dalam nilai.
Pangsa pasar lada Vietnam dalam total impor UE dari pasar ekstra-blok mencapai 66,3% dari total volume dan 63% dari total nilai dalam 8 bulan pertama tahun 2024.
Menurut data Komisi Perdagangan Internasional AS, dalam 8 bulan pertama tahun ini, Vietnam merupakan pemasok lada terbesar ke AS dengan volume 49.277 ton, meningkat 35,4% dibandingkan periode yang sama dan menyumbang hampir 78% dari kapasitas impor pasar.
Di pasar dunia, pada akhir sesi perdagangan terakhir, Komunitas Lada Internasional (IPC) mencatat harga lada hitam Lampung (Indonesia) pada 6.691 USD/ton, naik 0,16%; harga lada hitam Brasil ASTA 570 pada 6.400 USD/ton; harga lada hitam Kuching (Malaysia) ASTA pada 8.500 USD/ton.
Harga lada putih Muntok adalah 9.160 USD/ton, naik 0,17%; Harga lada putih ASTA Malaysia berada pada 11.000 USD/ton.
Harga lada hitam Vietnam diperdagangkan pada harga 6.500 dolar AS/ton untuk 500 g/l; 550 g/l pada harga 6.800 dolar AS/ton; harga lada putih pada harga 9.500 dolar AS/ton. IPC terus meningkatkan harga lada Indonesia.
[iklan_2]
Sumber: https://baoquocte.vn/gia-tieu-hom-nay-2112024-kim-ngach-xuat-khau-tieu-viet-tang-an-tuong-thi-truong-giam-truoc-ap-luc-ban-ra-292237.html
Komentar (0)